Menuju konten utama

Denpom Palembang Selidiki Kasus Prajurit Tembak Prajurit di Kafe

Yordania memastikan proses hukum tengah berjalan dan RN telah diamankan serta masih menjalani pemeriksaan di Denpom 2/IV Palembang.

Denpom Palembang Selidiki Kasus Prajurit Tembak Prajurit di Kafe
Ilustrasi penembakan. FOTO/iStock

tirto.id - Denpom 2/IV Palembang menyelidiki kasus penembakan terhadap anggota TNI inisial Pratu F (23) yang dilakukan sesama prajurit berinisial RN (23). Pratu F diketahui tewas dengan luka tembak di perut kanan.

Kapendam II Sriwijaya, Letkol Inf Yordania, membenarkan peristiwa penembakan tersebut. Dia menyebut korban F adalah personel Denkesyah 02.04.04 Palembang.

"Kodam II Sriwijaya membenarkan terjadi penembakan di Panhead Cafe Jalan Letjen H Alamsyah Ratu Prawira Negara Palembang pukul 02.30 WIB," ungkap Kapendam II Sriwijaya Lerkol Inf Yordania seperti dalam siaran pers yang diterima Tirto, Sabtu (16/5/2026).

Yordania mengatakan, permasalahan ini menjadi perhatian serius Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis. Ujang pun menginstruksikan Asintel Kasdam II Sriwijaya, Kolonel Inf Irvan Christian Tarigan, dan Danpompdam II Sriwijaya, Kolonel Cpm Dony Tri Windiarto, untuk segera menangani dan menyelidiki kasus tersebut. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kesimpangsiuran pemberitaan maupun berkembangnya opini keliru di masyarakat.

Yordania memastikan proses hukum tengah berjalan. Serna RN telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan di Denpom 2/IV Palembang.

"Saat ini Denpom 2/IV Palembang sedang melaksanakan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi di TKP, mendalami rekaman CCTV, melaksanakan otopsi jenazah, mengumpulkan barang bukti, melaksanakan graber HP para saksi, serta berkoordinasi dengan Polda Sumsel," kata Yordania.

Hanya saja, kata Yordania, proses penyelidikan memerlukan waktu. Dia meminta masyarakat bersabar menunggu perkembangan penyelidikan yang sedang berproses.

"Untuk perkembangan informasi selanjutnya akan disampaikan pada kesempatan pertama," kaya Yordania.

Yordania mengatakan, pihaknya menyesalkan kejadian ini. Kasus tersebut menjadi perhatian pimpinan dan meminta jajaran untuk mengoptimalkan pengawasan terhadap seluruh anggota.

"Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Pangdam telah menginstruksikan seluruh Dansat jajaran Kodam II Sriwijaya melaksanakan pengawasan dan pengendalian di satuannya secara optimal," tutup Yordania.

Diberitakan sebelumnya, Pratu F (23), anggota TNI AD tewas ditembak sesama prajurit berinisial RN (23). Penembakan diduga karena keduanya bersenggolan saat asyik berjoget di tempat hiburan malam, Sabtu (16/5/2026) dini hari.

Peristiwa itu bermula saat keduanya menikmati hiburan bersama teman masing-masing. Tiba-tiba kedua tak sengaja bersenggolan saat asyik berjoget.

Pelaku dan korban tersulut emosi hingga membuat mereka cekcok. Tak lama kemudian, korban bersama teman-temannya mengeroyok pelaku.

Dalam situasi terdesak, pelaku mengeluarkan senjata api dari pinggang lalu menembak korban. Korban langsung terkapar karena tembakan mengenai perut bagian kanan.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan. Sejam kemudian korban meninggal dunia dan jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk keperluan autopsi.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Fauzi Saleh, membenarkan kejadian itu. Dia menyebut polisi segera datang ke lokasi setelah kejadian.

"Benar, kejadiannya dini hari tadi Korban dan pelaku sama-sama anggota TNI AD," ungkap Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh.

Baca juga artikel terkait PENEMBAKAN TNI atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Andrian Pratama Taher