tirto.id - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi mengumumkan rencana pembangunan Rumah Susun (Rusun) khusus prajurit TNI Angkatan Laut di Surabaya, Jawa Timur. Menteri PKP, Maruarar Sirait alias Ara, menyatakan proyek ini akan dimulai pada tahun 2026 dengan proses survei lokasi yang dijadwalkan meluncur pekan depan.
Keputusan ini diambil usai Ara menerima kunjungan Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, di kantor Kementerian PKP, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026). "Kami menyepakati pembangunan satu rumah susun buat prajurit TNI AL di Jawa Timur. Anggarannya sudah disiapkan dari APBN," ujar Ara.
"Tahun ini mulainya [dibangun]. Mulainya segera, minggu depan sudah ketemu lagi, disurvei oleh timnya KSAL dan Dirjen ya," lanjut dia.
Pemerintah menyiapkan dua opsi skema anggaran, yakni sekitar Rp32 miliar untuk rusun tipe tiga lantai dan Rp43 miliar untuk tipe empat lantai. "Anggarannya [pembangunan rusun untuk TNI AL] sudah disiapkan, anggarannya dari APBN," tuturnya.
KSAL Muhammad Ali menyambut baik rencana ini, mengingat Surabaya merupakan basis pangkalan terbesar TNI AL. Jumlah personel aktif maupun purnatugas yang butuh hunian layak juga tinggi.
Ia mengakui, masih banyak anggota TNI AL aktif atau purna tugas yang belum memiliki rumah. Karena itu, Ali mengaku terbantu dengan rencana Kementerian PKP untuk mendirikan rusun bagi anggota TNI AL.
"Anggota yang masih aktif maupun yang sudah purna juga sangat banyak. Paling besar mungkin di Surabaya. Kenapa kita pilih di sana? Karena lokasinya pun lahannya sudah siap, sudah milik kita," ucapnya.
"Masih banyak ya, masih ada [anggota TNI AL] yang masih belum punya rumah pribadi. Jadi, sementara ini masih banyak yang menempati rumah dinas. Rusunawa ini sangat membantu sekali," tandasnya.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id































