tirto.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan kunjungan ke Rusunawa Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, yang menjadi salah satu calon lokasi Sekolah Rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul melakukan dialog dan memberikan motivasi kepada para calon siswa yang hadir bersama orang tuanya.
Gus Ipul mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk para siswa yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sehingga mereka tetap bisa memiliki ilmu dan keterampilan yang cukup, serta mempunyai karakter yang kuat untuk menghadapi masa depan dengan baik.
"Ini yang diharapkan ya, dan sebenarnya ini sekolahan yang digagas oleh Presiden Prabowo dalam rangka memulihakan keluarga miskin, membuka akses seluas-luasnya untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas," kata Gus Ipul saat melakukan dialog pada Rabu (14/5/2025).
"Santai saja, menjelaskan kondisinya apa adanya supaya bapak, ibu sekalian kita jadi tahu apa yang harus kita lakukan, terutama dalam hal untuk memfasilitasi dan membantu ibu, bapak sekalian," jelas dia.
Salah satu calon siswa yang dipanggil adalah Muhammad Izam (12 tahun). Ayahnya, Muhammad Soleh, sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan yang tak menentu. Sedangkan ibunya, Halimatus Sya’diyah, merupakan ibu rumah tangga (IRT).
Izam pun telah menyatakan kesediannya untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat yang mengusung konsep boarding school atau sekolah berasrama.
"Alhamdulillah, sudah bersedia ini ya, oke, Izam. Kalau nanti lulus atau selesai sekolah pengen jadi apa cita-citanya?" tanya Gus Ipul kepada siswa kelas 6 SD tersebut.
"Pemain bola," jawab Izam.
Selain itu, Gus Ipul juga memberikan motivasi kepada para calon siswa agar tetap semangat mengenyam pendidikan setinggi mungkin dan tidak merasa minder meskipun orangtua mereka tak bergelimang harta.
"Jadi anak-anakku, enggak perlu minder, enggak perlu kecil hati, malah justru sebaliknya, harus semangat. Tunjukkan sekarang orang tuaku biasa-biasa saja, orang tuaku tidak mampu, orang tuaku tidak punya, orang tuaku tidak memiliki bayaran yang tetap, tapi aku anaknya akan bisa lebih baik dari bapakku, orangtuaku," pesan Gus Ipul.
"Jadi, semangat adik-adikku, tidak perlu minder tidak perlu berkecil hati, semua kita ini sama-sama manusia ciptaan Allah, tidak ada yang lebih rendah, tidak ada yang lebih tinggi. Maka itu, saya minta anak-anakku, para orang tua jangan kecil hati. Ini Pak Presiden Prabowo sedang memuliakan bapak, ibu sekalian," pungkasnya.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id

































