tirto.id - LRT Jabodebek mencatatkan peningkatan jumlah pengguna selama 15 hari masa Angkutan Lebaran 2025. Sejak 21 Maret hingga 4 April 2025, tercatat sebanyak 751.015 pengguna memanfaatkan layanan LRT Jabodebek, meningkat 32,72 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2024 yang hanya mencatatkan 565.848 pengguna.
“Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap layanan LRT Jabodebek. Selain sebagai moda penghubung antarmoda seperti kereta bandara dan kereta cepat, LRT Jabodebek juga menjadi pilihan masyarakat untuk menjangkau berbagai lokasi wisata selama masa libur Lebaran,” ujar Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025).
Mochamad mengatakan jumlah pengguna tertinggi selama periode tersebut tercatat di Dukuh Atas BNI melayani 235.583 pengguna, Harjamukti melayani 182.626 pengguna, dan Cikoko melani 122.524 pengguna. Stasiun tersebut merupakan akses utama menuju pusat kota, destinasi wisata, serta terhubung dengan transportasi lainnya.
Dalam rangka mendukung kelancaran mobilitas selama libur panjang, LRT Jabodebek menerapkan pola operasional akhir pekan (weekend) mulai 28 Maret hingga 7 April 2025, dengan tarif terjangkau mulai dari Rp5.000 hingga maksimal Rp10.000. Sebanyak 270 perjalanan dioperasikan setiap harinya untuk memastikan kelancaran arus pengguna, termasuk masyarakat yang bepergian ke tempat wisata bersama keluarga.
“LRT Jabodebek hadir sebagai solusi transportasi yang bebas macet, ramah lingkungan, dan terintegrasi. Kami mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan ini, khususnya selama libur Lebaran, baik untuk keperluan mudik lokal, kunjungan keluarga, maupun rekreasi,” tambah Purnomosidi.
LRT Jabodebek terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dan kenyamanan pengguna selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung hingga 11 April 2025. Dengan terus meningkatnya kepercayaan publik, LRT Jabodebek akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Anggun P Situmorang