tirto.id - Kandungan salicylic acid dan niacinamide kerap ditemukan dalam produk skincare. Keduanya memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda untuk kesehatan kulit. Namun, bolehkan mencampur salicylic acid dengan niacinamide? Apa efeknya jika dicampur?
Perawatan kulit atau skincare memang kerap menggunakan bahan-bahan aktif untuk menangani masalah kulit tertentu, misalnya jerawat, kulit kusam, hiperpigmentasi, tanda penuaan, hingga menjaga fungsi skin barrier.
Setiap bahan aktif tentunya memiliki mekanisme dan manfaat yang berbeda sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan kulit.
Namun, terkadang kita mengalami dua masalah kulit sekaligus sehingga membutuhkan lebih dari satu bahan aktif dalam rutinitas skincare, dan dua bahan aktif yang kerap dibutuhkan oleh kulit adalah salicylic acid dan niacinamide.
Mengenal Kandungan Salicylic Acid dan Niacinamide
Salicylic acid dan niacinamide merupakan dua kandungan yang cukup populer dalam produk perawatan kulit. Keduanya sama-sama bisa meningkatkan kesehatan kulit, tapi punya cara kerja yang berbeda.
Salicylic acid sering ditemukan di produk-produk yang ramah untuk kulit acne prone, mulai dari sunscreen, pelembap, hingga obat jerawat. Di sisi lain, niacinamide sering dijadikan andalan untuk memperbaiki skin barrier dan hiperpigmentasi.
Salicylic Acid dan Manfaatnya

Salicylic acid merupakan bahan topikal yang masuk golongan BHA (Beta Hydroxy Acid) dan banyak digunakan untuk membantu menangani jerawat serta sejumlah masalah kulit lainnya.
Menurut Cleveland Clinic, kandungan ini bekerja dengan membantu mempercepat pergantian sel kulit, sekaligus mengangkat sel kulit mati sehingga mencegah pori-pori tersumbat.
Salicylic acid juga memiliki efek anti inflamasi. Inilah alasan kenapa kandungan salicylic acid kerap digunakan dalam produk untuk kulit berjerawat.
Efektivitas salicylic acid untuk jerawat juga didukung oleh studi The Effectiveness of Salicylic acid Therapy in Mild and Moderate Acne Vulgaris. Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat perbaikan acne setelah menggunakan kandungan salicylic acid.
Perbaikan tersebut mencakup lesi inflamasi, lesi non-inflamasi, dan hiperpigmentasi, meskipun efektivitasnya dapat berbeda tergantung jenis lesi dan metode terapi.
Niacinamide dan Manfaatnya

Niacinamide atau nicotinamide merupakan salah satu bentuk vitamin B3 yang juga dimanfaatkan sebagai bahan aktif skincare. Menurut Healthline, niacinamide membantu menjaga kesehatan kulit dengan mendukung pembentukan protein kulit dan mempertahankan kelembapan.
Niacinamide juga memperkuat skin barrier, pengurangan peradangan, membantu pengaturan produksi minyak, mengatasi masalah hiperpigmentasi, hingga membantu mengurangi tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan kerutan.
Manfaat niacinamide dibuktikan dalam studi berjudul Efektivitas Niacinamide Topikal terhadap Hidrasi Kulit pada Individu dengan Akne Vulgaris. Penelitian ini melibatkan 59 remaja berusia 15–18 tahun yang mengalami akne vulgaris.
Peserta kemudian menggunakan serum niacinamide 2% dan tingkat hidrasi kulit wajah diukur sebelum dan setelah 21 hari. Hasilnya, terjadi peningkatan hidrasi kulit dari 32% menjadi 41,5% setelah 21 hari.
Bolehkah Kandungan Salicylic Acid Dicampur dengan Niacinamide?

Salicylic acid dan niacinamide memiliki manfaat yang berbeda, tapi sebenarnya sama-sama dibutuhkan oleh kulit, terutama mereka yang sedang mengalami masalah jerawat. Jadi, bolehkah mencampur salicylic acid dengan niacinamide?
Jawabannya boleh. Kedua bahan skincare tersebut dapat digunakan secara bersamaan dan dapat saling melengkapi. Sebagai BHA, salicylic acid membantu mengeksfoliasi sel kulit mati, membersihkan pori-pori, serta meredakan peradangan yang berkaitan dengan jerawat.
Proses eksfoliasi ini berpotensi membuat kulit jadi kering sehingga, di saat yang bersamaan, kulit membutuhkan produk yang mampu menjaga kelembapan. Jadi, niacinamide bisa dijadikan pendamping salicylic acid untuk membantu mempertahankan hidrasi kulit.
Meski demikian, perlu diingat bahwa setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda. Mengingat salicylic acid dan niacinamide sama-sama bahan aktif, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit untuk mengurangi risiko iritasi atau over-exfoliation.
Mencampur Salicylic Acid dan Niacinamide Terbukti Aman secara Ilmiah

Penggunaan salicylic acid dan niacinamide secara bersamaan juga terungkap dalam studi bertajuk Clinical Efficacy of a Salicylic Acid–Containing Gel on Acne Management and Skin Barrier Function: A 21-Day Prospective Study.
Studi ini menguji gel yang mengandung 2% salicylic acid, niacinamide, serta bahan skincare lain seperti glycolic acid, lactic acid, dan tiga jenis ceramide. Gel ini kemudian digunakan oleh 42 peserta dengan akne ringan hingga sedang selama 21 hari.
Hasilnya, kulit peserta diketahui mengalami perbaikan, mulai dari kadar sebum dan Transepidermal Water Loss (TEWL) yang menurun, hidrasi meningkat, serta skor keparahan jerawat (dengan skala Investigator's Global Assessment/IGA) yang membaik.
Perbaikan kulit ini memang tidak hanya disebabkan salicylic acid dan niacinamide karena gel yang diuji juga mengandung bahan lain. Namun, studi ini secara tak langsung membuktikan bahwa penggunaan salicylic acid dan niacinamide secara bersamaan aman dilakukan.
Bukti serupa juga ditunjukkan oleh studi Supramolecular Salicylic Acid Combined with Niacinamide in Chloasma: A Randomized Controlled Trial. Penelitian yang melibatkan 300 peserta ini menguji penggunaan kombinasi 30% supramolecular salicylic acid (SSA) dan 10% niacinamide.
Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang memakai SSA dan niacinamide mengalami perbaikan pigmentasi. Studi ini semakin mendukung bahwa salicylic acid dan niacinamide dapat digunakan dalam satu regimen.
Manfaat Kombinasi Kandungan Salicylic Acid dan Niacinamide

Kombinasi salicylic acid dan niacinamide bisa jadi solusi bagi mereka yang sedang mengalami masalah jerawat. Secara garis besar, berikut manfaat campuran kandungan salicylic acid dan niacinamide:
1. Mengatasi Jerawat dan Pori-Pori Tersumbat
Salicylic acid bekerja sebagai eksfoliator yang membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori agar tidak tersumbat. Sementara itu, niacinamide dapat membantu mengurangi peradangan dan mengontrol produksi sebum sehingga mendukung perawatan kulit berjerawat.2. Membantu Mengontrol Minyak Berlebih
Salicylic acid membantu membersihkan sebum dan kotoran yang menumpuk di pori-pori, sedangkan niacinamide berperan dalam mengatur produksi sebum. Kombinasi keduanya dapat membantu kulit tidak terlalu berminyak.3. Menjaga Hidrasi dan Skin Barrier
Eksfoliasi dengan salicylic acid berpotensi menyebabkan kulit kering, bahkan bisa iritasi jika dilakukan berlebihan. Niacinamide dapat menjadi penyeimbang karena membantu mempertahankan kelembapan kulit. Kulit yang terhidrasi dapat mendukung fungsi skin barrier sehingga kulit lebih sehat.4. Membantu Meredakan Peradangan
Baik salicylic acid maupun niacinamide, keduanya merupakan bahan aktif skincare yang sama-sama bisa mengurangi inflamasi. Sifat anti-inflamasi tersebut dapat membantu mengurangi peradangan dan kemerahan yang berkaitan dengan masalah jerawat.5. Mengatasi Hiperpigmentasi dan Bekas Jerawat
Niacinamide membantu menghambat transfer melanosom yang membawa melanin (pigmen yang bisa membuat kulit bertambah gelap) ke sel kulit atau keratinosit. Mekanisme inilah yang membantu menyamarkan hiperpigmentasi pada kulit.Di sisi lain, salicylic acid melalui proses eksfoliasinya juga dapat membantu mempercepat pelepasan sel kulit di permukaan sehingga membantu memperbaiki tampilan warna kulit, bahkan bisa memudarkan bekas jerawat walau prosesnya tidak akan instan.
Kombinasi kedua bahan aktif ini pun bisa mengatasi masalah hiperpigmentasi pasca peradangan (Post-Inflammatory Hyperpigmentation/PIH) yang sering terjadi akibat jerawat.
Demikian penjelasan tentang apakah kandungan salicylic acid boleh dicampur dengan niacinamide. Kedua bahan aktif ini memang boleh dipakai bersamaan, tapi tetap perhatikan kondisi kulit masing-masing karena setiap orang bisa memberikan respons yang berbeda terhadap produk skincare.
Butuh rekomendasi produk perawatan kulit atau informasi menarik lain seputar skincare? Temukan berbagai produk pilihan hingga tips kecantikan di tautan berikut ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id




























