Menuju konten utama

Gagal Bisnis Umrah Rp1,2 M, Motif Pembunuhan Eks Sekjen Pordasi

Berdasarkan hasil visum repertum luar dan dalam disimpulkan, Herlan Matrusdi tewas karena kekerasan benda tumpul.

Gagal Bisnis Umrah Rp1,2 M, Motif Pembunuhan Eks Sekjen Pordasi
Konferensi pers ungkap kasus pembunuhan eks Sekjen Pordasi DKI Jakarta, Herlan Matrusdi, di Polres Bantul, Minggu (1/2/2026). Foto: Dokumentasi Polres Bantul

tirto.id - Polres Bantul mengungkap motif pembunuhan mantan Sekjen PP Pordasi DKI Jakarta, Herlan Matrusdi alias HM (68), yang jasadnya ditemukan di Gumuk Pasir, Parangtritis. Dua tersangka, RM (42) dan FM (61), nekat melakukan aksi pengeroyokan hingga korban tewas lantaran kecewa dana investasi bisnis travel umrah senilai Rp1,2 miliar tak kunjung direalisasikan oleh korban.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyebut HM ditemukan di area Gumuk Pasir, Parangtritis, Kabupaten Bantul, Rabu (28/1/2026) pukul 07.30 WIB. Berdasarkan hasil visum repertum luar dan dalam (autopsi) disimpulkan, sebab kematian karena adanya kekerasan benda tumpul.

“Pada dada yang menyebabkan patah beberapa tulang iga berurutan dan memar pada serambi kanan jantung, sehingga korban mati lemas,” kata Rita dalam konferensi pers di Polres Bantul.

Dari hasil penyelidikan kata Rita, Polres Bantul berhasil menangkap dua pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah RM (42) asal Ampel di Kabupaten Boyolali dan FM (61) asal Mampang Prapata di Jakarta Selatan. Saat menangkap keduanya, polisi juga turut menyita barang bukti.

“Polres Bantul sudah menetapkan dua orang terduga pelaku sebagai tersangka dalam perkara pembunuhan dan/atau tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum [pengeroyokan] terhadap orang hingga meninggal dunia,” ujarnya.

Pelaku dan korban diketahui saling mengenal. Keduanya memiliki hubungan kerja sama bisnis, meski rincian kerja sama tersebut belum diungkap secara detail oleh kepolisian. “Mereka saling mengenal dan memiliki hubungan kerja sama bisnis,” ungkap Rita.

Saat ini, dua tersangka dalam kasus tersebut telah ditahan di Polres Bantul.

Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto menyatakan, motif pembunuhan diduga berkaitan dengan kekecewaan pelaku berinisial RM dan FM terhadap korban.

Kekecewaan itu muncul karena rencana usaha travel umrah atau haji yang dijanjikan korban tidak kunjung direalisasikan.

Bayu pun lanjut menjelaskan, RM telah menggelontorkan dana sekitar Rp1,2 miliar untuk kerja sama bisnis travel umrah yang rencananya akan dijalankan di Jakarta.

Namun, korban dinilai tidak menjalankan usaha tersebut sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

Baca juga artikel terkait KASUS PEMBUNUHAN atau tulisan lainnya dari Abdul Haris

tirto.id - Flash News
Kontributor: Abdul Haris
Penulis: Abdul Haris
Editor: Siti Fatimah