Menuju konten utama

DPRD Kritik Videotron Rp6,9 M di Tangerang: Salah Perencanaan?

Keberadaan videotron di Puspemkab Tangerang dinilai tidak efektif karena lama tidak beroperasi dan posisinya tidak strategis.

DPRD Kritik Videotron Rp6,9 M di Tangerang: Salah Perencanaan?
Videotron 6,5 M di Gedung Smart Building, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang. Foto/Rhomi Ramdani
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Fasilitas publik berupa layar videotron di Gedung Smart Building, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, menuai keluhan warga. Videotron milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tangerang tersebut disebut telah lama tidak berfungsi.

Berdasarkan pantauan Tangsel_Update pada Senin, 26 Januari 2026, layar besar yang seharusnya menjadi sarana diseminasi informasi program pemerintah tampak gelap dan tidak menampilkan visual apa pun.

Salah seorang warga yang rutin beraktivitas di kawasan Puspemkab menyebut, kondisi tersebut bukan hal baru. Menurutnya, videotron hanya berfungsi normal pada awal pemasangan.

"Seingat saya, videotron itu cuma menyala waktu awal-awal selesai dikerjakan saja. Setelah itu, sampai sekarang lebih sering mati daripada hidupnya," ujar warga yang enggan disebutkan namanya tersebut, Senin 26 Januari 2026 lalu.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, videotron outdoor seluas 110 meter persegi itu dibangun pada 2024 dengan anggaran APBD Kabupaten Tangerang senilai Rp6.935.000.000 melalui metode e-purchasing.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang, Dian Mayang Sari, membantah adanya kerusakan permanen. Ia menyebut layar videotron sengaja dimatikan karena akan dilakukan relokasi.

"Videotron bukan tidak berfungsi, tapi sedang kami rencanakan untuk dipindah posisinya di tahun ini. Di gedung ini juga, posisinya saja yang diubah," katanya ketika dikonfirmasi Tangsel-Update.

Videotron Smart Building

Videotron 6,5 M di Gedung Smart Building, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang. Foto/Rhomi Ramdani

Belakangan, videotron senilai Rp6,9 miliar itu kembali dioperasikan. Langkah ini diduga sebagai respons Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang atas sorotan publik. Berdasarkan pantauan Kamis 29 Januari 2026, videotron sudah aktif menampilkan konten publikasi program kerja dan dokumentasi kegiatan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Namun, tayangan di layar tidak terlihat optimal karena tertutup ranting dan dedaunan pohon di sekitar gedung.

Sorotan pun datang dari DPRD Kabupaten Tangerang. Komisi I DPRD melontarkan kritik tajam terhadap Dinas Kominfo. Ketua Komisi I DPRD, Bimo Mahfudz Fudianto, menilai keberadaan videotron tersebut tidak efektif karena lama tidak beroperasi dan posisinya tidak strategis.

"Iya [salah perencanaan]. Itu nanti yang menjadi bagian evaluasi. Berarti konsep awalnya belum matang. Jadi jangan semaunya," kata Bimo saat ditemui Tangsel-Update di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis, 30 Januari 2026.

Ia juga menuntut pertanggungjawaban atas biaya perawatan dan operasional videotron. Menurutnya, setiap anggaran yang dikeluarkan harus memiliki manfaat jelas bagi masyarakat.

Bimo turut menyoroti rencana pemindahan videotron yang dinilai sebagai bukti lemahnya perencanaan. Ia menegaskan perlunya evaluasi, mulai dari alasan pemindahan, perawatan, hingga sasaran dan tujuan konten yang ditayangkan.

"Karena walaupun mau dipindahkan, itu benar-benar harus dipindah. Kami harus evaluasi. Kenapa terjadi pemindahan. [Bagaimana] perawatannya. Sasarannya. Tujuan dari konten yang akan ditayangkan, seberapa sesuai [dengan kebutuhan publikasi]," jelas Bimo melanjutkan.

Senada, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Nur Rojab, menyayangkan penempatan videotron yang dinilai tidak strategis dan terkesan tersembunyi. Ia menilai anggaran Rp6,9 miliar menjadi mubazir.

Nur Rojab juga mengkritik fungsi publikasi Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang yang dinilai belum optimal. Menurutnya, banyak agenda penting pimpinan daerah, termasuk kegiatan Bupati, yang tidak tersosialisasi dengan baik melalui videotron tersebut.

"Sudah tempatnya tidak strategis. Dan saya melihat juga gak update dalam hal (publikasi), padahal banyak sekali kegiatan-kegiatan Bupati yang perlu dipublikasi. Buat apa mereka menganggarkan videotron kalau itu tidak ditayangkan kegiatan [Bupati] itu," tandasnya.

=========

Tangsel_Update adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.

Baca juga artikel terkait PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR atau tulisan lainnya dari Tangsel_Update

tirto.id - Flash News
Kontributor: Tangsel_Update
Penulis: Tangsel_Update
Editor: Siti Fatimah