tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendorongnya memimpin Indonesia selama dua periode. Namun ia mewanti-wanti agar kader Partai Gerindra dan anggota organisasi sayap partai untuk tidak gembar-gembor soal wacana dua periode.
Hal ini disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di acara Kongres IV Tidar, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025).
"Saya kira, saya mau koreksi, kader-kader muda, saya mau koreksi saudara-saudara, please tolong jangan sebut seperti itu. Kita belum satu tahun menjalankan amanah," ucap Prabowo seperti dilansir kanal YouTube Gerindra TV.
Prabowo mengingatkan agar dukungan tersebut cukup dipendam di dalam hati para kader partai.
Ia menegaskan, hanya dirinya pribadi yang dapat menentukan apakah akan maju kembali ke bursa pemilihan presiden di periode selanjutnya atau tidak.
"Niat itu silakan disimpan dalam hati. Tetapi saya sudah katakan, nanti yang menentukan apakah Prabowo dua periode atau tidak, selain Yang Maha Kuasa, Prabowo sendiri," tegas dia.
Ia menilai keputusan itu akan diambil berdasarkan hasil kepemimpinannya sebagaai presiden sekarang ini. Apabila Prabowo merasa gagal menjalankan tugas, ia merasa tidak akan maju kembali sebagai calon presiden di periode berikutnya.
"Kalau saya menilai, kalau saya menilai, saya menilai bahwa diri saya tidak mencapai apa yang saya canangkan, saya tidak mau maju lagi sebagai Presiden Indonesia," ujar Prabowo.
Prabowo memohon agar tidak didesak untuk maju kembali sebagai presiden di periode selanjutnya apabila gagal menjalankan janji-janji program pemerintahannya.
"Saya mohon dengan sangat, jangan saudara, harapkan saya mau maju lagi. Sebagai seorang pejuang, kita hanya ingin berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara," tegas Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Namun, Prabowo percaya diri masa depan Indonesia akan cerah. Meskipun, dalam kacamatanya, ada saja pihak uang berusaha mencitrakan masa depan Indonesia tidak baik-baik saja.
Prabowo bertekad memiliki pemerintah yang bersih, bebas dari korupsi, dan kuat. Selama memimpin Indonesia, ia berjanji akan menurunkan kemiskinan dan menghilangkan kelaparan dari Republik Indonesia.
"Walaupun ada yang ingin mencitrakan seolah-olah masa depan kita tidak baik. Kita hadapi banyak tantangan, kita hadapi banyak kesulitan, tetapi kekuatan kita besar," kata Prabowo.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Rina Nurjanah
Masuk tirto.id

































