Menuju konten utama

Hasil Arsenal vs Crystal Palace Carabao Cup: Menang Adu Penalti

Hasil 8 besar Carabao Cup 2025/2026 Arsenal kalahkan Crystal Palace via adu penalti pada Rabu, 24 Desember 2025 dan lolos ke semifinal.

Hasil Arsenal vs Crystal Palace Carabao Cup: Menang Adu Penalti
Pemain Arsenal Martin Zubimendi (kedua dari kanan) berselebrasi setelah berhasil mencetak gol ke gawang Nottingham Forest. X/Arsenal
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Hasil Arsenal vs Crystal Palace di babak 8 besar Carabao Cup 2025/2026 pada Rabu, 24 Desember 2025, Arsenal menang via adu penalti. Di waktu normal hingga perpanjangan waktu, kedua tim bermain imbang 1-1 dalam laga yang digelar di Stadion Emirates, London, Inggris.

Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Maxence Lacroix di menit 80. Saat The Gunners seperti akan menang 1-0 di waktu normal, Marc Guehi berhasil membobol gawang Kepa Arrizabalaga untuk memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu, hingga adu penalti.

Maxence Lacroix seolah menjadi petaka untuk Crystal Palace di babak 8 besar Carabao Cup 2025/2026. Setelah mencetak gol bunuh diri di waktu normal, eksekusi penalti yang dia lakukan di babak tos-tosan juga gagal berbuah gol karena berhasil di blok oleh Kepa Arrizabalaga.

Kemenangan Arsenal atas Crystal Palace di babak 8 besar Carabao Cup 2025/2026 membuat The Gunners lolos ke semifinal. Mereka pun bakal menghadapi Chelsea untuk memperebutkan 1 tiket ke final.

Hasil Arsenal vs Crystal Palace di Carabao Cup 2025/2026

Arsenal yang memimpin klasemen Liga Inggris 2025/2026 melakukan sejumlah rotasi saat menghadapi Crystal Palace. Pemain seperti Kepa Arrizabalaga, Christian Norgaard dan Myles Lewis-Skelly, diberi kesempatan sebagai starter.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Arsenal yang tampil dengan 8 perubahan pemain dari laga kontra Everton, tetap tampil mendominasi. Di awal laga, Noni Madueke membuat pertahanan Crystal Palace kerepotan dengan aksi individunya. Namun, dia masih kesulitan mengancam gawang Crystal Palace.

Baru di menit 22 Arsenal mendapat peluang bersih untuk mencetak gol. Gabriel Martinelli berhasil mengirim umpan silang kepada Noni Madueke. Meski dijaga ketat oleh bek Crystal Palace, Madueke tetap mampu melepaskan sepakan keras yang masih mampu di blok oleh Walter Benitez.

Tak lama berselang, giliran Gabriel Jesus yang mengancam dengan sundulan. Martinelli lagi-lagi jadi inisiator serangan Arsenal. Memanfaatkan kecepatannya di sisi kiri, Martinelli melepaskan umpan ke kotak penalti yang disundul oleh Jesus. Lagi-lagi bola masih mampu ditangkap oleh Benitez.

Menit 28, Riccardo Calafiori mendapat bola bebas di kotak penalti setelah terjadi kemelut. Namun, sepakannya malah melambung ke atas gawang Crystal Palace sehingga skor belum berubah 0-0.

Arsenal terus menekan sepanjang babak pertama, sedangkan Crystal Palace mampu bertahan dengan apik. Hingga babak pertama selesai, tidak ada gol yang tercipta meski Arsenal terus melakukan tekanan ke pertahanan tim tamu.

Memasuki babak kedua, Crystal Palace mulai berani melakukan pressing di area pertahanan Arsenal. Hasilnya, Gabriel Martinelli dan kawan-kawan tidak bermain seleluasa di babak pertama.

Kendati babak kedua berjalan lebih sengit, tetapi tidak ada peluang matang yang tercipta. Baru di menit 69, Martin Odegaard melepaskan umpan silang terukur kepada Gabriel Jesus, tetapi sundulannya masih melebar tipis dari gawang Benitez.

Di menit 79, Arsenal melakukan serangan balik cepat. Gabriel Jesus yang berlari sendirian melepaskan tendangan melengkung ke gawang Walter Benitez, yang sempat maju. Namun, bola masih mampu ditepis dengan susah payah oleh Benitez dan menghasilkan sepak pojok.

Sepak pojok yang dilepaskan Bukayo Saka menghasilkan kemelut di depan gawang Crystal Palace. William Saliba menyundul bola, tetapi masih mampu di blok bek Crystal Palace. Bola kemudian coba disapu pemain Palace, tetapi membentur Maxence Lacroix dan masuk ke gawang sendiri. 1-0 Arsenal unggul.

Tertinggal 1 gol, Crystal Palace tampil habis-habisan untuk mencetak gol. Mereka terus mengurung pertahanan Arsenal hingga menit-menit akhir.

Ketika laga seperti bakal berakhir untuk kemenangan Arsenal, Marc Guehi berhasil mencetak gol di menit 90+5. Bermula dari tendangan bebas Adam Wharton, bola disundul Jefferson Lerma ke arah Marc Guehi. Dia kemudian melepaskan sepakan yang mengologi Kepa Arrizabalaga dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol Marc Guehi sekaligus memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu. Di waktu tambahan, kedua tim mulai mengendurkan serangan karena stamina yang menurun. Setelah 2x15 menit, tidak ada gol yang tercipta sehingga laga ditentukan melalui adu penalti.

Dari 5 penendang pertama Arsenal dan Crystal Palace, semuanya berhasil melakukan eksekusi dengan baik. Di babak sudden death, Riccardo Calafiori, Jurrien Timber dan William Saliba menjalankan tugas dengan baik. Begitu pula penendang ke-6 dan 7 Crystal Palace, Adam Wharton dan Chrisantus Uche.

Sementara penendang ke-8 Crystal Palace, Maxene Lacroix gagal mencetak gol. Hal ini menjadi pukulan tersendiri bagi Lacroix karena mencetak gol bunuh diri dan gagal mengeksekusi penalti.

Arsenal menang 8-7 di babak adu penalti sekaligus memastikan lolos ke babak semifinal Carabao Cup 2025/2026. Mereka pun bakal menghadapi Chelsea di fase berikutnya.

Baca juga artikel terkait CARABAO CUP atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Sepakbola
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Iswara N Raditya