Menuju konten utama

Calon Siswa Sekolah Rakyat Jalani Cek Kesehatan Gratis 7 Juli

Kemensos dan Kemenkes akan mengadakan cek kesehatan gratis bagi calon siswa Sekolah Rakyat. Kegiatan serupa juga akan digelar di sekolah-sekolah lain.

Calon Siswa Sekolah Rakyat Jalani Cek Kesehatan Gratis 7 Juli
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menghadiri Rapat Tingkat Menteri terkait Cek Kesehatan Gratis bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, dan Dirjen Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (3/7/2025). Rapat salah satunya membahas pelaksanaan cek kesehatan untuk siswa Sekolah Rakyat. FOTO/dok.Kemensos

tirto.id - Calon siswa Sekolah Rakyat akan menjalani cek kesehatan gratis pada 7 Juli 2025. Kegiatan menjelang masa orientasi ini bertujuan untuk memastikan calon siswa dalam kondisi sehat dan tidak mengidap penyakit menular.

Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam pelaksanaan cek kesehatan tersebut.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, mengatakan tujuan cek kesehatan gratis ini untuk mengetahui kondisi kesehatan calon siswa sekolah rakyat dan mencegah penularan penyakit di asrama.

"Karena sekolah ini boarding [berbasis asrama], masalah-masalah kesehatan [diharapkan] sudah bisa diselesaikan," kata Agus Jabo setelah Rapat Tingkat Menteri yang membahas program Cek Kesehatan Gratis di kantor Kementerian PMK, Jakarta, Kamis (3/7/2025).

Dia menambahkan, jika ada calon siswa Sekolah Rakyat yang terdeteksi mengidap penyakit menular, pemerintah akan memberikan layanan pengobatan sampai anak sembuh dan bisa masuk sekolah. Hal ini sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto.

Adapun Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan kegiatan cek kesehatan gratis di Sekolah Rakyat akan dimulai pada 7 Juli 2025.

Menurut Budi, setelah calon siswa Sekolah Rakyat menjalani cek kesehatan gratis, kegiatan serupa dijadwalkan untuk para pelajar sekolah di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag).

"Tanggal 1 Agustus Cek Kesehatan Gratis di seluruh sekolah di bawah Kemendikdasmen dan Kemenag," ujar dia.

Dia menjelaskan cek kesehatan gratis adalah program prioritas presiden guna memastikan masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya. Sudah berjalan sejak 10 Februari 2025 di beberapa Puskesmas, program ini ditargetkan menyasar 280 juta warga.

"Tahun ini target kita 52 juta [peserta]," kata Budi setelah mengikuti Rapat Tingkat Menteri tentang Cek Kesehatan Gratis di kantor Kementerian PMK.

Budi mengatakan, dari target peserta sebanyak 52 juta, sampai saat ini baru 11 juta orang yang menjalani pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis di puskesmas. "Dengan lajunya 200 ribu per hari atau sekarang bisa sekitar 5 juta per bulan," imbuhnya.

Dia memperkirakan masih ada 40 juta orang yang akan menjalani cek kesehatan gratis di puskesmas pada tahun ini. Agar target 52 juta peserta tercapai, Kemenkes mengadakan program itu di sekolah-sekolah.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno membenarkan cek kesehatan gratis untuk para pelajar akan berjalan mulai Juli 2025 di sekolah rakyat dan berlanjut ke madrasah dan sekolah-sekolah lain pada bulan Agustus mendatang.

Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas oleh Presiden Prabowo untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Kemensos jadi penanggung jawab program, dan berkolaborasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait yang tergabung dalam satu satuan tugas.

Sesuai instruksi dari Presiden Prabowo, jumlah Sekolah Rakyat yang akan dibuka di tahun 2025 akan bertambah dari 100 menjadi 200 unit. Dengan penambahan tadi, jumlah anak-anak keluarga miskin yang belajar di Sekolah Rakyat pada 2025 ditargetkan mencapai 20 ribu siswa.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis