Menuju konten utama

Diusulkan Berkantor di Papua Hingga IKN, Gibran: Harus Siap!

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyatakan dirinya siap ditempatkan di mana saja sesuai penugasan dari Presiden Prabowo, baik itu di Papua maupun IKN.

Diusulkan Berkantor di Papua Hingga IKN, Gibran: Harus Siap!
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan pembekalan kepada 100 Peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXV dan 110 Peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXVIII, di Istana Wakil Presiden, Senin (14/7/2025). FOTO/Dokumentasi Setwapres.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengaku siap ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN) atau lokasi lain sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini ia sampaikan terkait wacana penempatan kantor Wakil Presiden di Papua hingga IKN.

“Saya sebagai pembantu Presiden, siap ditugaskan di mana saja,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (28/7/2025). Ia menegaskan bahwa dirinya bersedia ditempatkan di mana pun.

"Di Papua, [maupun] di IKN, kami menunggu perintah Presiden. Sebagai pembantu Presiden, harus siap," lanjut dia.

Menurut Gibran, fleksibilitas dalam bekerja merupakan bentuk komitmennya untuk memastikan program-program pemerintah berjalan efektif dan sesuai dengan visi misi Prabowo.

Ia mencontohkan, kunjungan kerjanya di Pekanbaru merupakan bentuk pengawalan program-program pemerintah. Beberapa di antaranya yakni penyaluran bantuan subsidi upah (BSU), kunjungan ke sekolah rakyat, serta penutupan Muktamar Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis).

“Minggu lalu sudah saya tegaskan, saya bisa berkantor di mana saja. Karena saya lebih sering di lapangan, memastikan program-program dan visi misi Pak Presiden tereksekusi dengan baik,” sebutnya.

"Ya contohnya hari ini, penyaluran Bantuan Subsidi Upah, [melakukan] kunjungan ke Sekolah Rakyat, dan nanti terakhir kita akan menutup Muktamar Hima Persis," imbuh Gibran.

Untuk diketahui, Gibran sebelumnya menyatakan dirinya siap berkantor di Papua untuk menjalankan tugasnya sebagai Ketua Badan Khusus Percepatan Pembangunan Papua sebagaimana amanat Pasal 68 A Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua.

"Kalau saya bisa berkantor di mana saja, bisa di Jakarta, di Kebon Sirih, bisa di IKN kalau Desember nanti sudah jadi, bisa di Papua, bisa juga di Klaten, di Jawa Tengah," kata Gibran dalam keterangan pers usai meninjau Central Lurik di Klaten, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2025).

Gibran menjelaskan bahwa selama ini telah memberikan atensi penuh kepada pembangunan Papua tidak hanya secara fisik namun juga sumber daya manusianya. Dia mengaku kerap kali mengirimkan bantuan bagi warga Papua di berbagai wilayah melalui Sekretariat Wakil Presiden.

"Karena apapun itu, tim dari Setwapres juga sudah sering saya tugaskan untuk ke Sorong, ke Merauke, untuk mengirim alat-alat sekolah, mengirim laptop, mengecek kesiapan MBG (Makan Bergizi Gratis," kata dia.

Usulan selanjutnya muncul dari Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Saan Mustopa. Ia menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkantor di kawasan IKN. Saan beralasan bahwa penempatan Gibran di IKN agar wilayah tersebut berfungsi selayaknya ibu kota pemerintahan negara.

"Jadi biar IKN ada aktivitas dan biar gedung-gedung yang sudah dibangun itu tidak terlantar. Jadi kan nanti biaya pemeliharaannya mahal kalau tidak ada aktivitas kan. Jadi kami meminta supaya ada aktivitas dengan cara wapres berkantor di IKN," kata Saan Mustopa dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Baca juga artikel terkait GIBRAN RAKABUMING RAKA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Rina Nurjanah