Menuju konten utama

Istana Terbitkan Surat Edaran Larang K/L Gelar Open House Mewah

Mensesneg mengatakan imbauan diberikan karena masih banyak masyarakat yang berada dalam kondisi belum baik.

Istana Terbitkan Surat Edaran Larang K/L Gelar Open House Mewah
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers usai mengikuti kegiatan Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/1/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga agar tidak menyelenggarakan open house maupun halal bihalal secara berlebihan.

Hal itu disampaikan Prasetyo di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Dia mengatakan imbauan tersebut diberikan karena masih banyak masyarakat yang berada dalam kondisi belum baik.

“Kami sudah menyampaikan surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk kami imbau agar tidak berlebihan dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal,” ujarnya.

Prasetyo menegaskan para pejabat negara diminta untuk menggelar kegiatan secara sederhana. Menurutnya, kondisi sosial masyarakat saat ini perlu menjadi perhatian bersama.

“Karena bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita yang kondisinya belum baik. Jadi, kami mengimbau untuk tidak terlalu berlebihan dalam menyelenggarakan kegiatan open house atau halal bihalal,” ujarnya.

Prasetyo belum mengungkap apakah Presiden Prabowo Subianto akan menggelar open house di Istana Kepresidenan atau tidak. Dia hanya menyebutkan belum ada keputusan terkait hal tersebut.

“Belum, nanti kita lihat situasinya,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo menyampaikan pemerintah telah bekerja keras untuk mengantisipasi dan memastikan seluruh kegiatan mudik berjalan dengan baik dan lancar.

Dia mengaku sempat terjadi penumpukan akibat tingginya volume kendaraan di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk.

“Memang ada beberapa kejadian, kami mohon maaf, ada penumpukan karena traffic yang cukup luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk,” ujarnya.

Namun demikian, pemerintah terus melakukan pemantauan dan petugas di lapangan bekerja keras mencari solusi untuk mengurangi kemacetan dan antrean.

Prasetyo juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memanfaatkan masa liburan dengan memilih waktu pulang kampung secara lebih merata sehingga tidak terjadi penumpukan pada satu hari tertentu.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memanfaatkan masa rentang liburan ini dengan apa namanya memilih pulang kampung sesuai dengan yang kita harapkan sehingga tidak terjadi penumpukan di satu hari tertentu,” ujarnya.

Baca juga artikel terkait OPEN HOUSE LEBARAN atau tulisan lainnya dari Alfitra Akbar

tirto.id - Flash News
Reporter: Alfitra Akbar
Penulis: Alfitra Akbar
Editor: Fadrik Aziz Firdausi