Menuju konten utama

Epstein Files Ungkap Foto Pangeran Andrew Bersama Perempuan Muda

Dokumen Epstein atau Epstein Files memuat foto Pangeran Andrew dari Inggris dengan seorang perempuan muda. Simak kronologinya.

Epstein Files Ungkap Foto Pangeran Andrew Bersama Perempuan Muda
Pangeran Andrew meninggalkan kediamannya setelah menghadiri kebaktian Matin Paskah di Kapel St. George di Kastil Windsor, Windsor, pada 20 April 2025. AFP/Kirsty Wigglesworth

tirto.id - Departemen Kehakiman AS merilis jutaan dokumen baru, masih dalam edisi Epstein Files. Salah satu foto mengungkap sosok Pangeran Andrew sedang memegang tubuh seorang wanita.

Dalam bukti email yang termasuk dalam Epstein Files, ada tiga label yang menarik perhatian publik yakni “The Duke” dan“Sarah”.

Label “The Duke” diyakini sebagai label untuk Pangeran Andrew, sedangkan label “Sarah” dipercaya digunakan untuk menandai segala sesuatu yang berhubungan dengan Sarah Ferguson atau Fergie, mantan istri Pangeran Andrew.

Epstein Files Ungkap Isi Email dan Foto Pangeran Andrew

Dalam sebuah email tertanggal 12 Agustus 2010, Epstein menulis kepada Andrew, yang disapanya sebagai “The Duke”, bahwa ia memiliki seorang teman perempuan yang menurutnya akan menyenangkan untuk diajak makan malam bersama, seperti diberitakan The Straits Times.

Epstein menjelaskan, perempuan tersebut akan berada di London antara tanggal 20 hingga 24 Agustus. Menanggapi hal itu, Andrew menanyakan apa yang telah diceritakan Epstein kepada perempuan tersebut tentang dirinya dan apakah perempuan itu akan membawa “pesan” dari Epstein.

Dalam email lanjutan, Andrew menyebutkan bahwa ia akan berada di Jenewa pada 22 Agustus dan menyatakan bahwa ia akan “senang” bertemu dengan perempuan tersebut.

Epstein kemudian menjelaskan bahwa perempuan itu berusia 26 tahun, berkebangsaan Rusia, cerdas, dan cantik, serta menambahkan bahwa perempuan tersebut sudah memiliki alamat email Andrew. Namun, dalam dokumen yang dirilis tidak terdapat indikasi atau bukti bahwa pertemuan tersebut benar-benar terjadi.

Beberapa minggu setelah pembahasan mengenai perempuan Rusia tersebut, Epstein dan Andrew kembali bertukar pesan, kali ini mengenai rencana makan malam di Istana Buckingham.

Dalam sebuah pesan tertanggal 27 September 2010, saat Epstein berada di London, ia menanyakan waktu yang cocok dan menyebutkan perlunya waktu pribadi. Andrew menjawab bahwa ia baru saja meninggalkan Skotlandia dan mengusulkan makan malam di Istana Buckingham dengan jaminan privasi.

Dua hari kemudian, Andrew kembali mengirim email yang menyatakan kegembiraannya atas rencana kunjungan tersebut, mempersilakan Epstein datang bersama siapa pun, dan menyebut bahwa ia akan tersedia pada sore hingga malam hari. Meski demikian, tidak pernah dipastikan apakah jamuan makan malam di istana benar-benar berlangsung.

Pada periode tersebut, Epstein baru saja dibebaskan dari tahanan rumah pada Agustus 2010 dan menjalani masa percobaan setelah dijatuhi hukuman atas kasus mengatur prostitusi anak di bawah umur.

Dalam wawancara BBC tahun 2019, Pangeran Andrew mengklaim bahwa ia telah memutus hubungan dengan Epstein setelah Desember 2010, namun dokumen pengadilan yang kemudian terungkap menunjukkan bahwa komunikasi di antara mereka masih berlanjut.

Pengungkapan dokumen tambahan pada tahun 2025, serta biografi dari Virginia Giuffre, salah satu korban Epstein yang juga menuduh Andrew melakukan pelecehan seksual, kembali memicu kemarahan publik di Inggris atas kedekatan Andrew dengan Epstein.

Raja Charles Cabut Gelar Kerajaan Pangeran Andrew

Kemarahan publik tersebut berujung pada keputusan Raja Charles III untuk mencabut seluruh gelar dan kehormatan kerajaan Andrew, serta mengumumkan bahwa Andrew akan dikeluarkan dari kediaman besarnya yang berlokasi di kawasan kerajaan Windsor.

Andrew secara konsisten membantah tuduhan Virginia Giuffre, yang menyatakan bahwa dirinya diperdagangkan untuk berhubungan seksual dengan Andrew sebanyak tiga kali, dua di antaranya saat ia masih berusia 17 tahun.

Meski membantah tuduhan tersebut, Andrew menyetujui penyelesaian hukum di luar pengadilan pada tahun 2022 dengan membayar ganti rugi bernilai jutaan pound tanpa mengakui kesalahan apa pun.

Virginia Giuffre, yang merupakan warga negara Amerika Serikat dan Australia, meninggal dunia karena bunuh diri di rumahnya di Australia pada April 2025. Sedangkan Jeffrey Epstein telah lebih dahulu tewas akibat bunuh diri di dalam penjara pada tahun 2019, sebelum kasus-kasus besar yang melibatkannya sepenuhnya disidangkan di pengadilan.

Selain pengungkapan email-email tersebut, terungkap pula foto Pangeran Andrew sedang dalam posisi merangkak di atas seorang wanita yang terlentang di lantai. Pangeran Andrew terlihat memegang tubuh wanita tersebut, namun wajah wanita itu disensor untuk melindungi korban.

Baca juga artikel terkait JEFFREY EPSTEIN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra