tirto.id - Uang Kuliah Tunggal (UKT) merupakan sistem pembayaran biaya kuliah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Pada sistem UKT, mahasiswa harus membayar biaya kuliah dalam satu komponen tetap per semester.
Di dalam UKT sudah mencakup berbagai biaya pendidikan, mulai dari biaya SPP, praktikum, dan lain-lain. Sistem UKT ini memiliki tujuan untuk menyederhanakan dan meringankan beban biaya pendidikan bagi mahasiswa.
UKT juga memiliki tujuan menerapkan subsidi silang berdasarkan kemampuan ekonomi mahasiswa. Ada beberapa kategori UKT dan mahasiswa bisa membuat memohon keringanan jika tidak sanggup membayar.
Permohonan keringanan UKT ini memerlukan surat yang nantinya akan ditunjukkan kepada perguruan tinggi atau pihak yang memiliki wewenang. Simak penjelasan soal surat keringan UKT di sini.
Apakah Mahasiswa Baru Bisa Mengajukan Keringanan UKT?
Beberapa perguruan tinggi membuka kesempatan para mahasiswa baru untuk mengajukan keringanan UKT, seperti tercatat juga di dalam Peraturan Mendikbudristek tahun 2024.
Beberapa perguruan tinggi yang memberikan kesempatan untuk peninjauan kembali UKT biasanya membuat kebijakan yang berbeda-beda. Misal di Universitas Brawijaya (UB), mahasiswa bisa mengajukan perubahan atau keringanan UKT melalui Sistem Bantuan Keuangan atau SIBAKU.
Kemudian di Institut Teknologi Surabaya (ITS) memberikan keringanan UKT dalam beberapa skema dan dalam bentuk reimburse. Ada juga Universitas Islam Negeri Palangka Raya yang menerapkan sistem keringanan UKT yang benar-benar Rp0 alias gratis apabila pernah memenangkan Kejuaraan Tingkat Nasional.
Kemudian ada juga di Universitas Negeri Surabaya yang memberikan penurunan level UKT apabila orang tua ada di beberapa kondisi tertentu seperti PHK, pensiun, kecelakaan, atau meninggal dunia. Ada juga keringanan UKT dalam bentuk pengajuan cicilan sebanyak tiga kali dalam satu semester apabila belum dapat membayar sekaligus.
Contoh Surat Permohonan Keringanan UKT
Untuk mengajukan keringanan UKT, para orang tua dan mahasiswa baru bisa menyiapkan surat permohonan. Adapun surat permohonan biasanya ditujukan ke perguruan tinggi negeri yang akan dimasuki oleh mahasiswa baru tersebut.
Apabila orang tua atau wali mahasiswa baru sudah mengajukan permohonan peninjauan kembali tarif UKT, maka pemimpin PTN akan melakukan verifikasi dan validasi. Jika perlu, pemimpin PTN bisa melakukan verifikasi dan validasi lapangan.
Pemimpin PTN menetapkan hasil peninjauan kembali tarif UKT dalam bentuk tarif dan kelompok UKT tetap, penurunan tarif dan/atau perubahan kelompok UKT dan pemberian keringanan UKT.
Pemberian keringanan UKT bisa berupa pembayaran dengan angsuran atau pembebasan sementara UKT. Demi mempermudah urusan pembayaran mahasiswa baru selama menjalani perkuliahan, simak contoh surat permohonan keringanan UKT di bawah ini.
Link Contoh Surat Permohonan Keringanan UKT PDF
Selain contoh surat permohonan keringanan UKT di atas, ada beberapa model yang bisa dilihat dengan format berbeda-beda. Berikut ada empat contoh surat permohonan keringanan UKT lainnya yang dapat dicontoh untuk diajukan ke pihak perguruan tinggi.
Contoh Surat Permohonan Keringanan UKT dari Orang Tua
Contoh Surat Permohonan Keringanan Biaya Kuliah doc
Surat Permohonan Penurunan UKT Word
Surat Permohonan Penurunan UKT PDF
Itu tadi informasi seputar contoh surat permohonan keringanan UKT yang bisa dicontoh lengkap dengan link. Apabila pembaca ingin mengetahui artikel terkait UKT lainnya langsung simak dengan klik di sini.
Penulis: Lita Candra
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id





























