Menuju konten utama

Kecelakaan Unisma Bekasi: Kronologi Truk Tabrak Belasan Motor

Tabrakan fatal melibatkan sebuah truk dengan belasan motor di simpang Unisma, Bekasi. Satu korban meninggal dan lainnya terluka. Simak kronologinya.

Kecelakaan Unisma Bekasi: Kronologi Truk Tabrak Belasan Motor
Ilustrasi Kecelakaan Motor. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kecelakaan di Bekasi hari ini, Senin (29/6/2026) pagi, terjadi cukup fatal. Belasan sepeda motor diduga ditabrak sebuah truk karena rem blong. Sempat membuat kemacetan panjang, bagaimana kronologinya?

Sebelumnya, insiden maut ini terjadi di kawasan Simpang Kampus Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Sedikitnya satu orang tewas akibat tabrakan, sementara lima lain mengalami luka.

Kanit Laka Lantas Polsek Rawalumbu Iptu Asep Triana menjelaskan, dugaan sementara kecelakaan terjadi karena rem blong pada truk. Meski begitu, polisi kini tengah mendalami apakah insiden ini betulan terjadi karena rem blong atau karena kelalaian sopir.

"Dugaan sementara rem blong," ujar Asep pada Senin.

Truk yang menabrak belasan kendaraan lainnya itu diidentifikasi bertipe wing box. Sopir truk tersebut dilaporkan bernama Jones R Leatemia.

Sang sopir telah dibawa ke kepolisian untuk diperiksa. Sementara itu, para korban dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Belasan kendaraan yang terlibat kecelakaan juga sudah diamankan.

Hingga Senin siang, polisi masih melakukan olah TKP di Simpang Kampus Unisma. Kasat Lantas Kompol Gefri menyatakan polisi masih perlu waktu untuk mengumpulkan informasi terkait insiden maut ini.

“Mohon waktu ya, kami sedang mengumpulkan saksi saksi dan CCTV," tutur Gefri ketika dikonfirmasi pasa Senin.

Kronologi Truk Tabrak Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi

Seturut kronologi peristiwanya, kecelakaan maut truk menabrak belasan motor di Bekasi terjadi pada pukul 08.30 WIB. Kala itu, banyak kendaraan bergiliran hilir mudik di lampu merah kawasan tersebut.

Menukil Antara, seorang saksi bernama Muhammad Iqbal menuturkan, insiden bermula ketika sebuah truk dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi melintas dengan kecepatan tinggi. Ketika mendekati kawasan Simpang Kampus Unisma, truk itu tak melambat meski lampu merah telah menyala.

“Langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti di lampu merah,” kata Iqbal.

Menurut saksi lain bernama Bayu Sukma Nugraha, insiden ini tak hanya melibatkan tabrakan kendaraan yang menunggu lampu merah. Kencangnya laju truk, membuatnya turut menyeruduk kendaraan lain yang melintas persimpangan dari Tol Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi.

"Kalau ditotal mungkin ada belasan motor yang kena," ujarnya.

Bayu menjelaskan, sejumlah sepeda motor beserta penumpangnya sempat terseret laju truk. Truk itu kemudian berhenti di medan jalan tak jauh dari lokasi insiden.

Sementara itu, saksi menyebut seorang korban yang tewas dalam insiden ini merupakan pengemudi ojek online (ojol). Namun, identitas korban tewas hingga kini belum resmi dirilis polisi.

Kecelakaan di Bekasi ini kemudian menyebabkan kemacetan arus lalu lintas yang panjang. Iqbal menuturkan, kemacetan akibat insiden terjadi hingga ratusan meter.

Aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan lalu melakukan evakuasi di TKP. Para korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis, sementara polisi melakukan olah TKP hingga Senin siang.

Menurut Kasat Lantas Gefri, kini polisi tengah mengumpulkan keterangan saksi dan sopir truk, serta mengecek rekaman CCTV sekitar lokasi. Dugaan sementara penyebab kecelakaan polisi mengarah pada rem blong, namun kepolisian juga mendalami kemungkinan kelalaian sopir karena menerobos lampu merah.

Baca juga artikel terkait TABRAKAN MAUT atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar