Menuju konten utama

Contoh Hukum Bacaan Mad Lazim Mukhaffaf Harfi dalam Al Quran

Pahami pengertian dan contoh mad lazim mukhaffaf harfi dalam ilmu tajwid lengkap dengan hukum bacaan serta tata cara pelafalannya di sini.

Contoh Hukum Bacaan Mad Lazim Mukhaffaf Harfi dalam Al Quran
Ilutrasi bacaan contoh mad lazim mukhaffaf harfi dalam al-Qur`an. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/ama.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Mad lazim mukhaffaf harfi dan contoh mad lazim mukhaffaf harfi merupakan bahasan mendasar dalam ilmu tajwid yang terjadi pada pembacaan huruf-huruf tunggal di awal-awal surah Al-Qur'an (fawatihussuwar). Pembahasan mengenai bacaan mad ini menjadi krusial karena hampir di setiap juz kita akan menemukan ayat-ayat pembuka yang dilafalkan dengan hukum khusus.

Aturan utama dalam membaca hukum ini adalah wajib dipanjangkan sepanjang 6 harakat atau 6 ketukan tanpa disertai idgam. Pengecualian hanya berlaku untuk huruf ain (ع) yang boleh dibaca 4 atau 6 harakat. Rangkaian bacaan ini umumnya dibentuk oleh huruf mad lazim mukhaffaf harfi yang tergabung dalam kelompok khusus saat melapazkan pembuka surah.

Memahami konsep serta cara pelafalannya dengan benar sangat penting guna menjaga kesempurnaan dan kepasihan tilawah Al-Qur'an. Hal ini sejalan dengan perintah Allah SWT dalam surah Al-Muzzammil ayat 4 untuk membaca Al-Qur'an secara perlahan dan tartil. Lantas, bagaimana pengertian lengkap beserta contoh penerapannya dalam Al-Qur'an?

Pengertian Mad Lazim Mukhaffaf Harfi dan Hukum Bacaannya dalam Ilmu Tajwid

Secara bahasa, mad (المد) berarti memanjangkan, sedangkan menurut istilah tajwid adalah memanjangkan suara saat mengucapkan huruf-huruf mad tertentu. Keberadaan huruf-huruf ini membuat pembaca Al-Qur'an wajib memanjangkan bunyi bacaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar lantunan ayat tetap terjaga keasliannya.

Salah satu cabang dari hukum bacaan ini adalah mad lazim mukhaffaf harfi. Hukum ini khusus terjadi saat kita membaca huruf-huruf tunggal atau muqatta'ah yang terdapat di pembuka beberapa surah dalam Al-Qur'an.

Berbagai contoh mad lazim mukhaffaf harfi dapat dikenali dari kata mukhaffaf itu sendiri, yang menandakan bahwa pengucapan hurufnya tergolong ringan karena tidak disertai idgham atau di-tasydid-kan ke huruf berikutnya.

Secara teknis, hukum ini berlaku apabila ada huruf mad yang bertemu dengan sukun asli di dalam ejaan satu huruf hijaiyah. Sukun tersebut bukan disebabkan oleh waqaf atau berhentinya bacaan, melainkan memang sudah menjadi karakter dasar dari ejaan huruf pembuka surah tersebut saat dilafalkan.

Mengenai cara membacanya, Imam Zarkasyi dalam buku Pelajaran Tajwid (1987) menjelaskan bahwa mad lazim mukhaffaf harfi wajib dilafalkan dengan panjang 6 harakat atau 3 alif. Ketentuan ini berlaku secara mutlak untuk mayoritas hurufnya, kecuali pada huruf ain (ع) yang memiliki fleksibilitas untuk dibaca 4 atau 6 harakat.

Penerapan dan contoh mad lazim mukhaffaf harfi dapat kita temukan pada potongan ayat pembuka surah, seperti pembacaan طٰهٰ (Thaa haa) atau الۤرٰ (Alif laam raa`). Pada lafal tersebut, pembaca harus memanjangkan bunyi ejaan hurufnya secara konsisten sesuai aturan tajwid sebelum melanjutkan ke ayat berikutnya.

Contoh Mad Lazim Mukhaffaf Harfi dalam Al-Quran

Adapun contoh mad lazim mukhaffaf harfi terdapat dalam sejumlah surah Al-Quran, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Surah Yasin ayat 1 pada lafal يٰسۤ ۚ

Bacaan latinnya: "Yaasiin"

2. Surah Taha ayat 1 pada lafal طٰهٰ ۚ

Bacaan latinnya: "Thoo haaa"

3. Surah Asy-Syu'ara ayat ke 1 pada lafal طٰسۤمّۤ

Bacaan latinnya: "Tho siin miim"

4. Surah An-Naml ayat 1 pada lafal طٰسۤ

Bacaan latinnya: "Thoo siiin"

5. Surah Yunus ayat ke 1 pada lafal الۤرٰ

Bacaan latinnya: "Alif laam raa"

6. Surah Qalam ayat ke 1 pada lafal نۤ

Baca latinnya: "Nuun"

7. Surah Qaf pada ayat 1 pada lafal قۤ

Baca latinnya: "Qaaf"

8. Surah Sad ayat 1 pada lafal ص

Baca latinnya: "Shaad"

9. Surah Ar-Ra`d ayat 1 pada lafal الۤمّۤرٰ

Baca latinnya: "Alif laam mim raa`"

10. Surat Maryam ayat 1 pada lafal كۤهٰيٰعۤصۤ

Baca latinnya: "Kaaf ha ya `ain shaad"

Jika anda ingin mengetahui informasi seputar Edukasi dan Agama dapat klik tautan di bawah ini:

Kumpulan artikel tentang Edukasi dan Agama

Baca juga artikel terkait HUKUM BACAAN MAD atau tulisan lainnya dari Abdul Hadi

tirto.id - Edusains
Penulis: Abdul Hadi
Editor: Addi M Idhom
Penyelaras: Satrio Dwi Haryono