Menuju konten utama

"Finding Dory" Cetak Rekor Pemutaran Perdana Film Animasi

Film animasi "Finding Dory" berhasil meneruskan popularitas sekuel sebelumnya, "Finding Nemo," setelah mencatatkan pendapatan sebesar 136,2 juta dolar Amerika Serikat pada pekan penayangan perdananya.

Pengisi suara Dory, Ellen Degeneres, menyemprotkan tequila sebagai lelucon acara televisinya saat pemutaran perdana film "Finding Dory" di bioskop El Capitan di Hollywood, California, Rabu (8/6). Antara Ffoto/Reuters/Mario Anzuoni.

tirto.id - Para orangtua yang pada akhir pekan lalu berbondong-bondong membawa anak mereka ke bioskop untuk menyaksikan film animasi terbaru besutan Pixar, "Finding Dory," membuat film itu mengumpulkan pendapatan masif sebesar 136,2 juta dolar Amerika Serikat pada pekan penayangan perdananya, dan membuat film itu mencetak rekor baru untuk pemutaran perdana film animasi.

Sekuel "Finding Nemo" (2003) itu mendapat dukungan ulasan bagus dan kecintaan yang masih tersisa dari para pemirsa terhadap film pertamanya yang berhasil meraih Oscar.

Momen ini menjadi momen kebangkitan dari Pixar, studio animasi di balik "Toy Story" dan "The Incredibles, untuk pertama kalinya terpuruk di box office tahun lalu saat merilis "The Good Dinosaur."

"Menakjubkan ketika kau melihat umur panjang dari merek ini, ketahanannya, dan antusiasme dari hampir semua orang untuk Pixar," kata Paul Dergarabedian, analis media senior di comScore.

Pendapatan pada pekan penayangan perdana film itu melampaui film animasi lain seperti "Shrek the Third", yang mendapat 121,6 juta dolar AS ketika dirilis pada 2007.

"Finding Dory" berada di peringkat kedua daftar film terbaik yang dirilis Juni, di belakang "Jurassic World" yang meraup 208,8 juta dolar AS.

Di level internasional, "Finding Dory" memperoleh pendapatan 50 juta dolar AS dari 29 pasar internasional, termasuk Australia, Argentina, Rusia dan Cina. Di negara yang terakhir, film itu memperoleh pendapatan 17,5 juta dolar AS dalam debutnya dan hal itu merupakan debut terbesar dalam perilisan yang pernah dilakukan Pixar.

Kesuksesan "Finding Dory" datang ketika Disney, perusahaan induk Pixar yang mendominasi bisnis film, mengeluarkan tiga film terlaris global, seperti "Zootopia", "The Jungle Book" dan "Captain America: Civil War."

"Finding Dory" sepertinya memang ditakdirkan untuk bergabung dengan deretan film terlaris 2016, sebagian adalah karena film itu menarik untuk semua umur.

Kepala distribusi Disney Dave Hollis mengatakan, film itu bisa menarik penonton semua usia, karena film itu memang laku untuk keluarga (65 persen pembeli tiket) dan penonton yang lebih tua, dengan persentase dewasa 26 persen dari total penonton.

Sedikit sinopsis, film animasi itu berkisah tentang ikan blue tang yang menderita hilang ingatan jangka pendek (Ellen DeGeneres) dan petualangannya mencari orangtua yang telah lama hilang, demikian seperti dilansir kantor berita Reuters.

Baca juga artikel terkait

Sumber: Antara
Penulis: Ign. L. Adhi Bhaskara
Editor: Ign. L. Adhi Bhaskara