4 dari 4
"Kami Selalu Dicurigai Ambil Harta Karun yang Bagus-bagus"
Kegiatan pengangkatan harta karun atau Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) kini jadi investasi yang tertutup bagi swasta lokal apalagi asing. Keputusan ini tentu berdampak bagi perusahaan pemburu harta karun yang selama ini beroperasi di Indonesia. Namun, keputusan pemerintah sudah bulat, melalui terbitnya peraturan presiden (Perpres) soal daftar negatif investasi (DNI). Perusahaan pengangkatan harta karun di Indonesia yang jumlahnya 7 perusahaan yang masih aktif, kini harus gigit jari.
tirto.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Perusahaan Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Muatan Kapal Tenggelam Indonesia (APPP BMKTI) Harry Satrio menanggapi keputusan besar pemerintah menutup rapat-rapat sektor usaha pengangkatan BMKT untuk penanaman modal.
Dalam wawancara dengan tirto.id, Jakarta, Selasa (31/5/2016), Harry menyampaikan protes keras ke pemerintah.
Kegiatan pengangkatan BMKT tertutup bagi investasi, apa tanggapan Anda?
Satu, yang jelas kami tidak pernah diajak bicara sama pemerintah. Kedua, kita tidak pernah diundang tentang kebijakan BMKT oleh pemerintah. Ketiga, kami sudah memohon waktu untuk bertemu KKP tapi belum diterima. Itu kondisinya.
Mungkin asosiasi belum memutuskan tapi saya sebagai PT Cosmix Asia menilai kebijakan pengelolaan oleh pemerintah terlalu berlebihan. Pasalnya, apakah pemerintah memiliki anggaran untuk pengelolaan BMKT. Pengelolaan itu bukan biaya murah. Mengelola itu artinya apa, apakah yang sudah diangkat atau mengelola untuk mencari dan mengangkat.
Kalau mengelola yang sudah ada di gudang pemerintah, ya wajar-wajar saja. Kalau gudang pemerintah cukup banyak, ada ratusan ribu keping. Tidak usah kelola BMKT, untuk kelola yang hasil BMKT di gudang saja tidak becus. Jadi pesan saya, Bu Menteri (Susi Pudjiastuti) tidak mengerti soal BMKT pengelolaan BMKT.
Menteri Susi menganggap perusahaan swasta sering menipu saat kerja sama pengangkatan BMKT. Apakah benar demikian?
Dalam wawancara dengan tirto.id, Jakarta, Selasa (31/5/2016), Harry menyampaikan protes keras ke pemerintah.
Kegiatan pengangkatan BMKT tertutup bagi investasi, apa tanggapan Anda?
Satu, yang jelas kami tidak pernah diajak bicara sama pemerintah. Kedua, kita tidak pernah diundang tentang kebijakan BMKT oleh pemerintah. Ketiga, kami sudah memohon waktu untuk bertemu KKP tapi belum diterima. Itu kondisinya.
Mungkin asosiasi belum memutuskan tapi saya sebagai PT Cosmix Asia menilai kebijakan pengelolaan oleh pemerintah terlalu berlebihan. Pasalnya, apakah pemerintah memiliki anggaran untuk pengelolaan BMKT. Pengelolaan itu bukan biaya murah. Mengelola itu artinya apa, apakah yang sudah diangkat atau mengelola untuk mencari dan mengangkat.
Kalau mengelola yang sudah ada di gudang pemerintah, ya wajar-wajar saja. Kalau gudang pemerintah cukup banyak, ada ratusan ribu keping. Tidak usah kelola BMKT, untuk kelola yang hasil BMKT di gudang saja tidak becus. Jadi pesan saya, Bu Menteri (Susi Pudjiastuti) tidak mengerti soal BMKT pengelolaan BMKT.
Menteri Susi menganggap perusahaan swasta sering menipu saat kerja sama pengangkatan BMKT. Apakah benar demikian?
1 dari 2
Selanjutnya
Baca juga
artikel terkait
HARTA KARUN
atau
tulisan menarik lainnya
Suhendra
(tirto.id - dra/nqm)
Reporter: Reja Hidayat
Penulis: Suhendra
Editor: Nurul Qomariyah Pramisti

