Menuju konten utama

Cara Meningkatkan Hormon Testosteron, Apa Fungsinya bagi Pria?

Fungsi hormon testosteron pada laki-laki tidak hanya berkaitan dengan seksualitas. Ia juga berfungsi dalam proses perkembangan tulang.

Cara Meningkatkan Hormon Testosteron, Apa Fungsinya bagi Pria?
Ilustrasi hormon testosteron. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Hormon testosteron adalah hormon steroid yang berasal dari kelompok androgen. Hormon tersebut berperan penting dalam kesehatan seksual dan perkembangan tubuh pria, termasuk dalam pembentukan tulang dan otot laki-laki.

Menurut situs web resmi Cleveland Clinic, hormon testosteron sebenarnya juga dimiliki oleh perempuan. Namun, tingkat alias kadar testosteronnya lebih rendah dibanding laki-laki.

Lokasi produksi hormon testosteron pada laki-laki dan perempuan juga berbeda. Pada tubuh laki-laki, hormon testosteron diproduksi di testis sedangkan hormon testosteron perempuan diproduksi di ovarium.

Lalu, apa saja fungsi hormon testosteron dan bagaimana cara meningkatkannya?

Fungsi Hormon Testosteron

Hormon testosteron memiliki beberapa fungsi penting dalam tubuh pria, khususnya berkaitan dengan perkembangan sistem reproduksi. Berikut ini beberapa fungsi hormon testosteron:

1. Perkembangan organ reproduksi

Selama masa pubertas, produksi hormon testosteron akan meningkat dan mematangkan fungsi penis dan testis pria.

2. Perkembangan karakteristik seks

Berikutnya, fungsi hormon testosteron pada laki-laki adalah merangsang perkembangan karakteristik seks sekunder pada pria. Di antaranya pertumbuhan rambut halus pada tubuh, suara yang lebih dalam dan berat, serta munculnya jakun.

3. Penguatan tulang dan otot

Fungsi hormon testosteron juga berkaitan dengan penguatan dan kepadatan tulang. Hormon ini juga berfungsi membangun serta mempertahankan massa otot. Kekurangan testosteron bisa membuat tulang lemah dan rapuh sehingga meningkatkan risiko pria terkena osteoporosis.

4. Meningkatkan dorongan seksual

Terakhir, fungsi hormon testosteron pada laki-laki adalah meningkatkan gairah dan aktivitas seksual pada pria. Tingkat testosteron yang rendah pada pria dapat menyebabkan penurunan libido, bahkan kesulitan dalam mencapai ereksi.

Cara Meningkatkan Hormon Testosteron

Fungsi hormon testosteron tidak akan berjalan dengan baik jika kadarnya terlampau rendah. Kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan berbagai kondisi buruk bagi kesehatan, seperti hipogonadisme—kondisi saat kelenjar seksual tidak memproduksi hormon secara cukup—dan kemandulan. Dilansir Medical News Today, berikut beberapa cara menaikkan hormon testosteron:

1. Istirahat yang cukup

Tidur yang cukup dapat menaikan kadar hormon testosteron pria. Satu studi dari University of Chicago menemukan bahwa kadar testosteron bisa turun pada pria yang kurang tidur. Orang dewasa dianjurkan beristirahat dan tidur malam dengan waktu cukup, minimal 7–8 jam setiap malam.

2. Diet seimbang

Cara menaikkan hormon testosteron yang berikutnya ialah menerapkan pola makan sehat dan diet sembang. Sebaliknya, obesitas dan kegemukan bisa menurunkan produksi testosteron dalam tubuh.

3. Mengelola stres dengan baik

Stres dalam jangka waktu panjang serta kronis berbahaya karena bisa memicu banyak masalah kesehatan. Stres dapat meningkatkan kadar hormon kortisol yang berdampak negatif pada testosteron. Oleh karena itu, cara menaikkan hormon testosteron juga mesti memperhatikan aspek pengelolaan stres.

4. Konsumsi vitamin dan suplemen

Journal of Hormone and Metabolic Research menyatakan, konsumsi suplemen vitamin D bisa memperbaiki kekurangan testosteron. Suplemen ini juga berkontribusi pada peningkatan kadar hormon.

5. Hindari narkoba dan alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat memengaruhi kelenjar dan hormon yang berkaitan dengan sistem reproduksi pria. Selain dapat menyebabkan penurunan kadar testosteron, konsumsi alkohol dapat memicu reaksi hormonal dan kerusakan sel. Hal ini dapat berdampak negatif pada fungsi seksual, kesuburan, dan kesehatan reproduksi pria secara keseluruhan.

Apa Ciri-Ciri Hormon Testosteron Tinggi?

Kadar hormon testosteron pada pria umumnya akan meningkat selama masa pubertas. Sebaliknya, hormon ini akan menurun seiring bertambahnya usia.

Melansir laman Healthline, berikut ciri-ciri pria dengan kadar hormon testosteron tinggi:

1. Jerawat

Hormon testosteron tinggi bisa membuat kulit berminyak dan berjerawat. Kondisi tersebut dapat menyebabkan produksi minyak berlebih dari kelenjar sebum.

2. Rambut rontok

Hormon Dihydrotestosterone (DHT) merupakan bentuk aktif dari testosteron yang berperan dalam perkembangan karakteristik seksual pria. Namun, kadar DHT yang terlalu tinggi dapat menyebabkan rambut rontok atau kebotakan pada pria. Kondisi ini dikenal sebagai kebotakan pola-pria atau androgenetik alopecia.

3. Buah zakar mengerut

Tingginya kadar testosteron menyebabkan otak mengirim sinyal untuk menghentikan produksi Luteinizing Hormone (LH). Hormon ini berfungsi memberikan sinyal pada testis untuk menghasilkan testosteron. Terhentinya produksi hormon LH dapat menurunkan kerja testis atau buah zakar. Dengan begitu, buah zakar mungkin akan menyusut dan terlihat lebih kecil dari biasanya.

Makanan Peningkat Hormon Testosteron

Cara menaikkan hormon testosteron juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan tertentu. Dilansir Style Craze, berikut beberapa jenis makanan yang bisa meningkatkan hormon testosteron.

1. Ikan Salmon dan Tuna

Kandungan vitamin D pada ikan salmon dan tuna terbukti dapat meningkatkan produksi testosteron pada pria.

2. Kuning telur

Sama seperti tuna dan salmon, kuning telur juga mengandung vitamin D yang tinggi. Namun, makanan ini juga tinggi kolesterol. Oleh karena itu, bagi penderita kolesterol sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsi kuning telur.

3. Kerang

Kerang mengandung Zinc yang sangat tinggi. Zinc merupakan kandungan nutrisi yang sangat penting bagi produksi hormon testosteron.

4. Daging sapi

Daging sapi memiliki kandungan vitamin D tinggi yang penting dalam produksi hormon testosteron. Meskipun daging sapi mengandung vitamin D, konsumsi yang berlebihan harus dihindari karena kandungan lemaknya yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan pada umumnya merupakan sumber vitamin D dan zinc yang baik. Kedua nutrisi tersebut penting bagi produksi hormon testosteron.

Baca juga artikel terkait EDUKASI DAN AGAMA atau tulisan lainnya dari Ruhma Syifwatul Jinan

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Ruhma Syifwatul Jinan
Penulis: Ruhma Syifwatul Jinan
Editor: Fadli Nasrudin