tirto.id - Jadwal Timnas Putri Indonesia vs Nepal akan berlangsung pada hari Rabu 26 November 2025. Sebanyak 36 pemain telah dipanggil pelatih Akira Higashiyama guna menghadapi dua laga uji coba bulan ini di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Selain menghadapi Nepal, Timnas Putri juga dijadwalkan berjumpa Cina Taipei pada 29 November 2025. 2 pertandingan tersebut sesuai rilis dari PSSI akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Sejauh ini belum ada informasi resmi mengenai siaran langsung Timnas Putri Indonesia vs Nepal dan Cina Taipei. Vidio akan menayangkan live streaming sesuai jadwal, sedangkan Indosiar masih belum memberikan informasi resmi apakah laga akan tayang secara live atau delay.
Jadwal Timnas Putri Indonesia Menuju SEA Games 2025
Jadwal FIFA Matchday untuk sepak bola putri di bulan November 2025 dimanfaatkan Timnas Indonesia sebagai persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand. Nepal dan Cina Taipei dipilih sebagai lawan yang diharapkan bisa membantu timnas putri berkembang.
Nepal dan Cina Taipei bukan lawan yang asing bagi Timnas Putri Indonesia. 2 tim tersebut beberapa kali dihadapi oleh Garuda Pertiwi. Namun, dalam pertemuan sebelumnya, Indonesia tercatat belum pernah bisa menang dari dua tim tersebut.
Timnas Putri tercatat menghadapi Nepal dalam Kualifikasi Olimpiade 2020. Indonesia saat itu kalah dari Nepal 1-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Bahtoo, Mandalay, Myanmar.
Dua gol kemenangan Nepal diborong oleh Sabitra Bhandari. Sedangkan satu gol Indonesia dicetak Baiq Amiatun. Walau demikian kedua negara pada akhirnya sama-sama gagal lolos ke Olimpiade 2020.
Sedangkan Cina Taipei tercatat 3 kali bertemu dengan Timnas Putri. Hasilnya, Garuda Pertiwi selalu kalah dalam tiga pertemuan terakhir. Salah satunya di pertandingan uji coba internasional tahun 2018 saat Indonesia kalah dengan skor 4-0.
Pertemuan kedua terjadi saat Kualifikasi Olimpiade 2024 di Stadion Fouad Chehab, Jounieh, Lebanon. Indonesia saat itu kalah dari Cina Taipei dengan skor telak 0-5 dan menjadi juru kunci grup.
Satu pertemuan lainnya terjadi belum lama ini, tepatnya pada 5 Juli 2025 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Bermain di ajang Kualifikasi Piala Asia Putri 2026, Indonesia kala itu menyerah dengan skor 1-2.
Panggil 9 Pemain Abroad
Pelatih Akira Higashiyama memanggil 36 pemain dalam persiapan menghadapi Nepal dan Cina Taipei. Dari jumlah itu ada 9 pemain abroad yang masuk dalam daftar panggilan sang pelatih. Siapa saja mereka?
Di posisi kiper ada nama Iris de Rouw yang bermain di St. John’s University (Amerika Serikat). Iris sejauh ini sudah mengemas tiga caps bersama Timnas Putri dan menjadi andalan di Kualifikasi Piala Asia Putri 2026.
Ada tiga pemain lain yang siap merebut posisi Iris. Mereka adalah Laita Roati Masykuroh (Arema Women), Shesilia Putri Desrina (Persib Putri), dan Alleana Ayu Arumy (PSSI DKI Jakarta).
Kemudian di posisi pemain belakang ada Isabel Kopp (Hera United) di Liga Belanda dan Emily Nahon (Arkansas University) di Amerika Serikat. Keduanya diprediksi akan menjadi andalan bersama pemain dari klub lokal seperti Safira Ika Putri (PSSI DKI Jakarta), Vivi Oktavia Riski (PSSI Bangka Belitung), dan Gea Yumanda (PSSI Jawa Barat).
Ada juga Zahra Muzdalifah (PSSI DKI Jakarta) yang kali ini juga terdaftar sebagai pemain belakang. Nama lainnya adalah Allya Putri Afanti (PSSI Bangka Belitung), Remini Rumbewas (Toli FC), Jazlyn Kayla Firyal (PSSI DKI Jakarta), dan Nabila Saputri (PSSI Banten).
Dari posisi gelandang terdapat tiga pemain abroad yang dibawa Higashiyama. Mereka adalah Felicia de Zeeuw (ADO Den Haag/Belanda), Viny Silfianus (Kelana United/Malaysia), dan Katarina Stalin (Kansas City Athletics/Amerika Serikat).
Selain mereka juga ada 9 pemain lainnya seperti Reva Octaviani (PSSI Jawa Barat), Auliah Arifah (PSSI Banten), Armelia Nur Sava Zada (PSSI Jawa Timur), Helsya Maeisyaroh (PSSI Jawa Barat), Liza Madjar (Toli FC), Syafira Tristalia Chorlienka (Arema Women), Rosdillah Siti Nurohmah (PSSI Jawa Barat), Nafeeza Ayasha Nori (PSSI Jawa Barat), dan Shifana Rizka Nadhifa (PSSI Jawa Timur).
Sisa pemain lainnya berposisi sebagai pemain depan. Termasuk empat pemain yang berkiprah di luar negeri seperti Isabel Nottet (Hera United/Belanda), Claudia Scheunemann (FC Utrecht/Belanda), Isa Warps (VfR Weyerbyen/Jerman), dan Estella Loupattij (Women Torres Calcio/Italia).
Hasil positif tentu diharapkan bisa digenggam demi modal menghadapi SEA Games 2025 pada 4-17 Desember di Thailand. Indonesia sendiri sesuai hasil drawing berada di Grup A bersama tuan rumah Thailand, Kamboja, dan Singapura.
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia
Berikut daftar 36 pemain Timnas Putri Indonesia untuk pertandingan melawan Nepal & Cina Taipei:
Kiper
- Iris Joska de Rouw (St. John’s University/Amerika Serikat)
- Laita Roati Masykuroh (Arema Women)
- Shesilia Putri Desrina (Persib Putri)
- Alleana Ayu Arumy (PSSI DKI Jakarta)
- Allya Putri Afanti (PSSI Bangka Belitung)
- Isabel Kopp (Hera United/Belanda)
- Emily Nahon (Arkansas University/Amerika Serikat)
- Remini Rumbewas (Toli FC)
- Zahra Muzdalifah (PSSI DKI Jakarta)
- Jazlyn Kayla Firyal (PSSI DKI Jakarta)
- Gea Yumanda (PSSI Jawa Barat)
- Nabila Saputri (PSSI Banten)
- Safira Ika Putri (PSSI DKI Jakarta)
- Vivi Oktavia Riski (PSSI Bangka Belitung)
- Reva Octaviani (PSSI Jawa Barat)
- Felicia de Zeeuw (ADO Den Haag/Belanda)
- Auliah Arifah (PSSI Banten)
- Armelia Nur Sava Zada (PSSI Jawa Timur)
- Helsya Maeisyaroh (PSSI Jawa Barat)
- Liza Madjar (Toli FC)
- Syafira Tristasia Chorlienka (Arema Women)
- Rosdillah Siti Nurohmah (PSSI Jawa Barat)
- Viny Silfianus (Kelana United/Malaysia)
- Nafeeza Ayasha Nori (PSSI Jawa Barat)
- Shifana Rizka Nadhifa (PSSI Jawa Timur)
- Katarina Stalin (Kansas City Athletics/Amerika Serikat)
- Marsela Yuliana Awi (Toli FC)
- Isabel Nottet (Hera United/Belanda)
- Claudia Scheunemann (FC Utrecht/Belanda)
- Isa Warps (VfR Weyerbyen/Jerman)
- Estella Loupattij (Women Torres Calcio/Italia)
- Ajeng Sri Handayani (Persib Putri)
- Diva Aulia Putri (PSSI Jawa Barat)
- Ayunda Dwi Anggraini (PSSI Jawa Timur)
- Sheva Imut Furyzcha (PSSI DKI Jakarta)
- Aulia Al Mabruroh (PSSI Lampung)
Penulis: Wan Faizal
Editor: Permadi Suntama
Masuk tirto.id





























