tirto.id - Contoh wishlist tahun baru selalu hadir sebagai momen refleksi dan awal perencanaan. Pembaca bisa memanfaatkan waktu ini untuk menata kembali arah hidup. Salah satu caranya dengan menyusun wishlist 2026 berisi tujuan-tujuan positif.
Cambridge Dictionary mendefinisikan wishlist sebagai daftar keinginan, termasuk wishlist untuk diri sendiri. Daftar ini memuat hal-hal yang ingin dimiliki, dicapai, atau dibeli. Banyak orang menuliskannya untuk target yang menantang atau membutuhkan usaha besar.
Sejalan dengan itu, Enric Arola, penulis Coaching de Equipos (2014), menjelaskan wishlist masa depan sebagai daftar harapan dan tujuan. Daftar ini membantu seseorang bertumbuh secara pribadi dan meraih kebahagiaan. Isinya sering mencakup target hidup seimbang, momen bermakna, dan pengalaman yang memberi kepuasan.
Contoh Kata-Kata Wishlist 2026 untuk Pelajar

Wishlist 2026 untuk pelajar bisa mencakup berbagai aspek, seperti pencapaian akademik, pengembangan diri, kesehatan, hobi, petualangan, serta perencanaan karier di masa depan. Berikut ini adalah contoh wishlist 2026 untuk pelajar yang dirangkum dari berbagai sumber.
- Mendapat nilai rata-rata di atas 90.
- Menyelesaikan semua tugas sekolah tepat waktu tanpa menunda.
- Memahami konsep matematika yang selama ini sulit dipahami.
- Membaca minimal 12 buku non-fiksi dalam setahun.
- Mengikuti pelatihan atau kursus pengembangan soft skill, seperti public speaking atau manajemen waktu.
- Lancar bicara dalam bahasa Inggris sebelum akhir tahun.
- Berolahraga minimal 3 kali seminggu.
- Mengurangi screen time untuk fokus pada aktivitas fisik dan kesehatan mental.
- Memulai kebiasaan makan sehat dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur.
- Membuat lukisan yang dipamerkan di acara sekolah.
- Belajar memainkan alat musik baru seperti gitar atau piano.
- Membuat dan mengunggah video kreatif ke media sosial setiap bulan.
- Mengunjungi tempat wisata edukasi seperti museum atau planetarium.
- Mengikuti kegiatan sosial atau bakti lingkungan bersama teman-teman.
- Menghadiri konser atau pertunjukan seni yang belum pernah diikuti sebelumnya.
- Merencanakan jurusan kuliah yang sesuai dengan minat dan bakat.
- Mencoba program magang atau kerja paruh waktu untuk menambah pengalaman.
- Mengembangkan portofolio atau proyek pribadi untuk meningkatkan keahlian.
- Membantu teman yang kesulitan belajar dengan memberikan bimbingan gratis.
- Menjadi sukarelawan di acara komunitas sekolah atau lingkungan sekitar.
- Menggalang dana untuk kegiatan sosial seperti membantu anak-anak kurang mampu.
- Memiliki semua rekaman The Beatles dalam bentuk piringan hitam asli.
- Membaca biografi 10 orang yang paling saya kagumi sebelum usia 40 tahun.
- Mengadakan upacara kelulusan bersama keluarga dan teman-teman.
- Menjadi seorang penari profesional di festival internasional.
- Bepergian ke luar negeri untuk pertama kalinya.
- Menjadi pembicara di depan 400 orang.
- Memiliki blog pribadi yang terkenal.
- Memenangkan penghargaan besar dari kompetisi menulis.
- Belajar berenang dengan sempurna.
- Membuka bisnis pribadi.
- Mengunjungi Amerika Serikat.
- Mengunjungi Angkor Wat di Siem Reap, Kamboja.
- Mengunjungi Thailand untuk pertama kalinya.
- Melihat Ikan Singa di Singapura.
- Mengunjungi Disneyland di Hong Kong.
- Mengunjungi Tembok Besar China.
- Mengunjungi pulau yang indah di Kamboja.
- Mendapatkan tidur yang nyenyak dan berkualitas.
- Menguasai bahasa Inggris dengan lancar.
- Membuat pesta ulang tahun yang menyenangkan untuk saudara.
- Melihat salju untuk pertama kalinya.
- Bernyanyi di depan audiens yang besar.
- Membuat teman baru setidaknya 5 orang yang belum dikenal di jalan.
- Menulis surat inspirasi untuk diri sendiri.
- Mengikuti konferensi internasional untuk menambah wawasan.
- Rajin belajar dan disiplin masuk sekolah tanpa bolos.
- Ikut teater untuk mengembangkan kemampuan akting
- Mengubah penampilan secara total, mulai dari gaya rambut hingga pakaian.
- Membaca buku yang menginspirasi.
- Mengatakan kepada orang tua atau saudara bahwa saya mencintai mereka.
- Jatuh cinta untuk pertama kalinya.
- Membantu seseorang yang membutuhkan.
- Bepergian ke tempat-tempat dengan salju dan bermain ski.
- Menjadi model di majalah.
- Belajar seni bela diri seperti Kung Fu, Taekwondo, atau Karate.
- Lulus dengan nilai terbaik di sekolah.
- Periksa kesehatan secara berkala bersama keluarga.
- Mengontrol pengeluaran, hanya berbelanja hal yang diperlukan.
- Menabung untuk traveling.
- Bangun pagi tanpa alarm minimal 3 kali seminggu.
- Membuat jadwal belajar yang konsisten dan menaatinya.
- Mengikuti lomba akademik di tingkat sekolah atau daerah.
- Menjadi peringkat 5 besar di kelas.
- Aktif bertanya saat pelajaran di kelas.
- Menguasai satu aplikasi desain atau editing (Canva, CapCut, dll).
- Membuat presentasi yang menarik dan percaya diri saat menyampaikannya.
- Mengikuti organisasi sekolah dan aktif berkontribusi.
- Menjadi panitia dalam satu acara besar sekolah.
- Mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan (prokrastinasi).
- Menulis jurnal harian secara rutin.
- Mengikuti lomba seni atau kreativitas.
- Menghafal rumus-rumus penting dengan baik.
- Membaca buku pengembangan diri.
- Mengikuti seminar atau webinar pendidikan.
- Membantu orang tua di rumah tanpa diminta.
- Menjaga kamar tetap rapi setiap hari.
- Mengurangi konsumsi makanan cepat saji.
- Minum air putih minimal 8 gelas sehari.
- Mengikuti kegiatan olahraga sekolah.
- Belajar memasak satu menu sederhana.
- Mengembangkan kepercayaan diri saat berbicara di depan umum.
- Menjaga pertemanan yang sehat dan positif.
- Tidak mudah menyerah saat mengalami kegagalan.
- Mengelola stres dengan cara yang sehat.
- Mengikuti kelas online gratis untuk menambah skill.
- Membuat target belajar mingguan.
- Menghafal kosakata bahasa Inggris setiap hari.
- Mengurangi bermain media sosial saat jam belajar.
- Membuat catatan pelajaran yang rapi dan kreatif.
- Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler secara konsisten.
- Menjadi contoh yang baik bagi adik atau teman.
- Mengembangkan hobi yang bermanfaat.
- Membaca berita edukatif secara rutin.
- Mengikuti kegiatan literasi di sekolah.
- Berani mencoba hal baru yang positif.
- Menyelesaikan PR sebelum batas waktu.
- Menjaga sikap sopan kepada guru dan teman.
- Menghargai perbedaan pendapat.
- Bersyukur setiap hari atas hal-hal kecil.
- Membuat rencana masa depan setelah lulus sekolah.
- Menghadiri pameran pendidikan.
- Mengikuti tes minat dan bakat.
- Belajar mengatur waktu antara belajar dan istirahat.
- Menjadi lebih mandiri dalam mengambil keputusan.
- Menghindari kebiasaan bergadang.
- Menjaga kesehatan mata saat belajar online.
- Membuat karya tulis sederhana.
- Mengikuti lomba atau kompetisi online yang positif.
- Menjadi versi diri yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
Cara Membuat Wishlist Masa Depan Jelang Tahun Baru 2026
Menyusun wishlist masa depan menjelang tahun baru 2026 adalah langkah penting untuk merencanakan keinginan dan tujuan di tahun baru. Cara membuat contoh wishlist untuk diri sendiri ini dimulai dari memahami kesukaan, menentukan skala prioritas, hingga memperbaruinya secara berkala.
Dilansir dari laman web Happy Gift List, berikut ini cara mudah membuat wishlist tahun baru.
1. Pahami apa yang kamu sukai
Mulailah dengan mengenali minat dan hobimu. Pikirkan hal-hal yang membuatmu bersemangat atau kegiatan baru yang ingin dicoba. Menyadari apa yang benar-benar disukai dapat menyusun daftar yang relevan dan menyenangkan.2. Tetapkan prioritas
Tidak semua keinginan memiliki tingkat kepentingan yang sama. Urutkan wishlist berdasarkan kebutuhan atau dampaknya. Hal ini akan memudahkan kamu untuk fokus pada hal-hal yang paling berarti dan realistis untuk dicapai.3. Sertakan beberapa pilihan
Pastikan wishlist tahun baru mencakup berbagai hal dengan tingkat kesulitan atau biaya yang berbeda. Gabungkan keinginan sederhana dengan tujuan besar agar daftar menjadi lebih fleksibel dan menarik.4. Perbarui secara berkala
Keinginan dan prioritas bisa berubah seiring waktu. Perbarui wishlist dengan menambahkan hal-hal baru atau menghapus yang sudah tidak relevan. Dengan begitu, wishlist akan selalu mencerminkan kebutuhan terkini.5. Hargai prosesnya
Anggap wishlist sebagai panduan, bukan tuntutan. Ketika harapanmu terwujud, syukuri setiap langkah kecil yang membawa lebih dekat ke tujuan.Pembaca yang ingin mengetahui informasi seputar Tahun Baru 2026 dapat klik tautan di bawah ini.
Penulis: Umi Zuhriyah
Editor: Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Satrio Dwi Haryono
Masuk tirto.id






































