Menuju konten utama

ESDM Beri Tambahan Kuota Impor BBM untuk SPBU Swasta

Pada 2025, kuota impor untuk SPBU Swasta mendapatkan penambah kuota impor BBM 10 persen dari kuota impor tahun 2024.

ESDM Beri Tambahan Kuota Impor BBM untuk SPBU Swasta
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) ESDM Laode Sulaeman. tirto.id/ Natania Longdong

tirto.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan tambahan kuota impor bahan bakar minyak (BBM) kepada perusahaan SPBU swasta untuk tahun 2026.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengonfirmasi bahwa kuota impor untuk BBM swasta tahun ini serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, namun ia enggan mengungkapkan detilnya.

Pada 2025, kuota impor untuk SPBU Swasta mendapatkan penambah kuota impor BBM 10 persen dari kuota impor tahun 2024.

"Mirip lah (dengan tambahan kuota impor tahun lalu),” katanya di Komplek BPH Migas, Senin (5/1/2025).

Menanggapi pertanyaan mengenai realisasi penyaluran, Laode menegaskan bahwa prosesnya sudah berjalan.

"Sudah," ujarnya singkat.

Ia pun memastikan bahwa pihak SPBU Swasta sudah dapat melakukan impor BBM mulai dari awal tahun. Pasalnya, pengajuan kuota impor sudah dilakukan sejak awal Desember tahun lalu.

"Ya berarti mulai sekarang. Sudah mulai (bisa impor)," ucapnya.

Kebijakan penambahan kuota impor ini bertujuan untuk menjaga stok dan stabilitas pasokan BBM di pasar, terutama melalui jaringan SPBU swasta.

Dengan tambahan kuota sekitar 10 persen, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan BBM memadai sepanjang tahun.

Pasalnya, pada 2025 SPBU Swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo sempat mengalami kelangkaan BBM karena kehabisan stok hingga harus membeli base fuel dari Pertamina.

Baca juga artikel terkait KEMENTERIAN ESDM atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama