Menuju konten utama

DPP Golkar Kirim Bantuan Pendampingan Hukum ke Keluarga Nus Kei

Sarmuji mengimbau seluruh kader Golkar memberi kesempatan kepada kepolisian untuk bisa mengusut tuntas kasus penikaman Nus Kei.

DPP Golkar Kirim Bantuan Pendampingan Hukum ke Keluarga Nus Kei
Nus Kei. (ANTARA/Devi Nindy)

tirto.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menuntut aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tewasnya Ketua DPC Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, yang meninggal akibat ditikam. Ia juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban serta jajaran partai di wilayah Maluku.

“Kami mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga dan keluarga besar DPD Maluku khususnya Maluku Tenggara. Kami menuntut aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas peristiwa tersebut,” ujar Sarmuji saat dikonfirmasi Tirto, Senin (20/4/2026).

Terkait motif penikaman, Sarmuji menyatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mendalami.

Sarmuji mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan informasi terkait peristiwa tersebut kepada pengurus daerah dan keluarga korban. Mewakili partainya, Sarmuji mengungkapkan kesedihan atas insiden tersebut.

“Setelah kami cek ke Ketua DPD Provinsi Maluku dan dikonfirmasi istrinya berita itu benar adanya. Kami sangat berduka, sedih dan marah atas peristiwa ini,” ujar Sarmuji.

Di tengah situasi tersebut, Sarmuji juga mengimbau seluruh kader Golkar untuk tetap tenang dan waspada, serta jangan sampai terpancing. Dia juga mengimbau agar seluruh kader Golkar untuk memberi kesempatan kepada kepolisian untuk bisa mengusut tuntas kasus tersebut.

Selain mendorong penegakan hukum, Golkar juga memastikan akan memberikan pendampingan hukum kepada keluarga korban. Sarmuji menyebut, bantuan hukum telah mulai diberikan melalui Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) Golkar.

“Kami akan berikan pendampingan ke keluarga. Hari ini pun Bakumham Golkar sudah terlibat pendampingan ke keluarga,” ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, membenarkan terjadinya tindak pidana penikaman yang mengakibatkan meninggalnya Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Minggu (19/4/2026). Dua pelaku telah ditangkap.

Dia menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Saat itu, korban baru tiba dengan pesawat dari Jakarta.

“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” kata Rositah dalam keterangan tertulis, Minggu.

Rositah menyebut, korban sempat dibawa keluarga ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT. Namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka yang dialami.

Atas kejadian tersebut, pihak Polres Maluku Utara telah menangkap dua pelaku penikaman berinisial HR (28) dan FU (36) usai 2 jam kejadian. Keduanya, kini menjalani pemeriksaan secara intensif di Satreskrim Polres Malra.

Baca juga artikel terkait PEMBUNUHAN NUS KEI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Bayu Septianto