Menuju konten utama

Isu Kenaikan Gaji ASN, Anggota Komisi XI DPR: Tidak Adil bagi Warga

Masih banyak isu yang mestinya menjadi prioritas dan perhatian pemerintah dari sisi penganggaran seperti pegawai honorer-pegawai golongan III.

Isu Kenaikan Gaji ASN, Anggota Komisi XI DPR: Tidak Adil bagi Warga
Ilustrasi Menghitung duit. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Anggota Komisi XI DPR RI Bidang Keuangan dan Perbankan, Anis Byarwati menilai pada masa pandemi kenaikan gaji aparatur sipil negara tidak tepat.

"Menaikkan gaji ASN di saat pandemi ini tidak fair untuk masyarakat yang kebanyakan non-ASN. Akan meningkatkan ketimpangan sosial terhadap masyarakat kebanyakan," ujar Anis, politikus PKS tersebut kepada Tirto, Minggu (15/8/2021).

Kepastian kenaikan gaji ASN atau tidak pada 2022 akan disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam pembacaan nota keuangan dan RAPBN 2022, Senin (16/8/2021). Setiap pembacaan nota keuangan tahunan, Presiden Jokowi akan menyampaikan kebijakan keuangan strategis pemerintah setahun ke depan.

Selama masa pandemi, ASN tidak menikmati kenaikan gaji. Sebab dana APBN dipakai untuk penanganan COVID-19. Kenaikan gaji ASN terhadap 4,1 juta jiwa dipandang bisa mengerek konsumsi rumah tangga yang berimbas naiknya pertumbuhan ekonomi.

Namun menurut Anis masih banyak isu yang mestinya menjadi prioritas dan mendapat perhatian pemerintah dari sisi penganggaran antara lain pegawai honorer, pegawai golongan III ke bawah, termasuk tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.

"Masih sangat banyak masyarakat yang berjuang untuk hidup. Mereka itu banyak jumlahnya dan seharusnya mereka juga mendapatkan perhatian lebih besar," ujar Anis.

Baca juga artikel terkait GAJI ASN atau tulisan lainnya dari Alfian Putra Abdi

tirto.id - Politik
Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Zakki Amali