Menuju konten utama

PT GMM Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyerapan Tebu Petani Blora

PT GMM bersama BULOG menyiapkan skema pengalihan ke pabrik gula lain agar hasil panen tebu petani Blora tetap terserap pada musim giling 2026.

PT GMM Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyerapan Tebu Petani Blora
Sri Emilia, Plt. Direktur Utama PT GMM. (FOTO/dok. Bulog)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT GMM menegaskan komitmennya dalam memastikan tindak lanjut untuk memfasilitasi penyerapan tebu petani di Kabupaten Blora tetap berjalan pada musim giling 2026, meskipun pabrik gula PT GMM belum dapat beroperasi.

Sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab kepada petani, PT GMM menyampaikan bahwa kondisi teknis saat ini memang belum memungkinkan untuk melaksanakan proses giling tahun ini, di mana BULOG sebagai pemegang saham mayoritas PT GMM telah mengajukan hasil kajian terkait perbaikan mesin untuk mendapatkan persetujuan lebih lanjut dari pemerintah sebagai regulator.

Namun demikian, BULOG bersama PT GMM tidak tinggal diam dan telah menyiapkan langkah konkret untuk menjamin hasil panen petani tetap terserap.

Plt. Direktur Utama PT GMM menegaskan bahwa solusi yang ditempuh adalah melalui skema pengalihan penyerapan tebu ke pabrik gula lain yang beroperasi dengan harga yang wajar. Mekanisme pelaksanaannya akan dibahas melalui Forum Temu Kemitraan (FTK) yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

“PT GMM memang belum dapat melaksanakan giling tahun 2026, namun BULOG dan PT GMM berkomitmen memfasilitasi penyerapan tebu petani melalui skema pengalihan ke pabrik gula lain dengan harga yang wajar. Terkait pelaksanaannya akan dibahas melalui FTK,” kata Sri Emilia dalam siaran pers yang diterima tirto pada Rabu (15/4/2026).

PT GMM juga memastikan bahwa Forum Temu Kemitraan nantinya tidak hanya menjadi ruang komunikasi, tetapi juga menghasilkan langkah operasional yang jelas dan dapat langsung diimplementasikan di lapangan.

Dengan langkah ini, PT GMM berharap situasi yang saat ini sudah kondusif dapat terus dijaga, sekaligus memastikan bahwa kepentingan petani tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis