Menuju konten utama

Kementerian PKP Bangun Rusun TNI AL Surabaya, Mulai Pekan Depan

Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) siapkan Rp43 Miliar untuk bangun rusun TNI AL di Surabaya bagi prajurit yang belum punya rumah.

Kementerian PKP Bangun Rusun TNI AL Surabaya, Mulai Pekan Depan
Personel TNI AL melakukan penghormatan saat KRI Brawijaya-320 akan bersandar di Dermaga Madura, Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/9/2025). Kapal jenis frigate terbesar se-Asia Tenggara milik TNI AL yang memiliki panjang 143 meter dan diawaki 160 prajurit itu tiba di Surabaya untuk memperkuat jajaran Satuan Kapal Eskorta Koarmada II. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi mengumumkan rencana pembangunan Rumah Susun (Rusun) khusus prajurit TNI Angkatan Laut di Surabaya, Jawa Timur. Menteri PKP, Maruarar Sirait alias Ara, menyatakan proyek ini akan dimulai pada tahun 2026 dengan proses survei lokasi yang dijadwalkan meluncur pekan depan.

Keputusan ini diambil usai Ara menerima kunjungan Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, di kantor Kementerian PKP, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026). "Kami menyepakati pembangunan satu rumah susun buat prajurit TNI AL di Jawa Timur. Anggarannya sudah disiapkan dari APBN," ujar Ara.

"Tahun ini mulainya [dibangun]. Mulainya segera, minggu depan sudah ketemu lagi, disurvei oleh timnya KSAL dan Dirjen ya," lanjut dia.

Pemerintah menyiapkan dua opsi skema anggaran, yakni sekitar Rp32 miliar untuk rusun tipe tiga lantai dan Rp43 miliar untuk tipe empat lantai. "Anggarannya [pembangunan rusun untuk TNI AL] sudah disiapkan, anggarannya dari APBN," tuturnya.

KSAL Muhammad Ali menyambut baik rencana ini, mengingat Surabaya merupakan basis pangkalan terbesar TNI AL. Jumlah personel aktif maupun purnatugas yang butuh hunian layak juga tinggi.

Ia mengakui, masih banyak anggota TNI AL aktif atau purna tugas yang belum memiliki rumah. Karena itu, Ali mengaku terbantu dengan rencana Kementerian PKP untuk mendirikan rusun bagi anggota TNI AL.

"Anggota yang masih aktif maupun yang sudah purna juga sangat banyak. Paling besar mungkin di Surabaya. Kenapa kita pilih di sana? Karena lokasinya pun lahannya sudah siap, sudah milik kita," ucapnya.

"Masih banyak ya, masih ada [anggota TNI AL] yang masih belum punya rumah pribadi. Jadi, sementara ini masih banyak yang menempati rumah dinas. Rusunawa ini sangat membantu sekali," tandasnya.

Baca juga artikel terkait RUMAH SUSUN BERSUBSIDI atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Siti Fatimah