tirto.id - Indonesia dan Singapura menyepakati 26 capaian kerja sama dalam Leaders' Retreat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026). Beragam kesepakatan itu diposisikan sebagai fondasi baru hubungan bilateral menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2027.
"Pertemuan kali ini menghasilkan 26 capaian nyata dan konkret di berbagai bidang, terdiri dari 18 kesepakatan antarpemerintah dan delapan kesepakatan antarpelaku usaha," ujar Prabowo dalam keterangan pers bersama usai Leaders' Retreat.
Pertemuan tahunan para pemimpin tersebut menjadi simbol kedekatan hubungan Indonesia dan Singapura yang selama ini dibangun atas kepentingan bersama menjaga stabilitas dan kemakmuran kawasan.
Selain itu, kerja sama yang tercapai juga menunjukkan bahwa hubungan kedua negara tidak lagi terbatas pada perdagangan dan investasi, melainkan telah meluas ke sektor energi, ekonomi digital, keamanan siber, ketahanan pangan, pertahanan, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
"Kerja sama ekonomi kita tetap menjadi pilar utama hubungan kita. Di semua bidang kita melihat peningkatan kerja sama, perdagangan, konektivitas, hampir di semua sektor," katanya.
Selain menghasilkan berbagai kesepakatan baru, kedua pemimpin juga sepakat membangun mekanisme komunikasi yang lebih terbuka untuk menjaga hubungan bilateral.
"Kita sepakat kalau ada salah paham atau salah persepsi, kita akan selesaikan sebagai sahabat dengan terbuka," ujar Prabowo.
Pada kesempatan yang sama, Lawrence Wong menyebut Leaders' Retreat merupakan ciri khas hubungan Singapura dan Indonesia yang mencerminkan tingginya tingkat saling percaya, saling menghormati, dan saling memahami antara kedua negara. Apalagi, diskusi dengan Prabowo berlangsung terbuka dan berorientasi ke depan, dengan fokus memperluas peluang kerja sama di tengah perubahan ekonomi dan geopolitik global.
"Singapura memiliki keyakinan penuh terhadap masa depan Indonesia. Kami ingin Indonesia berhasil karena masa depan kedua negara kita saling berkaitan erat," kata Wong.
Keyakinan tersebut tercermin dari konsistensi investasi Singapura di Indonesia selama bertahun-tahun. Investasi tersebut, katanya, tidak hanya menghadirkan modal, tetapi juga mendorong tumbuhnya industri hilir, infrastruktur digital, penciptaan lapangan kerja, dan peluang ekonomi baru.
"Di saat kita terus melanjutkan berbagai proyek yang telah ada, Presiden Prabowo dan saya sama-sama sepakat bahwa kita juga harus terus memandang ke depan. Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat kedua negara, memperkuat ketahanan bersama, serta meningkatkan daya saing Singapura, Indonesia, maupun kawasan ASEAN secara keseluruhan," tutur Wong.
Berikut merupakan rincian kerja sama yang dipertukarkan di hadapan kedua pemimpin meliputi:
- Joint Report to Leaders on Six Working Groups on Economic Bilateral Cooperation antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dengan Deputi Perdana Menteri yang juga Menteri Perdagangan dan Industri Republik Singapura Gan Kim Yong;
- Joint Statement on Supply Chain Resilience antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dengan Deputi Perdana Menteri yang juga Menteri Perdagangan dan Industri Republik Singapura Gan Kim Yong;
- MoU for Collaboration on Carbon Credits under Article 6 of Paris Agreement antara Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat dengan Deputi Perdana Menteri yang juga Menteri Perdagangan dan Industri Republik Singapura Gan Kim Yong;
- Joint Update on Defence Cooperation antara Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dengan Menteri Koordinator Pelayanan Publik yang juga Menteri Pertahanan Republik of Singapura Chan Chun Sing;
- Roadmap to catalyze cross-border electricity trade antara Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani dengan Menteri Tenaga Kerja yang juga Menteri Minister for Manpower and Menteri Bidang Energi, Sains, dan Teknologi Republik Singapura Tan See Leng;
- B2B MoU antara Danantara - Keppel, Danantara - Singapore Energy Interconnections, dan Danantara – Sembcorp antara Menteri Investasi dan Hilirisasi sebagai CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani dengan CEO Singapore Energy Interconnections Ong Teng Koon, Managing Director, Integrated Power Business, Keppel Infrastructure Division Bong Huey Yun Janice, dan Chief Financial and Investment Officer Sembcorp Lim Kwang Ming;
- MoU on Strategic Digital Cooperation on Digital Infrastructure antara Telkom dan Economic Development Board of Singapore yang diperlihatkan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani dengan Managing Director of Economic Development Board Jermaine Loy;
- MoU on Trade AI Advisor antara Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Bakrie dengan Chairman of Singapore Business Federation Mark Lee Kean Phi.
- MoU on Cooperation in Women Empowerment and Child Protection;
- MoU on Research and Innovation Cooperation;
- MoU on Bilateral Partnership for Environmental Cooperation;
- MoU on the Exchange of Technical Information and Cooperation on Protection, Nuclear Safety, Security, and Safeguards Matters;
- MoU on Regulatory Cooperation for Health Products and Medicines;
- MoU on Youth and Sports Cooperation;
- MoU on Cooperation in Financial and Technology;
- MoU on Court-to-Court Communication on Cross-Border Insolvency and Debt Restructuring;
- Renewal on MoU on Knowledge Sharing and Capacity Building;
- Renewal on MoU on Cooperation Between National Archives;
- Strengthen Indonesia-Singapore air connectivity cooperation;
- Reactivation of the joint working group on education;
- Young Farmers Development Program;
- Strengthen cooperation between the parliaments of Indonesia and Singapore;
- Cooperation on the development of biogas into biomethanol between Pertamina Power Indonesia and CrecTech Singapore;
- Cooperation on industrial estate development between HKI and the Singapore Manufacturing Federation;
- Joint venture between Jababeka and SembCorp for the development of the Kendal Industrial Estate;
- Investment partnership among SembCorp, PT Sensa, and INA for the Morowali Solar Energy Project.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































