Menuju konten utama

Demo Hari Buruh, Rayakan Perjuangan dan Tuntut Kesejahteraan

Peringatan Hari Buruh di Indonesia, para pekerja turun ke jalan.

Demo Hari Buruh, Rayakan Perjuangan dan Tuntut Kesejahteraan
Sejumlah pengunjuk rasa menuliskan tuntutan di atas aspal jalan pada peringatan Hari Buruh Internasional di depan Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (1/5/2026). Aksi yang diikuti ratusan perwakilan organisasi buruh dan mahasiswa tersebut menuntut kenaikan upah minimum, penghapusan sistem kerja kontrak dan outsourcing, serta peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/bar
2026/05/02/antarafoto-aksi-peringatan-hari-buruh-di-semarang-1777687422_12063.jpg
Pekerja media yang tergabung dalam Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) membentangkan spanduk saat mengikuti unjuk rasa peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Kompleks Kantor Gubernur Jateng dan DPRD Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026). Aksi yang dihadiri aliansi masyarakat sipil, mahasiswa, gabungan serikat pekerja, dan pekerja media itu menyuarakan berbagai tuntutan diantaranya yaitu penghapusan sistem alih daya (outsourcing), upah layak dan perlindungan terhadap jurnalis serta peningkatan kesejahteraan buruh seluruh Indonesia. ANTARA FOTO/Aji Styawan/bar
2026/05/02/antarafoto-hari-buruh-internasional-di-jakarta-1777686239_12053.jpg
Sejumlah buruh membawa poster tuntutan saat berunjuk rasa dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz
2026/05/02/antarafoto-aksi-hari-buruh-internasional-di-depan-gedung-dpr-1777686172_12054.jpg
Pengunjuk rasa membakar boneka yang melambangkan koruptor dalam aksi memperingati Hari Buruh Internasional di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam aksinya para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan tenaga alih daya, dan penghapusan upah murah. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym.
2026/05/02/antarafoto-aksi-mahasiswa-memperingati-hari-buruh-internasional-di-ternate-1777687413_12058.jpg
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Perjuangan Untuk Demokrasi membentangkan poster saat aksi memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kantor Walikota Ternate, Maluku Utara, Jumat (1/5/2026). Dalam aksinya mereka menyoroti berbagai tuntutan di wilayah Maluku Utara yaitu perampasan ruang hidup petani dan nelayan hingga menyinggung kasus kecelakaan kerja di sejumlah perusahaan tambang di Halmahera sekaligus menyelesaikan persoalan air bersih di Ternate. ANTARA FOTO/Andri Saputra/bar
2026/05/02/antarafoto-aksi-hari-buruh-internasional-di-bandung-1777687408_12057.jpg
Pengunjuk rasa memasang poster Marsinah saat melakukan aksi Hari Buruh Internasional di Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/5/2026). Perwakilan buruh dan mahasiswa menggelar aksi untuk menuntut kenaikan upah minimum, penghapusan sistem kerja kontrak dan outsourcing, serta peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.
2026/05/02/antarafoto-hari-buruh-internasional-di-jakarta-1777687428_12065.jpg
Seorang buruh mengepalkan tangannya saat berunjuk rasa dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz
2026/05/02/antarafoto-aksi-hari-buruh-internasional-di-depan-gedung-dpr-1777687406_12056.jpg
Pengunjuk rasa menyalakan suar saat melakukan aksi memperingati Hari Buruh Internasional di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam aksinya para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan tenaga alih daya, dan penghapusan upah murah. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym.
2026/05/02/antarafoto-aksi-mahasiswa-memperingati-hari-buruh-internasional-di-ternate-1777687415_12059.jpg
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Perjuangan Untuk Demokrasi membentangkan poster saat aksi memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kediaman Gubernur Malut, Ternate, Maluku Utara, Jumat (1/5/2026). Dalam aksinya mereka menyoroti berbagai tuntutan di wilayah Maluku Utara yaitu perampasan ruang hidup petani dan nelayan hingga menyinggung kasus kecelakaan kerja di sejumlah perusahaan tambang di Halmahera sekaligus menyelesaikan persoalan air bersih di Ternate. ANTARA FOTO/Andri Saputra/bar
2026/05/02/antarafoto-hari-buruh-internasional-di-jakarta-1777687430_12066.jpg
Sejumlah buruh membawa poster tuntutan saat berunjuk rasa dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz
2026/05/02/antarafoto-proyeksi-visual-tiga-dimensi-peringatan-hari-buruh-1777687405_12055.jpg
Seniman yang tergabung dalam RSO Gladak menyampaikan kritik melalui proyeksi pemetaan video tiga dimensi (video mapping) pada truk pengangkut kontainer di jalur pantai utara Semarang-Demak, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (2/5/2026) dini hari. Sejumlah tulisan kritik dari seniman, aktivis lingkungan dan HAM yang diproyeksikan secara digital di sejumlah lokasi Kota Semarang hingga jalur pantai utara Semarang-Demak tersebut menyoroti keterkaitan isu lingkungan, hak asasi manusia, dan kesejahteraan buruh di Jawa Tengah dalam rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional. ANTARA FOTO/Aji Styawan/tom.
2026/05/02/antarafoto-aksi-mahasiswa-memperingati-hari-buruh-internasional-di-ternate-1777687415_12059.jpg
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Perjuangan Untuk Demokrasi membentangkan poster saat aksi memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kediaman Gubernur Malut, Ternate, Maluku Utara, Jumat (1/5/2026). Dalam aksinya mereka menyoroti berbagai tuntutan di wilayah Maluku Utara yaitu perampasan ruang hidup petani dan nelayan hingga menyinggung kasus kecelakaan kerja di sejumlah perusahaan tambang di Halmahera sekaligus menyelesaikan persoalan air bersih di Ternate. ANTARA FOTO/Andri Saputra/bar

tirto.id - Setiap peringatan Hari Buruh di Indonesia, para pekerja turun ke jalan membawa spanduk, poster, dan suara yang sama: menuntut kehidupan yang lebih layak. Aksi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan refleksi dari realitas yang masih dihadapi banyak buruh, upah yang belum mencukupi, jam kerja panjang, serta ketidakpastian jaminan sosial. Di tengah suasana yang sering kali penuh semangat sekaligus tegang, perayaan berubah menjadi panggung perjuangan.

Para buruh dari berbagai sektor bersatu menyuarakan tuntutan mereka, mulai dari kenaikan upah minimum, perlindungan kerja yang adil, hingga akses terhadap kesejahteraan yang merata. Demonstrasi ini menjadi cara untuk mengingatkan pemerintah dan perusahaan bahwa di balik roda ekonomi yang terus berputar, ada tenaga manusia yang membutuhkan penghargaan dan perlindungan. Solidaritas yang terbangun di jalanan menunjukkan bahwa perjuangan ini bukan milik individu, melainkan gerakan bersama.

Hari Buruh pun menjadi simbol penting bahwa kesejahteraan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus diperjuangkan. Di tengah teriakan dan langkah kaki yang menggema, ada harapan besar agar suara para buruh benar-benar didengar dan direspons dengan kebijakan yang nyata. Lebih dari sekadar aksi, demonstrasi ini adalah pengingat bahwa keadilan sosial bagi seluruh pekerja adalah fondasi penting bagi masa depan yang lebih adil dan sejahtera.

Sumber Foto : ANTARAFOTO

Baca juga artikel terkait FOTO-TIRTO atau tulisan lainnya dari Qurrota Ayun

Oleh: Qurrota Ayun