Menuju konten utama

Bulog Salurkan 34 Ribu Ton Beras bagi Korban Bencana Sumatra

Selain itu, Bulog menyalurkan 6.860 kiloliter minyak goreng untuk tiga provinsi yang alami bencana banjir dan longsor.

Bulog Salurkan 34 Ribu Ton Beras bagi Korban Bencana Sumatra
Petugas memasukkan logistik bantuan ke pesawat angkut militer milik TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/11/2025). Pemerintah mengirimkan logistik bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatra Utara diantaranya makanan cepat saji, genset, perangkat internet, perahu karet serta tenda sebagai upaya tanggap darurat. ANTARA FOTO/Ramdani Faisal/wpa/sgd

tirto.id - Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan skala besar bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan ini berupa 34.302 ton beras dan 6.860 kiloliter minyak goreng untuk alokasi Oktober–November 2025.

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa pemerintah melalui Bulog memastikan suplai logistik beras tetap tersedia untuk warga terdampak.

“Alhamdulillah pemerintah dalam hari ini melalui Bulog telah menyalurkan bantuan pangan, khususnya di bulan Oktober dan November di tiga provinsi tersebut,” ujar Rizal dalam konferensi pers yang digelar di kantor Bulog, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (29/11/2025).

Rizal merincikan, alokasi bantuan pangan mencakup 10.613 ton beras dan 2.122 kiloliter minyak goreng untuk Aceh, 16.893 ton beras dan 3.378 kiloliter minyak goreng untuk Sumatra Utara, serta 6.794 ton beras dan 1.358 kiloliter minyak goreng untuk Sumatra Barat.

“Dengan total untuk tiga provinsi, bantuan pangan di Oktober-November 2025 adalah untuk beras di tiga provinsi 34.302 ton, kemudian minyak goreng 6.860 kiloliter,” jelasnya.

Selain alokasi dari pusat, Bulog mendistribusikan beras yang sudah digelontorkan dari gudang-gudang daerah sejak awal masa tanggap darurat. Untuk Provinsi Aceh, jumlah beras yang telah tersalurkan mencapai 73,193 ton.

“Kota Banda Aceh ini ada 6 ton, kemudian Kota Lhokseumawe 9 ton, Kabupaten Aceh Utara 10,5 ton, kemudian Kabupaten Bireuen 25 ton, kemudian Aceh Timur 1,6 ton, dan Langsa 2 ton, Kabupaten Pidie 4 ton, dan Kabupaten Pidie Jaya 2 ton. Kemudian, Kabupaten Aceh Tenggara ini ada 1 ton, dan Kabupaten Subulussalam ini ada 10 ton, dan Aceh Singkil 1 ton, dan Aceh Selatan 1 ton. Sehingga, Provinsi Aceh totalnya adalah 73,193 ton,” ungkapnya.

Di Sumatra Utara, total beras yang sudah dibagikan mencapai sekitar 40 ton, disalurkan antara lain ke Mandailing Natal 7 ton, Tapanuli Selatan 7 ton, Tapanuli Tengah 8 ton, Sibolga 5 ton, Padang Sidempuan 3 ton, Tapanuli Utara 3 ton, Deliserdang 5 ton, dan Humbang Hasundutan 2 ton.

Sementara itu, Rizal menyebut saat ini Provinsi Sumatra Barat telah menerima sebanyak 42,6 ton beras dari gudang Bulog.

“Di Kabupaten Padang Pariaman ini ada 7 ton, kemudian Kabupaten Pesisir Selatan ada 8,2 ton, kemudian Kabupaten Pasaman Barat ini 11,3 ton, kemudian Kabupaten Agam 11,2 ton, dan Kota Padang ada 1,05 ton, dan Kota Padang Panjang ini ada 1,5 ton, dan yang terakhir Kota Pariaman ada 3 ton. Sehingga, total untuk bantuan beras yang sudah tersalurkan di Provinsi Sumatra Barat totalnya adalah 42,609 ton,” tuturnya.

Rizal menegaskan bahwa seluruh distribusi ini mengacu pada permohonan bantuan yang diajukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masing-masing provinsi. Rizal menambahkan bahwa proses penyaluran akan terus berlanjut seiring kebutuhan di lapangan.

“Dengan bantuan ini, mudah-mudahan meringankan para korban bencana alam,” tutupnya.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fadrik Aziz Firdausi