tirto.id - Polisi membebaskan mantan Pangeran Inggris, Andrew Mountbatten-Windsor setelah hampir 12 jam menjalani pemeriksaan oleh polisi di Norfolk.
Jurnalis menangkap momen saat ia berada di kursi belakang mobil dan meninggalkan Kantor Polisi Aylsham pada Kamis (19/2/2026) malam.
Andrew ditangkap pada Kamis pagi atas dugaan pelanggaran jabatan dalam kantor publik (misconduct in public office).
Kepolisian Thames Valley menggeledah kediamannya di wilayah Berkshire dan Norfolk, Inggris. Pada Kamis malam, polisi menyatakan bahwa mereka telah menyelesaikan penggeledahan.
Polisi menduga Andrew membagikan informasi sensitif kepada Epstein ketika ia menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris.
Tuduhan tersebut berasal dari dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS terkait Epstein dan hubungannya dengan kalangan kaya dan berkuasa.
Email yang dirilis tampak menunjukkan Andrew membagikan laporan kunjungan resmi ke Hong Kong, Vietnam, dan Singapura.
Email lain tampak mengirimkan ringkasan rahasia kepada Epstein mengenai peluang investasi dalam rekonstruksi Provinsi Helmand, Afghanistan.
Andrew selalu membantah melakukan kesalahan atau tuduhan terhadap dirinya, namun belum secara langsung menanggapi tuduhan terbaru ini.
Ia dibebaskan dengan status masih dalam penyelidikan pada Kamis malam, dan Kepolisian Thames Valley menyatakan bahwa penggeledahan di Norfolk telah selesai, sementara penggeledahan polisi di alamat lamanya, Royal Lodge di Windsor, Berkshire, masih berlanjut.
Raja Charles menyampaikan “keprihatinan terdalamnya” atas penangkapan adik laki-lakinya tersebut, tetapi mengatakan bahwa “hukum harus berjalan sebagaimana mestinya” dan polisi mendapat “dukungan dan kerja sama penuh sepenuhnya” darinya.
Raja tidak menjawab pertanyaan tentang penangkapan Andrew saat menghadiri acara pembukaan London Fashion Week.
Raja Charles mencabut gelar kerajaan dari adiknya dan mengusirnya dari kediamannya tahun lalu karena kedekatan Andrew dengan pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein yang kini telah meninggal.
Editor: Abdul Aziz
Masuk tirto.id


































