tirto.id - Bayangkan Anda tengah panik karena ada transaksi mencurigakan di rekening, kartu ATM hilang, atau lupa kata sandi mobile banking. Anda buka Google, mengetik "nomor Halo BCA" di kolom pencarian, lalu menemukan nomor kontak saat mencari di mesin pencarian.
Sekilas informasi tampak kredibel: tidak berasal dari blog sembarangan, tersaji dalam artikel dengan bahasa formal, dan ditampilkan website yang selama ini dipercaya publik. Namun, nomor Halo BCA atau Halo BCA Bisnis yang tercantum itu ternyata palsu!
Para nasabah yang buru-buru dan tidak cermat kemungkinan akan terperdaya. Saat nasabah menghubungi nomor itu, sindikat penipu beraksi. Mereka mengarahkan komunikasi via WhatsApp yang seolah-olah milik BCA.
Kejadian berikutnya mudah ditebak. Penipu menawarkan bantuan namun ujungnya meminta data-data kredensial nasabah (seperti data pribadi, PIN, kode OTP) untuk menguras isi rekening.
Bagaimana Modus Penipuan Halo BCA Ini Terjadi?
Modus penipuan ini sebenarnya sederhana. Trik penipu hanya mengeksploitasi kelengahan nasabah. Sindikat kejahatan siber tidak meretas tampilan utama situs, tapi menyusupkan artikel berisi nomor Halo BCA palsu.
Memanfaatkan celah keamanan website, mereka mengakses sistem pengelolaan konten secara ilegal. Penipu lantas mengunggah informasi palsu yang tampak seperti artikel atau pengumuman resmi. Sejumlah situs yang disusupi termasuk portal layanan publik dengan sistem artikel terbuka.
Meski terkesan sederhana, modus penipuan ini termasuk berbahaya karena memanfaatkan kredibilitas situs-situs berakhiran .go.id, .ac.id, atau .or.id yang dipercaya publik. Jebakan kian sempurna karena mesin pencari belum mengenali informasi palsu dari penipu.
Ketika pengguna mengetik kata kunci seperti "nomor halo bca" atau "call center BCA bisnis" di mesin pencari, tautan situs-situs itu dapat muncul di halaman pertama pencarian. Tampilannya lengkap dengan ringkasan konten yang memuat informasi nomor Halo BCA palsu.
Sebagian tautan saat ini sudah tidak bisa lagi diakses. Namun, ringkasan konten berisi informasi nomor Halo BCA palsu masih bisa dibaca. Orang yang kurang waspada, berpotensi terkecoh.
Bahkan ringkasan otomatis Google (AI Overview) sempat salah mengidentifikasi nomor tersebut sebagai kontak resmi Halo BCA Bisnis. Kami menemukan fakta ini saat mengetik salah satu nomor Halo BCA palsu di kolom pencarian Google pada Jumat (17/4/2026).
Nomor Halo BCA Resmi dan Cara Menghindari Penipuan
Kunci menghindari penipuan adalah disiplin verifikasi. Tidak rumit, nasabah hanya perlu memastikan informasi kontak resmi Halo BCA berasal dari situs utama Bank Central Asia, yakni www.bca.co.id.
Berdasarkan informasi di laman BCA, berikut daftar kontak dan nomor Halo BCA resmi:
- Nomor Halo BCA: 1500888 (tanpa awalan 021, +62, dll)
- Nomor Halo BCA Bisnis: 1500998 (untuk kebutuhan bisnis)
- Aplikasi: haloBCA (unduh hanya di App Store atau Google Play resmi)
- WhatsApp Halo BCA: 08111500998 (ada tanda centang biru di samping nomor atau nama kontak, bukan di dalam profile picture).
Nomor telepon Halo BCA resmi seperti yang disampaikan di atas, tanpa tambahan yang tak lazim.
Nasabah juga harus selalu ingat untuk tidak memberikan data rahasia seperti PIN, OTP, kata sandi, dan identitas pribadi kepada pihak mana pun, termasuk yang mengatasnamakan BCA.
Lawan Penipu dengan Laporkan Informasi Palsu!
Untuk melawan modus penipuan nomor Halo BCA palsu, masyarakat bisa melaporkannya ke platform mesin pencari atau Kanal Lapor Bareng BCA. Tak butuh waktu lama dan cara rumit untuk melapor.
1. Cara Melaporkan Nomor Penipuan Online ke Google
Jika mencari di Google dan menemukan informasi nomor BCA palsu, Anda bisa mencegah penyebarannya dengan melaporkan langsung situs yang berisi informasi tersebut.Langkah awal, saat menemukan tautan situs informasi palsu di halaman pencarian, klik ikon titik tiga pada samping kanan alamat website. Sistem akan menampilkan laman menu dari sisi kanan.
Klik menu "Feedback" atau "Masukan" agar Anda bisa menemukan daftar pilihan laporan. Pilih "Inaccurate content" atau "Konten tidak akurat" dan kemudian sampaikan alasannya.
Anda bisa langsung klik tulisan "menyesatkan" atau "salah" sebagai alasan laporan. Selain itu, ada kolom yang secara opsional bisa diisi penjelasan detail terkait informasi palsu.
Setelah itu, klik "send" atau "kirim" untuk menyampaikan laporan ke Google.
Dengan cara ini, sistem mesin pencari dapat mendeteksi informasi palsu dan menghapusnya dari laman pencarian.
2. Cara Melaporkan Nomor Penipuan ke Kanal Lapor Bareng BCA
Masyarakat juga bisa melaporkan peredaran informasi nomor palsu Halo BCA di internet melalui kanal Lapor Bareng BCA.Lapor Bareng BCA merupakan platform resmi dari Bank BCA yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan akun palsu, iklan palsu, atau situs palsu hanya untuk modus penipuan mengatasnamakan BCA di media sosial maupun internet, untuk laporan penipuan lainnya bisa hubungi Halo BCA 1500888.
Caranya dengan mengunjungi laman laporbareng.bca.co.id. Klik menu “Laporkan Sekarang” setelah masuk situs ini.
Kemudian, pilih tempat peredaran informasi nomor Halo BCA palsu. Anda bisa memilih nama media sosial atau "Other" jika menemukannya di website dan platform lainnya.
Selanjutnya, masukkan link yang memuat informasi palsu. Tuliskan juga data nama dan email pelapor beserta kronologi singkat terkait alasan pelaporan.
Terakhir, centang poin-poin pernyataan di bagian bawah dan klik "Lapor Sekarang" untuk mengirimkan laporan.
BCA akan memproses laporan tersebut dengan cara take down konten ataupun pelaporan kepada pihak berwenang yang terkait.
Memberantas penipuan perbankan perlu aksi bersama. Melaporkan informasi palsu terkait penipuan perbankan bukan hanya melindungi diri sendiri, tapi juga banyak orang lain.
Jaga kewaspadaan dan jangan ragu untuk melaporkan!
Untuk informasi lebih lanjut mengenai modus penipuan ini, cek di sini.
(JEDA)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
































