tirto.id - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan tak ingin melihat pemain berdasarkan negara asalnya atau paspornya. Hal itu disampaikannya dalam acara perkenalan pelatih Timnas yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Menurut Herdman yang terpenting dalam sebuah budaya adalah melihat keberagaman sebagai peluang dan kekuatan terbesar. Dia kemudian mencontohkan pengalamannya saat menjadi pelatih timnas Kanada yang juga para pemainnya berasal dari negara-negara yang berbeda.
"Di masa saya di Kanada, kami hidup dalam kuali peleburan dari populasi yang beragam, imigran yang datang ke negara itu. Dan di dalamnya, dalam satu ruang ganti, ada orang Jerman, Amerika Selatan, Eropa, Serbia, Skotlandia, Inggris," katanya
Herdman menceritakan bahwa dirinya telah bepergian ke berbagai negara untuk meliihat bagaimana sepak bola di negara-negara lain.
Sebagai informasi, John Herdman telah resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia setelah ditunjuk pada Sabtu (3/1/2026). PSSI sebelumnya mengatakan alasan penunjukan pelatih 50 tahun asal Inggris tersebut adalah rekam jejaknya yang tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.
Herdman membawa timnas putri Kanada menuju panggung Piala Dunia 2007 dan 2011. Herdman, bahkan membuat tim asuhnya tersebut memenangkan dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.
Sementara di sektor putra, Herdman berhasil membawa Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022 setelah 36 tahun absen. Peringkat FIFA Kanada, bahkan melesat dari 77 ke posisi 33 dunia.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id


































