Eksekusi Mati Malam Ini, Keluarga Diminta Bersiap

Oleh: Yuliana Ratnasari - 28 Juli 2016
Kerabat dekat dan beberapa penasihat spiritual telah diberitahu untuk mempersiapkan diri jelang hukuman mati terhadap 14 terpidana mati malam ini. Kartu nama pun telah dibagikan untuk memudahkan akses bagi keluarga, pejabat pemerintahan, dan penasihat spiritual.
tirto.id - Sejumlah penasihat spiritual dan keluarga 14 terpidana dikabarkan telah diberitahu pihak berwenang untuk bersiap jelang eksekusi mati yang akan dijalankan pada Kamis (28/7/2017) malam ini, demikian yang dikutip redaksi tirto.id dari The Guardian.

“Pendeta yang mendampingi Merri [salah satu terpidana], diminta untuk mempersiapkan [eksekusi] malam ini,” ungkap Ricky Gunawan, pengacara terpidana mati asal Indonesia Merri Utami.

Selain itu, Duta Besar Pakistan di Jakarta, Syed Zahid Reza juga membenarkan bahwa keluarga terpidana mati asal Pakistan Zulfikar Ali telah diberitahu perihal waktu eksekusi yang akan dilakukan Kamis malam ini.

Indikasi bahwa eksekusi mati akan diselenggarakan pada Kamis malam adalah dikeluarkannya kartu nama khusus untuk keluarga, pejabat pemerintahan, dan penasihat spiritual. Kartu nama ini dibagikan untuk memberikan kenyamanan dan bimbingan pada tahanan di saat-saat terakhir mereka.

“Kartu nama yang dibagikan berbeda-beda. Kartu nama ini menunjukkan siapa mereka dan di area mana mereka diizinkan untuk mengakses,” ujar Gunawan.

Sebelumnya, sebanyak 14 peti jenazah sudah tiba di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis pagi yang dibawa dengan dua rombongan mobil ambulans.

Rombongan pertama sebanyak delapan unit mobil jenazah pada pukul 06.00 WIB dan rombongan kedua sebanyak sembilan unit tiba pukul 06.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, 14 terpidana mati yang berasal dari Nigeria, Pakistan, India, Afrika Selatan, dan Indonesia telah ditempatkan di ruang isolasi Lapas Batu, Nusakambangan. Tiga belas orang adalah laki-laki, ditambah satu terpidana perempuan. Semuanya adalah terpidana kasus narkoba.

Baca juga artikel terkait HUKUM atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Hukum)

Sumber: The Guardian
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari