tirto.id - Perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Cina membuka peluang bagi Indonesia untuk memanfaatkan tilapia, jenis ikan air tawar yang dikenakan tarif bea masuk sebesar 50 persen oleh AS.
Kebijakan Trump tersebut menjadi kesempatan yang diambil oleh PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) untuk memperluas pasar ekspor ke negeri Paman Sam tersebut.
COO Poultry Operations JAPFA, Arif Widjaja, mengatakan bahwa beban tarif yang besar dari AS membuat Cina menjadi tidak kompetitif, sementara kebutuhan konsumen di AS masih tinggi terhadap tilapia.
"Ini sebenarnya membuka peluang bagi Indonesia untuk bisa meningkatkan ekspornya lebih lanjut," kata Arif dalam paparan publik (public expose) JAPFA, Rabu (3/9/2025).
Meski peluang terbuka lebar, Indonesia juga dinilai perlu untuk memperkuat belanja modal (capital expenditure/CAPEX). Investasi diperlukan di berbagai sektor, mulai dari fasilitas pengolahan hingga pengembangan tambak.
Dengan peningkatan CAPEX, pelaku usaha di RI mampu meningkatkan kapasitas produksi dan menjamin kualitas ekspor agar sesuai standar internasional.
Berbeda dengan Cina, Indonesia dikenakan tarif sebesar 19 persen. Namun, hal ini tidak menghambat JAPFA untuk terus menyediakan produk berbasis tilapia.
Pasalnya, permintaan akan ikan tersebut masih cukup tinggi. Pajak yang dibebankan juga akan ditanggung oleh konsumen AS sehingga tidak mengganggu kualitas dan kuantitas ekspor.
"Kalau bicara ekspor, selain konsistensi dari jumlah, (JAPFA) juga konsistensi dari segi kualitas. Sejauh ini kita coba memastikan untuk menjaga ekspor (nilai) ekspor. Saya tidak bisa menjelaskan secara spesifik, tapi memang ada upaya untuk memperbesar kapasitas produksi kita," papar Erwin Djohan, Corporate Financial Controller.
Sebagai informasi, permintaan ikan tilapia di AS memang sangat tinggi dan terus meningkat. Hal ini menjadikan negara tersebut sebagai pasar ekspor utama untuk ikan tilapia.
Budaya kuliner yang beragam di AS, terutama dari komunitas etnis Asia dan Latin, menyerap tilapia sebagai bagian dari hidangan khas mereka, seperti taco ikan atau ikan panggang.
Penulis: Natania Longdong
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id



































