Menuju konten utama

IKN Diminta Moratorium, Istana: Tetap Berjalan & 3 Tahun Selesai

Prasetyo mengatakan, saat ini Otorita IKN terus bekerja keras menyelesaikan pembangunan sebagaimana yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.

IKN Diminta Moratorium, Istana: Tetap Berjalan & 3 Tahun Selesai
Menteri Sekretaris Negara (Menseneg) Prasetyo Hadi saat menyampaikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (20/10/2024). (ANTARA/HO-Mensesneg)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memastikan pemerintahan Prabowo berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia pun mengatakan, pemerintah terbuka dengan segala usulan terkait IKN.

Hal ini menanggapi usulan sejumlah pihak untuk memoratorium pembangunan IKN.

"Sebagaimana yang sudah pernah pemerintah sampaikan bahwa sampai hari ini, pemerintah tetap berkomitmen sesuai dengan rencana untuk menyelesaikan pembangunan IKN secepat-cepatnya," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (25/7/2025).

Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan, saat ini Otorita IKN terus bekerja keras menyelesaikan pembangunan sebagaimana yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto. Prasetyo pun memastikan target pembangunan itu selesai dalam waktu dekat.

"Kemarin hitung-hitungannya kurang lebih kita berharap dalam 3 tahun ke depan bisa selesai. Sarana-prasarana yang diperlukan untuk menjalankan pemerintahan, yang disana akan menampung fungsi-fungsi eksekutif, fungsi-fungsi legislatif dan fungsi-fungsi yudikatif," kata Prasetyo.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Saan Mustopa, menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkantor di kawasan IKN. Saan beralasan, penempatan Gibran di IKN agar wilayah tersebut berfungsi selayaknya ibu kota pemerintahan Indonesia.

"Jadi biar IKN ada aktivitas dan biar gedung-gedung yang sudah dibangun itu tidak terlantar. Jadi kan nanti biaya pemeliharaannya mahal kalau tidak ada aktivitas kan. Jadi kami meminta supaya ada aktivitas dengan cara wapres berkantor di IKN," kata Saan Mustopa

dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPR-RI tersebut mengatakan, penempatan Gibran di IKN diharapkan bisa memantik kementerian koordinator dan lembaga negara lainnya untuk menghuni wilayah yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara itu. Diharapkan hal itu dapat menunjang pembangunan IKN agar lebih cepat dan progresif.

Baca juga artikel terkait IKN atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher