tirto.id - Daftar wakil Asia yang lolos 32 besar Piala Dunia 2026 dipastikan diisi oleh Jepang sebagai runner-up Grup F dan Australia yang menjadi peringkat 2 Grup D. Mungkinkah jumlahnya bertambah dengan kehadiran Korea Selatan (Grup A) dan Iran (Grup I)? Bagaimana dengan negara-negara AFC lain? Berapa yang resmi tersingkir di babak penyisihan grup?
Format baru 48 peserta di Piala Dunia 2026 bikin Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) mencatat rekor delegasi terbanyak sepanjang sejarah. AFC kali ini mengirim 9 wakil, masing-masing yakni Korea Selatan, Qatar, Australia, Jepang, Iran, Arab Saudi, Irak, Yordania, dan Uzbekistan.
Wakil-wakil AFC sempat memberikan kejutan dengan tidak terkalahkan pada awal-awal Piala Dunia 2026. Ini dimulai dari Korsel yang menggasak Ceko 2-1, Qatar yang menahan imbang Swiss 1-1, Australia yang menang 2-0 dari Turki, diikuti Jepang yang seri 2-2 kontra Belanda. Arab Saudi juga bisa bicara banyak saat menahan Uruguay tanpa gol. Iran pun seri menghadapi Selandia Baru.
Namun, kejutan awal itu tidak berlanjut dengan kejutan-kejutan lain. Qatar sudah resmi gugur di Grup B dengan hanya mengantongi 1 angka dan jadi juru kunci. Begitu pula Yordania. Mereka kandas dalam 2 laga awal Grup J. Uzbekistan (Grup K) punya 0 angka dari 2 partai dan kemungkinan terbenam pula.
Namun, pada matchday 3 yang digelar Jumat (26/6), Jepang dan Australia menjadi 2 wakil pertama Asia yang loos ke 32 besar Piala Dunia 2026. Siapa saja yang mungkin melanjutkan jalan Samurai Biru dan The Socceroos? Siapa pula yang sudah resmi tersingkir?
Daftar Wakil Asia yang Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Wakil AFC yang pertama lolos secara resmi ke 32 besar Piala Dunia 2026 adalah Jepang. Finis sebagai runner-up Grup F, Samurai Biru akan menantang Brasil di fase knockout tersebut. Jepang tampil digdaya di grup mereka. Setelah menahan imbang Belanda 2-2, pasukan Hajime Moriyasu pesta 4 gol lawan Tunisia. Hasil seri 1-1 kontra Swedia pada Jumat (26/6) cukup menyegel kursi runner-up dengan total 5 angka.
Tim kedua yang juga lolos sebagai wakil Asia adalah Australia. Di partai terakhir Grup D, Socceroos bermain imbang tanpa gol 0-0 kontra Paraguay. Hasil ini cukup untuk membuat Australia finis di bawah Amerika Serikat, dan di atas Paraguay. Selisih gol jadi pembeda Socceroos dari wakil CONMEBOL, karena Australia punya SG 0, sedangkan Paraguay -2.
Korea Selatan resmi finis di pos ketiga Grup A Piala Dunia 2026 dengan torehan 3 poin. Taegeuk Warriors masih berpeluang lolos via jalur peringkat tiga terbaik, tapi harus menunggu klasemen pemeringkatan posisi mereka. Saat ini, Korsel ada di urutan 5 peringkat 3 Grup A hingga L. Selisih gol yang -1 jadi kendala bagi mereka.
Di atas Korea, sudah ada Swedia (Grup F), Ekuador (Grup E), Bosnia (Grup B), dan Paraguay (Grup D) yang memiliki total 4 angka dari 3 laga. Di sisi lain, Korsel setidaknya pasti akan di atas Skotlandia (Grup C) yang juga punya 3 poin, tapi selisih golnya -3.
Sebenarnya, secara matematis, peluang Arab Saudi, Irak, dan Uzbekistan masih ada untuk jadi peringkat 3 di grup mereka. Namun, finis di 3 besar juga tidak serta merta membuat tim-tim itu lolos.
Irak (Grup I) dan Uzbekistan (Grup K), senasib karena mereka sama-sama terbenam di papan bawah tanpa raihan poin dari dua pertandingan awal. Irak wajib menang besar atas Senegal, sementara Uzbekistan harus menumbangkan RD Congo dengan margin gol masif untuk menghapus defisit selisih gol mereka yang bernilai minus tujuh.
Yang paling mungkin menyusul justru Iran yang ada di Grup G. Di laga pemungkas, Team Melli bermain kontra Mesir. Selama bisa menang dari The Pharaohs, Iran akan jadi wakil AFC yang lolos berikutnya. Namun, jika imbang, kans semakin tipis.
Berdasarkan prediksi data The Athletic, berikut ini nasib yang dialami 9 wakil AFC di Piala Dunia 2026.
| Negara Wakil AFC | Grup | Persentase Peluang Lolos | Status & Skenario di Matchday Terakhir | Potensi Lawan di Babak 32 Besar (Jika Lolos) |
| Jepang | F | 100% | Resmi Lolos sebagai Runner-up Grup F setelah mengoleksi 5 poin. | Brasil (Juara Grup C) |
| Australia | D | 100% | Resmi Lolos sebagai Runner-up Grup D berkat keunggulan selisih gol dari Paraguay. | Runner-up Grup G (Belgia, Iran, atau Mesir) |
| Korea Selatan | A | 68% | Finis di peringkat 3 Grup A (3 poin, SG -1). Peluang lolos via Peringkat 3 Terbaik sangat terbuka lebar. | Juara Grup G (Mesir atau Belgia) |
| Iran | G | 55% | Nasib ditentukan hidup-mati lawan Mesir. Jika menang, lolos otomatis. Jika seri, masih bisa lolos via peringkat 3 terbaik. | Terbuka cukup tipis (Bisa Belgia, Swiss, atau Prancis) |
| Arab Saudi | H | 34% | Wajib meraih hasil maksimal di laga pamungkas untuk menggeser Tanjung Verde (Cape Verde). | Argentina (Jika lolos sebagai Runner-up Grup H) |
| Irak | I | 1% | Nyaris mustahil. Wajib menang dengan margin gol sangat besar atas Senegal untuk memburu peringkat 3. | Belum dapat diprediksi |
| Uzbekistan | K | 1% | Nyaris mustahil. Terbenam dengan SG -7, wajib menang masif atas RD Kongo di laga terakhir. | Belum dapat diprediksi |
| Qatar | B | 0% | Resmi Tersingkir setelah finis sebagai juru kunci Grup B dengan hanya 1 poin. | - |
| Yordania | J | 0% | Resmi Tersingkir lebih awal akibat menelan kekalahan beruntun di dua laga pertama. | - |
Seluruh pertandingan FIFA World Cup 2026 dapat disaksikan di kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Ikuti kabar terbaru seputar Piala Dunia 2026 dari Tirto.id dengan cara klik tautan ini.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id

































