Menuju konten utama

Cegah Antrean, Warga Diminta Siapkan Kecukupan Saldo E-Toll

“Kami kembali meminta kerja sama dari pengguna jalan, agar mengecek kecukupan saldo e-toll secara berkala.”

Cegah Antrean, Warga Diminta Siapkan Kecukupan Saldo E-Toll
Sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/4/2024). ANTARA FOTO/Makna Zaezar/nz

tirto.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendapati banyak pengguna jalan yang kekurangan saldo e-toll pada saat tap out (keluar) di GT Cikampek Utama. Marketing and Communication Department Head Jasa Marga, Faiza Riani, mengingatkan para pengguna jalan dengan kendaraan golongan 1 dari Semarang menuju Jakarta sebaiknya menyiapkan e-toll dengan saldo minimal sebesar Rp500 ribu.

Sebab, kata dia, total nilai transaksi dari GT Kalikangkung ke GT Cikatama sebesar Rp421.500.

Sementara itu, pengguna jalan dari Surabaya menuju Jakarta yang membawa kendaraan golongan 1 diminta menyiapkan e-toll dengan saldo minimal sebesar Rp1 juta. Saldo e-toll yang kurang disertai aktivitas top up di gardu tol bakal mengakibatkan waktu penundaan yang cukup signifikan.

Kami kembali meminta kerja sama dari pengguna jalan, agar mengecek kecukupan saldo e-toll secara berkala agar perjalanan arus balik semakin aman dan nyaman. Pengguna jalan dapat mengisi saldo e-toll melalui aplikasi mobile banking sesuai bank penerbit, minimarket hingga top up saldo e-toll di rest area,” ujar Faiza dalam keterangan tertulis yang diterima Tirto, Senin (15/4/2024).

Aktivitas top up di gerbang tol dapat menyebabkan penurunan kapasitas transaksi gardu tol—dari biasanya 5 transaksi dalam 1 menit, menjadi hanya 1 transaksi per menit.

Estimasi waktu tersebut jika diaplikasikan pada beribu kendaraan yang melalui GT Cikampek Utama tentu saja akan merugikan pengguna jalan, dikarenakan waktu pengguna jalan terbuang hanya untuk menunggu waktu top up di gardu tol,” tutur Faiza.

Faiza mengingatkan bahwa Jalan Tol Trans Jawa menerapkan sistem transaksi tertutup (tarif sesuai jarak). Transaksi pun hanya bisa dilakukan dengan e-toll yang sama saat tap in dan tap out.

Saat saldo kurang, pengguna tidak dapat meminjam e-toll pengguna jalan lain. Untuk itu, pastikan agar saldo e-toll selalu mencukupi agar antrean di gerbang tol bisa dicegah.

Selain kecukupan saldo e-toll, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan memastikan kecukupan BBM, serta memastikan kondisi kendaraan maupun pengendaranya dalam kondisi prima.

Lebih lanjut, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan mematuhi rambu dan arahan petugas di GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Menurut Faiza, gangguan sekecil apapun yang terjadi di tol akan berdampak pada arus lalu lintas yang mengakibatkan antrean kendaraan atau kemacetan.

Baca juga artikel terkait LEBARAN 2024 atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash news
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi