Menuju konten utama
Kualifikasi Piala Dunia 2026

Jam Tayang Timnas Indonesia vs Irak Kualifikasi Piala Dunia 2026

Laga ronde 4 WCQ 2026 Timnas Indonesia vs Irak akan kickoff hari Minggu (12/10) pukul 02.30 WIB. Cek link streamingnya di sini.

Jam Tayang Timnas Indonesia vs Irak Kualifikasi Piala Dunia 2026
Pesepak bola Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen (tengah) mencoba melewati pesepak bola Timnas Irak Rebin Ghareeb Adhamat (kiri) dan Luay Al-Ani (kanan) dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). Timnas Indonesia kalah dengan skor 0-2. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

tirto.id - Jam tayang Timnas Indonesia vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan kickoff malam ini, Minggu 12 Oktober pukul 02.30 WIB, live di RCTI, GTV, dan Vision+ channel Sportstars 2. Tapi, RCTI dan GTV akan memulai program siaran mereka pada Sabtu 11 Oktober pukul 23.15 WIB.

Pertandingan Indonesia vs Irak akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi. Laga ini akan sangat menentukan lolos atau tidaknya skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.

Pasalnya dari klasemen Grup B ronde 4 WCQ 2026, Indonesia yang dilatih Patrick Kluivert ada di posisi juru kunci setelah kalah dari Arab Saudi 2-3. Arab Saudi tentunya ada di posisi pertama dengan tiga poin, lalu ada Irak yang belum bermain sama sekali.

Hanya berlaga dua kali di ronde 4, praktis laga melawan Irak adalah kesempatan terakhir Kevin Diks dan kawan-kawan menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026. Menang berarti asa itu masih terjaga. Tapi jika kalah, harapan itu akan menguap karena Indonesia dipastikan gagal lolos.

Bagaimana syarat Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi? Syarat utamanya adalah menang dari Irak. Tidak ada hal lain yang bisa menyelamatkan Indonesia selain kemenangan.

Kemudian, kemenangan itu sebisa mungkin didapatkan dengan selisih dua gol agar catatan gol Indonesia menjadi +1. Pasalnya jika nantinya tercipta poin yang sama, penentuan pertamanya adalah selisih gol.

Jika dua syarat itu sudah terwujud, Indonesia masih harus berharap satu hal lain. Yaitu pada 15 Oktober nanti Irak harus bisa mengalahkan Arab Saudi, tapi hanya dengan selisih satu gol saja. Pada intinya, selain kemenangan, selisih gol juga akan sangat berpengaruh.

Di sisi lain apabila Indonesia imbang lawan Irak, kans lolos otomatis memang tertutup. Tapi masih ada peluang untuk melanjutkan perjuangan ke ronde 5. Hanya saja pada 15 Oktober nanti Indonesia akan berharap bantuan Arab Saudi agar bisa mengalahkan Irak dengan minimal selisih dua gol.

Sementara itu jika kalah, Indonesia tidak perlu pusing memikirkan skenario yang terjadi. Karena, kekalahan dari Irak akan memastikan mereka gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Lalu, bagaimana dengan persiapan jelang melawan Irak? Patrick Kluivert, sosok yang dikritik habis oleh suporter usai kalah dari Arab Saudi, mengaku telah menyiapkan strategi khusus.

"Kami sudah menyiapkan strategi khusus yang menurut kami paling tepat untuk menghadapi Irak. Tapi untuk saat ini, saya belum bisa menjelaskan secara detail apa yang kami rencanakan. Yang jelas, kalian akan melihat hasilnya di lapangan besok," kata Kluivert saat konferensi pers, dikutip dari laman Kita Garuda.

Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs Irak

Susunan pemain dan strategi Kluivert akan sangat disorot di laga nanti. Sejak awal, Kluivert seharusnya paham bahwa tim ini lebih kokoh ketika menggunakan formasi tiga bek daripada empat bek. Sejak era pelatih Shin Tae-yong, formasi tiga bek sudah menjadi makanan sehari-hari skuad Indonesia.

Tapi ketika datang, Kluivert mencoba memainkan skema empat bek termasuk dalam laga debutnya. Hasilnya, Indonesia dihabisi Australia 5-1. Setelah itu Kluivert melunak dengan memainkan tiga bek melawan Bahrain dan Cina yang berbuah enam poin penentu kelolosan ke ronde 4.

Formasi tiga bek sayangnya tidak bisa membendung kualitas Jepang yang menghabisi Indonesia 6-0. Kemudian dalam dua laga uji coba melawan Cina Taipei dan Lebanon, Kluivert kembali ke skema empat bek sejajar. Walau selalu clean sheet, tapi lawan tidak banyak memberikan ujian terhadap pertahanan Indonesia.

Ironis, Kluivert kembali memainkan empat bek melawan Arab Saudi dan hasilnya kekalahan diderita dalam laga sepenting ini. Dengan pernyataan saat konferensi pers, menarik dinanti apakah Kluivert akan kembali ke tiga bek atau masih ngotot memainkan empat bek.

Kemudian dari sisi pemilihan pemain, menarik dinanti apakah Beckham Putra, Marc Klok, dan Yakob Sayuri akan kembali menjadi starter. Ketiganya menjadi buruan netizen karena dianggap bermain buruk. Klok dan Yakob melakukan kesalahan yang berujung tiga gol Arab Saudi dan Beckham tidak berkontribusi saat dimainkan di babak pertama.

Jika memang diganti, Kluivert masih punya banyak pemain hebat. Beckham bisa digantikan Ole Romeny, Klok bisa keluar untuk memberikan tempat bagi Thom Haye, serta di posisi Yakob masih ada Sandy Walsh. Bahkan, Kevin Diks juga bisa bermain sebagai bek kanan.

Irak sendiri juga menarik dinanti susunan pemainnya. Namun, pelatih Graham Arnold sepertinya masih akan memainkan pemain andalan seperti Ibrahim Bayesh, Zaid Tahseen, Ali Jasim, Mohanad Ali, dan kiper sekaligus kapten tim yaitu Jalal Hassan.

Indonesia (3-4-2-1): Maarten Paes; Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner; Kevin Diks, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Thom Haye; Miliano Jonathans, Ragnar Oratmangoen; Ole Romeny. Pelatih: Patrick Kluivert

Irak (4-3-3): Jalal Hassan; Frans Putros, Rebin Sulaka, Zaid Tahseen, Merchas Doski; Amir Al-Ammari, Ibrahim Bayesh, Zidane Iqbal; Ali Jasim, Youssef Amyn, Mohanad Ali. Pelatih: Graham Arnold

Rekor Head to Head (H2H) Indonesia vs Irak

Rekor head to head Indonesia vs Irak sungguh tidak bagus dipandang oleh suporter Garuda. Pasalnya dari 10 pertemuan terakhir, Indonesia tidak pernah menang. Mereka hanya meraih satu hasil imbang dan sembilan kekalahan.

Indonesia dan Irak juga bertemu di ronde 2 WCQ 2026 yang semuanya dimenangi Irak, skor 5-1 di Basra dan 0-2 di Jakarta. Kedua negara juga bertemu di Piala Asia 2023 yang dimenangi Irak 3-1.

Hasil 5 Pertemuan Terakhir Indonesia vs Irak:

  • 06-06-2024: Indonesia vs Irak 0-2 (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
  • 15-01-2024: Indonesia vs Irak 1-3 (Piala Asia 2023)
  • 16-11-2023: Irak vs Indonesia 5-1 (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
  • 19-11-2013: Indonesia vs Irak 0-2 (Kualifikasi Piala Asia 2015)
  • 06-02-2013: Irak vs Indonesia 1-0 (Kualifikasi Piala Asia 2015)

Hasil 5 Pertandingan Terakhir Indonesia:

  • 09-10-2025: Indonesia vs Arab Saudi 2-3 (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
  • 08-09-2025: Indonesia vs Lebanon 0-0 (Friendly Match)
  • 05-09-2025: Indonesia vs Cina Taipei 6-0 (Friendly Match)
  • 10-06-2025: Jepang vs Indonesia 6-0 (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
  • 05-06-2025: Indonesia vs Cina 1-0 (Kualifikasi Piala Dunia 2026)

Hasil 5 Pertandingan Terakhir Irak:

  • 07-09-2025: Thailand vs Irak 0-1 (King's Cup)
  • 04-09-2025: Irak vs Hong Kong 2-1 (King's Cup)
  • 10-06-2025: Yordania vs Irak 0-1 (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
  • 05-06-2025: Irak vs Korea Selatan 0-2 (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
  • 25-03-2025: Palestina vs Irak 2-1 (Kualifikasi Piala Dunia 2026)

Live Streaming Indonesia vs Irak

Jika tidak ada perubahan, jadwal pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia vs Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, akan tayang live di RCTI, GTV, dan Vision+ channel Sportstars 2, Minggu 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB.

Untuk dapat menyaksikan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Vision+, Anda dapat berlangganan Paket Premium Sports 30 Hari Rp40.000, Paket Premium Ultimate 30 Hari Rp59.000, dan Paket Premium Ultimate 1 Tahun Rp365.000.

  • Link Streaming Indonesia vs Irak: RCTI
  • Link Streaming Indonesia vs Irak: GTV
  • Link Streaming Indonesia vs Irak: Sportstars 2

* Jadwal dan stasiun televisi yang menayangkan Kualifikasi Piala Dunia 2026 dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemegang hak siar.

Baca juga artikel terkait KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Wan Faizal

tirto.id - Flash News
Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Iswara N Raditya