tirto.id - Hasil voli VNL Putra 30 Juli 2025 membawa Italia dan Brasil lolos ke babak semifinal. Tiket lolos itu didapat setelah Italia menang dari Kuba dan Brasil mengalahkan China dalam laga perempat final di Beilun Gymnasium, Ningbo, China.
Italia menjadi tim voli putra yang meraih tiket ke semifinal VNL 2025. Italia asuhan Ferdinando De Giorgi menang dari Kuba 3-1 (25-18, 25-19, 20-25, 25-21) dalam laga yang berlangsung selama 115 menit.
Italia turun dengan kekuatan terbaiknya termasuk setter sekaligus kapten Simone Giannelli. Pemain lain yang beraksi sejak awal adalah middle blocker Gianluca Galassi dan Simone Anzani, outside hitter Alessandro Michieletto dan Daniele Lavia, opposite Kamil Rychlicki, serta libero Fabio Balaso.
Sedangkan Kuba memainkan outside hitter Marlon Yant dan Miguel Ángel López, opposite José Masso, middle blocker Javier Concepción dan Robertlandy Simón, serta setter Julio Gómez. Posisi libero di tim asuhan Jesús Ángel Cruz ditempati Yonder García.
Walau menang, Italia sempat kesulitan di set pertama. Mereka tertinggal 11-12 dan 12-13 serta mendapatkan momentum saat menyamakan skor 15-15. Setelahnya Italia meraih tiga poin beruntun menjadi 18-15 dan terus melaju hingga menang 21-18.
Kuba mencuri start bagus di awal set kedua saat unggul 0-4. Tapi Italia cepat bangkit dan menyamakan skor menjadi 8-8 melalui block point Lavia. Kendali permainan terus dipegang Italia hingga mereka mengunci kemenangan 21-19.
Kuba berbenah di set ketiga. Walau permainan sempat ketat di angka 10-10, momen bagi Kuba datang saat mereka mengemas lima poin beruntun dan unggul 15-10 hingga akhirnya menang 25-20. Sayangnya di set keempat, Kuba gagal menjaga momentum dan harus menyerah 25-21.
"Kami bermain bagus di dua set awal dengan intensitas luar biasa. Kemudian mereka bermain lebih bagus tapi kami bisa memenangi set keempat. Semifinal akan lebih sulit dari ini karena kami akan bertemu Prancis atau Slovenia," kata Michieletto di laman resmi VNL.
Secara statistik, Kuba sebenarnya unggul poin attack yakni 55 berbanding 42 poin. Tapi kesalahan para pemain Kuba memberikan 37 poin bagi Italia. Sebaliknya, Italia hanya melakukan 19 kali kesalahan.
Catatan lainnya, Italia mencetak 9 poin blocks dan 7 poin service aces. Sedangkan Kuba mencetak 6 poin blocks dan 3 poin service aces.
Dari statistik pemain, Yant menjadi top skor laga ini dengan 21 poin (19 attacks, 1 block, 1 service ace). Di urutan berikutnya ada dua pemain Italia yaitu Michieletto 17 poin (14 attacks, 1 block, 2 service aces) dan Rychlicki 16 poin (11 attacks, 2 blocks, 3 service aces).
Sementara itu di pertandingan kedua, Brasil menang dari China 3-1 (29-31, 25-19, 25-16, 25-21). Hasil ini membuat China harus mengubur impian mendapatkan medali di kandang sendiri.
Brasil asuhan Bernardo Rezende turun dengan tim terbaiknya. Ada outside hitter Henrique Honorato dan Lukas Bergmann, opposite Alan Souza, middle blocker Matheus Bispo dos Santos dan Adriano Xavier, setter Matheus Gonçalves, serta libero Maique Nascimento.
China sendiri memainkan outside hitter Yu Yuantai dan Wang Bin, opposite Wen Zihua, middle blocker Li Yongzhen dan Peng Shikun, serta setter Yu Yaochen. Kemudian di posisi libero, pelatih Vital Heynen memainkan Qu Zongshuai.
Menjadi tim unggulan, Brasil dengan cepat memimpin 5-1 di awal set pertama. Tapi China memberikan perlawanan sengit. Bahkan mereka mendapatkan game point lebih dulu di angka 24-23 melalui servis error Darlan Souza.
Brasil pada akhirnya selamat saat spike Alan gagal di dig dengan sempurna oleh Yuantai. China pada akhirnya memenangi set pertama dengan skor 31-29 melalui poin block Yongzhen.
Tapi setelah itu Brasil bangkit di set kedua. Terutama saat China sedang unggul 14-17, Brasil bisa mencetak sembilan poin beruntun yang diawali dari servis Fernando Kreling. Brasil tidak terbendung dan sukses menyamakan skor set dengan kemenangan 25-19.
Raihan poin beruntun juga menjadi kunci kemenangan Brasil di set ketiga. Dua kali mereka mencetak empat poin beruntun dari skor 13-12 menjadi 17-12 serta dari 17-13 menjadi 21-13. Pada akhirnya spike keras Darlan menjadi penentu kemenangan Brasil dengan skor 21-16.
China sempat menggebrak di awal set keempat melalui dua service ace beruntun Jiang Chuan yang membawa tuan rumah unggul 4-1. China masih memimpin saat skor 17-18 namun Brasil mengemas lima poin beruntun setelahnya. Perlawanan China berakhir saat block point Alan memberikan kemenangan 25-21 bagi Brasil.
Secara statistik, Brasil mencetak 104 poin dari 54 attacks, 8 blocks, 6 service aces, dan 36 poin error lawan. Sedangkan China mengemas 87 poin dari situasi 45 attacks, 11 blocks, 4 service aces, dan 27 poin error lawan.
Alan menjadi mimpi buruk bagi China setelah mencetak 26 poin (23 attacks, 2 blocks, 1 service ace). Di sisi lain, top skor China di laga ini adalah Zihua dengan 15 poin (12 attacks, 2 blocks, 1 service ace).
Di semifinal nanti Italia akan menghadapi pemenang laga Prancis vs Slovenia. Sedangkan Brasil menanti lawan dari pemenang Jepang vs Polandia.
Hasil Voli VNL Putra 2025 Hari Ini
Berikut hasil pertandingan voli putra VNL 2025 hari ini, Rabu 30 Juli:
- Italia vs Kuba 3-1 (25-18, 25-19, 20-25, 25-21)
- Brasil vs China 3-1 (29-31, 25-19, 25-16, 25-21)
Penulis: Wan Faizal
Editor: Permadi Suntama
Masuk tirto.id































