Menuju konten utama

KDM Usul Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Kenali Apa Itu & Caranya

Mengenal vasektomi, kontrasepsi yang diusulkan Gubernur Dedi Mulyadi sebagai syarat untuk penerima bansos. Simak cara dan syaratanya dalam artikel ini.

KDM Usul Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Kenali Apa Itu & Caranya
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam kegiatan Melepas Penerbangan dala rangka Operasi Modifikasi Cuaca di Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Selasa (11/3/2025). (Dini Putri Rahmayanti/Tirto.id)

tirto.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), usul vasektomi sebagai syarat untuk para penerima bantuan sosial (bansos). Kenali apa itu vasektomi dan caranya dalam artikel ini.

Usulan itu diungkapkan KDM untuk mendukung program Keluarga Berencana (KB). Usulan itu dilatarbelakangi oleh banyak temuan bahwa keluarga penerima bansos memiliki banyak anak.

"Saya selalu menuntut orang saya bantu [diberikan bansos], KB dulu, yang harus hari ini dikejar, yang KB, harus laki-laki," kata Dedi dalam rapat bersama ratusan kepala desa di Balai Pusdai, Senin (28/4/2025) dikutip dari Antara.

KDM juga menjelaskan bahwa sebelumnya syarat bansos dengan menuntut pihak suami menjalankan kontrasepsi pernah ia terapkan. Mantan Bupati Purwakarta itu mengklaim kebijakan itu berhasil dilakukan.

"Iya Pak, saya sudah berhasil, Pak. Bapak bisa melihat di tayangan saya," katanya.

Dedi Mulyadi menambahkan, kebijakan itu dia usulkan lantaran ia ingin program reproduksi tidak hanya dijalankan oleh pihak perempuan saja. Dedi Mulyadi menegaskan, pihak laki-laki juga harus ikut menajalaninya.

"Kenapa? Jangan membebani reproduksi hanya perempuan, perempuan jangan menjadi orang yang menanggung beban dari reproduksi. Ini serius, harus laki-laki, harus laki-laki," tegasnya.

Apa Itu Vasektomi?

Vasektomi adalah jenis alat kontrasepsi yang mencegah penis melepaskan sperma dalam cairan yang disebut air mani saat berhubungan seks. Dengan menjalani vasektomi laki-laki menjalani peran dalam berkontrasepsi.

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) menjelaskan bahwa vasektomi dilakukan dengan cara operasi kecil yang aman, sangat efektif, dan bersifat permanen. Selain itu, vasektomi lebih murah dan lebih sedikit komplikasi dibandingkan sterilisasi tuba.

Kontrasepsi jenis ini tidak membutuhkan perhatian lebih sehingga tidak akan mengganggu proses seksual. Setelah menjalani vasektomi, laki-laki tetap bisa mengalami orgasme dan ejakulasi.

Bagaimana Cara Vasektomi?

Mayo Clinic menyebut bahwa vasektomi adalah operasi berisiko rendah. Selama operasi kecil ini, dokter bedah memotong dan menutup saluran yang membawa sperma.

Biasanya, operasi ini dilakukan dengan anestesi lokal. Itu berarti pasien tetap terjaga dan diberi obat untuk membuat area operasi mati rasa. Pasien kemungkinan besar akan pulang pada hari yang sama setelah operasi atau disebut juga operasi rawat jalan.

Sebelum menjalani vasektomi, pasien harus yakin bahwa mereka tidak ingin memulai kehamilan di masa mendatang. Pasalnya, operasi ini dimaksudkan sebagai bentuk alat kontrasepsi yang bertahan seumur hidup alias permanen.

Vasektomi dapat dibatalkan dengan pembedahan mikroskop. Namun prosedur ini biayanya mahal, dan tingkat keberhasilannya tidak banyak.

Syarat Vasektomi

Vasektomi adalah metode kontrasepsi permanen untuk laki-laki yang sudah mantap tidak ingin menambah anak lagi. Laki-laki yang ingin menjalani vasektomi harus memenuhi sejumlah syarat berikut mengutip laman BKKBN Banten:

  • Sudah punya anak minimal 2.
  • Anak terkecil berusia 5 tahun ke atas.
  • Ada persetujan istri.
  • Usia laki-laki minimal 35 tahun.

Baca juga artikel terkait VASEKTOMI atau tulisan lainnya dari Balqis Fallahnda

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Dipna Videlia Putsanra