tirto.id - Militer gabungan Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran sejak Sabtu, 28 Februari 2026. Lima hari sejak serangan dimulai, beberapa kota di Iran dilaporkan hancur.
Perang yang melibatkan tiga negara yakni AS, Israel, dan Iran saat ini sedang berlangsung di kawasan Teluk. Israel yang bersekutu dengan AS melancarkan serangan pertama pada akhir pekan lalu. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam operasi tersebut.
Iran tak tinggal diam. Mereka membalas serangan tersebut dengan melontarkan rudal ke arah ibu kota Tel Aviv. Selain itu, beberapa military base AS yang tersebar di negara-negara Arab pun menjadi sasaran amukan rudal Iran.
Deretan Kota di Iran yang Hancur Diserang Israel
Meskipun membalas dengan kekuatan yang juga tak kalah besar, beberapa kota di Iran dilaporkan hancur akibat serangan dari Israel.
Mengutip dari CBS News, titik-titik serangan Israel dan AS tersebar luas di berbagai wilayah Iran. Gelombang pertama serangan disebut menargetkan pucuk pimpinan Iran, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian.

Serangan juga menghantam kota-kota strategis seperti Qom, Tabriz, Ilam, Karaj, Lorestan province, Zanjan, Urmia, Bushehr, Damavand, Shiraz, Minab, dan Teheran.
Teheran menjadi target utama serangan karena merupakan ibu kota dari Iran. Sedangkan Isfahan dianggap sangat penting bagi kekuatan militer dan nuklir Iran.
Di kota ini ada Isfahan Nuclear Technology Center, yaitu kompleks nuklir besar tempat uranium diproses sebelum diperkaya di fasilitas lain seperti Natanz Nuclear Facility dan Fordow Fuel Enrichment Plant. Kalau fasilitas di Isfahan terganggu, proses program nuklir Iran juga ikut terganggu.
Selain nuklir, Isfahan juga jadi pusat produksi dan penyimpanan rudal balistik Iran. Banyak fasilitas militer yang terkait dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) berada di sekitar wilayah ini, termasuk pangkalan udara seperti Khatami Air Base.
Artinya, dalam satu wilayah ada fasilitas nuklir, pabrik rudal, pangkalan militer, dan infrastruktur pertahanan.
Qom menjadi target karena kota ini bukan hanya pusat keagamaan penting di Iran, tetapi juga lokasi strategis bagi kepemimpinan politik-religius negara tersebut.
Di kota ini, para ulama senior yang tergabung dalam Assembly of Experts dilaporkan berencana mengadakan pertemuan untuk membahas suksesi setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Assembly of Experts adalah lembaga yang memiliki wewenang memilih dan mengawasi Pemimpin Tertinggi Iran, sehingga pertemuan mereka sangat krusial bagi kelangsungan struktur kekuasaan negara.
Serangan terhadap lokasi pertemuan itu dinilai sebagai upaya untuk mengganggu atau melemahkan proses transisi kepemimpinan Iran.
Serangan udara Israel yang menghantam sebuah sekolah dasar perempuan Shajareh Tayyebeh Girls’ Elementary School, di kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, dilaporkan menyebabkan korban tewas meningkat menjadi 165 orang dan 96 lainnya mengalami luka-luka.
Minab adalah kota di Provinsi Hormozgan Province yang terletak di wilayah pesisir selatan Iran, dekat Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia.
Jumlah korban sementara menurut Al Jazeera menunjukkan 787 orang tewas di Iran, setidaknya 11 orang di Israel, enam tentara AS, dan delapan orang tewas di negara-negara Teluk.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id































