Info Gunung Merapi Hari Ini: Pengungsi Boyolali Bertambah 630 Orang

Oleh: Alexander Haryanto - 20 November 2020
Dibaca Normal 2 menit
Kabar terkini dan info Gunung Merapi hari ini, 20 November 2020 adalah sebanyak 630 warga Boyolali mengungsi.
tirto.id - Aktivitas terkini Gunung Merapi hari ini, Jumat, 20 November 2020 dari pukul 00:00 sampai dengan 06:00 WIB teramati mengeluarkan asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah. Sampai saat ini, status Merapi masih Siaga Level 3.

Selain itu, menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), suara guguran dari Gunung Merapi juga terdengar sebanyak empat kali dengan intensitas lemah hingga sedang dari Pos Babadan.

Seperti dilansir Antara, jumlah pengungsi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah terus bertambah menjadi 630 orang. Mereka berasal dari tiga desa yang masuk di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III erupsi Gunung Merapi, Kecamatan Selo.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali Masruri, saat acara kunjungan Kepala BNPB Doni Monardo, di tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) Desa Tlogolele Selo Boyolali, Jumat, 20 November 2020.

"Data jumlah pengungsi terus bertambah dari tiga desa di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali yakni Tlogolele, Klakah dan Jrakah yang masuk daerah KRB III erupsi Merapi," kata Masruri yang juga menjadi ketua Satgas COVID-19 di Boyolali itu.

Masruri mengatakan: "Jumlah warga masuk kelompok rentan yang dievakuasi di TPPS desa masing-masing sejak status Gunung Merapi dinaikan dari waspada ke siaga per 5 November hingga sekarang sudah mencapai 630 orang, sedangkan hari sebelumnya 586 orang."

Masruri mengatakan, pemerintah desa, Tim Siaga Desa (TSD) dan relawan TNI/Polri juga sudah melakukan sosialisasi supaya warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, balita, anak-anak, ibu menyusui, dan disabilitas dievakuasi ke tempat lebih aman.

Meski demikian, Masruri mengatakan, pihaknya terus meminta para pengungsi untuk memakai masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan dengan sabun, dan menjauhi kerumunan untuk mencegah penularan COVID-19.

Terkait dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19 di tempat pengungsian, dia mengatakan sudah ada yang mendampingi oleh Satgas Jogo Tonggo desa dan satgas COVID-19 selalu memantau di lokasi. Sehingga, mereka selalu memberikan tahu dan mengingatkan agar memakai masker dan menjaga jarak untuk menghindari kerumunan.


Aktivitas Gunung MerapiTerkini


Periode pengamatan

Jumat (20/11/2020) pukul 00:00 hingga 06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Gunung Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca di sekitar Gunung Merapi terlihat cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 15.5-20.6 °C, kelembaban udara 69-90 %, dan tekanan udara 567.7-687.7 mmHg.

Visual

● Gunung Merapi terlihat jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.
● Terdengar suara guguran empat kali dengan intensitas lemah hingga sedang dari Pos Babadan.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 21, Amplitudo : 4-40 mm, Durasi : 12.4-88.8 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 16, Amplitudo : 3-12 mm, Durasi : 11.2-15.6 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 117, Amplitudo : 3-29 mm, S-P : 0.3-0.4 detik, Durasi : 5.8-10.9 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 14, Amplitudo : 40-75 mm, Durasi : 11.6-44.1 detik)

Kesimpulan

Tingkat Aktivitas Gunung Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG

1. Prakiraan daerah bahaya meliputi:

A. Provinsi DIY
a. Kabupaten Sleman. Kecamatan Cangkringan: Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

B. Provinsi Jawa Tengah
a. Kabupaten Magelang. Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)
b. Kabupaten Boyolali. Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)
c. Kabupaten Klaten. Kecamatan Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)

2. Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

3. Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

4. Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

5. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.



Baca juga artikel terkait STATUS GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight