Menuju konten utama

Duel Maut TNI di Palembang: Pelaku Penembakan Jadi Tersangka

Penetapan tersangka terhadap Sertu MRR setelah Denpom Palembang melakukan olah TKP dan memeriksa 21 saksi.

Duel Maut TNI di Palembang: Pelaku Penembakan Jadi Tersangka
Lokasi penembakan prajurit TNI terhadap prajurit di sebuah tempat hiburan malam di Palembang, Sabtu (16/5/2026) dini hari. FOTO/Istimewa

tirto.id - Pomdam II Sriwijaya menetapkan Sertu MRR (sebelumnya tertulis Sertu RN) menjadi tersangka penembakan Pratu F (23) hingga tewas. Kedua prajurit TNI tersebut terlibat keributan akibat bersenggolan saat sedang berjoget di sebuah kafe di Palembang, Sabtu (16/5/2026) dini hari.

"Kurang dari 24 jam, Pomdam II Sriwijaya telah menaikkan kasus kini ke tahap penyidikan. Sertu MRR selaku pelaku penembakan sudah jadi tersangka," ungkap Kapendam II Sriwijaya, Letkol Inf Yordania, Minggu (17/5/2026).

Yordania mengungkapkan kasus ini naik ke tahap penyidikan hingga penetapan tersangka terhadap Sertu MRR setelah Denpom II/4 Palembang melakukan olah TKP dan memeriksa 21 saksi.

Penyidik juga mengamankan rekaman CCTV dan koordinasi dengan RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk autopsi.

"Barang bukti yang jelas senpi rakitan jenis korek api yang digunakan dalam penembakan," kata Yordania.

Selanjutnya, kata dia, berkas perkara Sertu MRR segera dilimpahkan ke Otmil I-05 Palembang. Kodam II Sriwijaya berkomitmen menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum prajurit sesuai prosedur yang berlaku serta menjamin keterbukaan informasi kepada publik.

"Segera disidangkan untuk kepastian hukumnya," kata Yordania.

Sementara korban Pratu F telah dilakukan upacara pemakaman militer di TPU Sematang Borang Palembang, Sabtu (16/5/2026) pukul 17.45 WIB.

"Pemakaman terhadap korban sudah dilakukan kemarin sore. Seluruh hak korban sudah kami berikan," tutup Yordania.

Diberitakan sebelumnya, Pratu F (23), anggota TNI AD tewas ditembak sesama prajurit inisial Sertu RN (23). Penembakan diduga karena keduanya bersenggolan saat asyik berjoget di tempat hiburan malam, Sabtu (16/5/2026) dini hari.

Peristiwa itu bermula saat keduanya menikmati hiburan bersama teman masing-masing. Tiba-tiba keduanya tak sengaja bersenggolan saat asyik berjoget.

Pelaku dan korban tersulut emosi hingga membuat mereka cekcok. Tak lama kemudian, korban bersama teman-temannya mengeroyok pelaku.

Dalam situasi terdesak, pelaku mengeluarkan senjata api dari pinggang lalu menembak korban. Korban langsung terkapar karena tembakan mengenai perut bagian kanan.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan. Sejam kemudian korban meninggal dunia dan jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk keperluan autopsi.

Baca juga artikel terkait PENEMBAKAN TNI atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Bayu Septianto