Menuju konten utama

Kabareskrim: Hasil Operasi Berantas Sindikat Narkoba 2016 Me

Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Anang Iskandar mengungkapkan bahwa keberhasilan Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba) 2016 dalam menemukan ladang ganja yang luas di Aceh menjadi bukti tingginya angka permintaan ganja di negara ini.

Kabareskrim: Hasil Operasi Berantas Sindikat Narkoba 2016 Me
Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Pol Anang Iskandar. Antara foto/Reno Esnir

tirto.id - Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Anang Iskandar mengungkapkan bahwa keberhasilan Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba) 2016 dalam menemukan ladang ganja yang luas di Aceh menjadi bukti tingginya angka permintaan ganja di negara ini.

"Penemuan ladang ganja seluas 289,5 hektar ini menggambarkan bahwa produksi ganja yang cukup besar justru karena permintaan yang juga cukup besar. Ini tentu sangat mengkhawatirkan," tandasnya dalam siaran pers di Jakarta, Jumat, (1/4/2016).

Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat lima wilayah yang ditemukan sebagai ladang ganja dan terletak di Kecamatan Mountasik, Kabupaten Aceh Besar (sebanyak tujuh lokasi), Desa Lambada, Kabupaten Aceh Besar (empat lokasi), Kecamatan Lamteuba, Kabupaten Aceh Besar (empat lokasi), Kecamatan Blang Pegayon, Kabupaten Gayo Lues (empat lokasi), dan Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya (empat lokasi).

Polri bekerjasama dengan elemen-elemen masyarakat lain seperti TNI, pemda, dan masyarakat menggelar Operasi Bersinar 2016 sebagai bentuk penegakan aturan hukum terhadap para pelaku kejahatan narkoba.

"Langkah Polri ini dibuktikan salah satunya dengan melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika di wilayah hukum Polda Aceh," ujarnya.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol Badrodin Haiti didampingi Asops Mabes Polri serta Kabareskrim Polri turut menyaksikan pemusnahan barang bukti yang telah disita oleh Polda Aceh tersebut.

Besarnya luas ladang ganja yang berhasil ditemukan oleh Kepolisian Daerah Aceh, menurut Anang, harus mendorong seluruh pihak-pihak yang terkait untuk meningkatkan kinerjanya dalam memberantas narkoba.

"Dengan penemuan ladang ganja seluas 289,5 hektar ini, dapat mencegah beredarnya ganja sebanyak 579 ton yang sama saja telah menyelamatkan 579 juta orang. Asumsinya, satu hektar menghasilkan dua ton ganja. Satu pengguna, diasumsikan menggunakan satu gram ganja, maka dengan demikian, setiap hektar yang telah dimusnahkan ini berhasil menyelamatkan dua juta orang. Seluruh elemen bangsa, mesti lebih mengeratkan diri lagi agar bisa menghalau laju dari narkotika ini dengan menjadikan Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagai panglima serta semaksimal mungkin menekan permintaan melalui rehabilitasi sebagai salah satu bentuk pencegahan yang masif," papar Anang.

Operasi Bersinar 2016 yang dilaksanakan sejak bulan Januari hingga Maret 2016 telah berhasil memusnahkan ladang ganja seluas 332 hektar, pohon ganja sebanyak 1.461.650 batang, ganja kering seberat 772 kilogram, sabu seberat 1.046.28 gram; ekstasi sebanyak 17 butir dengan tersangka yang ditangkap sebanyak 663 orang. (ANT)

Baca juga artikel terkait BARESKRIM atau tulisan lainnya

Reporter: Putu Agung Nara Indra