Menuju konten utama

Dinkes Subang Imbau Warga Kembali Pakai Masker Cegah COVID-19

Dinkes Subang memperkuat sistem deteksi dini melalui SKDR yang mewajibkan pelaporan kasus penyakit berpotensi wabah dalam kurun 1x24 jam.

Dinkes Subang Imbau Warga Kembali Pakai Masker Cegah COVID-19
Kadinkes Subang, dr. Maxi Imbau Warga Kembali Gunakan Masker saspadai Lonjakan Kasus Covid-19. FOTO/Subang Info
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang, dr Maxi, imbau warga untuk kembali menerapkan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker. Anjuran itu menyusul terjadinya lonjakan kasus COVID-19 yang dilaporkan di Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.

Maxi pun menyatakan, anjuran itu sebagai respon cepat dinasnya atas imbauan Kementerian Kesehatan RI. Dinkes Subang mengambil Langkah strategis setelah menerima surat edaran sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap ancaman gelombang baru COVID-19.

“Sekarang bukan saatnya lengah. Udara kita sudah tercemar polusi, dan dengan adanya potensi lonjakan kasus, masker menjadi pelindung utama kita,” ujar Maxi, saat ditemui di kantornya.

Dinkes Subang, lanjut Maxi, saat ini tengah memperkuat sistem deteksi dini melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), yang mewajibkan pelaporan kasus penyakit berpotensi wabah dalam kurun waktu 1x24 jam.

Selain pemantauan, pihaknya juga menjalin koordinasi dengan sejumlah laboratorium, termasuk Balai Veteriner. Upaya ini dilakukan untuk kembali membuka kerja sama dalam pengujian sampel kasus COVID-19.

“Minggu ini kami agendakan pertemuan dengan laboratorium-laboratorium terkait. Ini langkah awal antisipatif agar kami tidak tertinggal jika kasus benar-benar meningkat,” paparnya.

Upaya lain yang dilakukan adalah memperkuat kemitraan dengan rumah sakit rujukan, khususnya dalam menangani pasien dengan gejala berat seperti SARI (Severe Acute Respiratory Infection) dan ILI (Influenza Like Illness).

“Kami juga menyiapkan logistik dasar seperti alat swab, media penyimpanan sampel, dan prosedur pemeriksaan untuk mendeteksi secara cepat,” tambahnya.

Meski belum ada lonjakan kasus signifikan di Subang, Dinkes memastikan akan terus memperbarui data situasi kesehatan secara berkala.

Maxi juga mengingatkan, kebiasaan hidup sehat dan bersih harus kembali dibiasakan. “Gunakan masker, hindari kerumunan, dan biasakan cuci tangan. Pencegahan jauh lebih mudah daripada pengobatan,” tandasnya.

Maxi berharap, kewaspadaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat dapat menjadikan Kabupaten Subang aman serta terhindar dari potensi penyebaran gelombang baru COVID-19.

Baca juga artikel terkait MASKER COVID-19 atau tulisan lainnya dari Subang Info

tirto.id - Flash News
Kontributor: Subang Info
Penulis: Subang Info
Editor: Siti Fatimah