Menuju konten utama

BPS: Harga Minyakita di 413 Kabupaten/Kota Lampaui HET

Harga eceran Minyakita tertinggi Pulau Jawa berada di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yakni Rp17.357 per liter.

BPS: Harga Minyakita di 413 Kabupaten/Kota Lampaui HET
Petugas menata stok minyak goreng saat operasi pasar pangan murah di Kantor Pos Indonesia, Malang, Jawa Timur, Selasa (4/3/2025). Operasi pasar yang digelar setiap hari hingga 29 Maret 2025 tersebut dalam rangka menjaga kestabilan harga serta ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat selama bulan Ramadhan hingga menjelang hari raya Idul Fitri. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/agr
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata harga minyak goreng rakyat atau Minyakita pada minggu ketiga Agustus 2025 mencapai Rp17.268 per liter, lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan senilai Rp15.700 per liter.

Meski telah mengalami penurunan sebesar 0,05 persen dibanding periode Juli 2025 yang senilai Rp17.276 per liter, harga Minyakita yang melebihi HET masih terjadi di 413 wilayah di seluruh Indonesia.

“Beberapa kabupaten/kota yang harga minyak goreng Minyakitanya di atas HET, antara lain kalau di Pulau Jawa ada di Kabupaten Lamongan, Sukabumi, Kuningan, Banjar, Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kota Bekasi, Lumajang, Cianjur, dan Tasikmalaya,” papar Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025, dikutip dari akun YouTube Kemendagri, Selasa (26/8/2025).

Secara total, ada 90 daerah di Pulau Jawa dengan harga Minyakita di atas Rp15.700 per liter, dengan harga tertinggi terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang senilai Rp17.357 per liter.

Sementara itu, terdapat 323 kabupaten/kota dengan harga Minyakita di atas HET, di mana Kabupaten Pegunungan Bintang menjadi wilayah dengan harga Minyakita tertinggi di Indonesia, yakni mencapai Rp50.000 per liter.

Sebaliknya, ada 80 kabupaten/kota dengan harga Minyakita sama atau sudah di bawah Rp15.700 per liter, dengan rincian 28 kabupaten/kota di Pulau Jawa dan 52 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa.

“Untuk kabupaten/kota yang harga Minyakitanya sudah di bawah Rp15.700 per liter, sampai dengan minggu ketiga Agustus ini daftarnya seperti di Pulau Jawa, di Kabupaten Bantul, Gunung Kidul, Pamekasan, Indramayu, dan sebagainya. Kalau di luar Pulau Jawa ada di Kabupaten Majene, Sidenreng Rappang, Kota Pare-Pare, Palopo, Polewali Mandar,” rinci Amalia.

Sementara itu, secara umum harga komoditas minyak goreng pada minggu ketiga Agustus 2025 mengalami kenaikan sebesar 0,21 persen menjadi Rp19.428 per liter. Adapun daerah dengan harga minyak goreng tertinggi terjadi di Kabupaten Intan Jaya yang mencapai Rp60.000 per liter, Kabupaten Pegunungan Bintang Rp48.333 per liter, dan Kabupaten Puncak Jaya Rp47.500 per liter.

“Untuk minyak goreng, ini relatif stabil, tapi stabil di harga yang tinggi. Sehingga, saat ini rata-rata harga minyak goreng untuk semua kualitas rata-rata Rp19.428 per kilo dan ada 30,83 persen wilayah di Indonesia mengalami kenaikan harga minyak goreng,” jelas Amalia.

Baca juga artikel terkait MINYAKITA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana