Menuju konten utama

Cak Imin: Pesantren Selama Ini Mandiri, Minim Dibantu Pemerintah

Imin tekankan peran pemerintah tak sebatas memberikan bantuan anggaran, tetapi juga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi proses belajar mengajar.

Cak Imin: Pesantren Selama Ini Mandiri, Minim Dibantu Pemerintah
Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyampaikan paparan materi saat menghadiri dialog terbuka dan kuliah umum di Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2025). Kegiatan yang diikuti puluhan akademisi dan mahasiswa tersebut mengangkat tema tentang Membangun Ekosistem Pemberdayaan Masyarakat Desa: Kolaborasi Pemerintah, Akademisi dan Pesantren Menuju Nol Kemiskinan yang diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menyebut bahwa pesantren justru menjadi lembaga pendidikan yang paling sedikit menerima bantuan pemerintah selama ini.

Pernyataan ini disampaikan untuk menanggapi kritik terhadap program bantuan pemerintah bagi pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny yang akan menggunakan dana APBN.

"Teman-teman yang mengkritik pesantren karena dibantu, perlu dicatat, pesantren adalah lembaga terbanyak yang tidak menerima bantuan dari pemerintah selama ini," katanya di Kantor Kemenko PM, dikutip Rabu (15/10/2025).

Cak Imin menegaskan bahwa selama ini pesantren tumbuh secara mandiri melalui swadaya masyarakat, bukan mengandalkan anggaran negara.

Menurutnya, kemandirian pesantren justru merupakan kekuatan yang perlu dijaga oleh pemerintah. Pesantren berkembang melalui gotong royong dan partisipasi masyarakat sekitar serta orang tua santri.

"Pesantren itu banyak tumbuh dari keswadayaan, pesantren itu tumbuh dari iuran, pesantren itu tumbuh dari gotong royong, baik di sekitar maupun orang tua para santrinya. Mereka justru kekuatan yang harus dijaga oleh pemerintah kemandirian itu," ujarnya.

Cak Imin menjelaskan bahwa peran pemerintah tidak hanya sebatas memberikan bantuan anggaran, tetapi yang lebih penting adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi proses belajar mengajar.

"Bagi pemerintah yang paling penting adalah perlindungan, wujud rasa aman nyaman buat belajar itu kewajiban pemerintah. Soal anggaran itu hanya bagian saja dari kewajiban," jelasnya.

Ia menambahkan, inisiatif masyarakat dalam menyelenggarakan pendidikan sangat penting mengingat keterbatasan anggaran negara. Tugas pemerintah adalah menegakkan, menjaga, mengawal, dan mengawasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Adapun Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan tidak hanya dilakukan audit, tetapi juga pemberian bantuan kepada Pesantren Al Khoziny yang musalanya ambruk beberapa waktu lalu.

“Memang kita terus ditanya oleh Bapak Presiden, sampai sejauh mana untuk pelaksanaan itu biar cepat. Karena itu APBN dibutuhkan agar tidak ada yang terabaikan,” ucapnya.

Baca juga artikel terkait MUHAIMIN ISKANDAR atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana