Menuju konten utama

Bio Farma: Vaksin IndoVac Lewati Tahap Uji Klinis untuk Booster

Saat ini vaksin IndoVac masih dalam proses pengujian untuk mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Bio Farma: Vaksin IndoVac Lewati Tahap Uji Klinis untuk Booster
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir (kiri) bersama Direktur Utama Kimia Farma Tbk Verdi Budidarmo (kanan) dan Direktur Utama Indofarma Tbk Arief Pramuhanto (tengah) menyampaikan keterangan pers tentang holding BUMN farmasi di Jakarta, Rabu (5/2/2020). FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari/ama.

tirto.id - Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan vaksin COVID-19 IndoVac telah melewati tahapan uji klinis untuk vaksinasi dosis ketiga atau penguat (booster).

"Bio Farma telah menyelesaikan uji klinis IndoVac untuk booster dengan hasil sementara dapat meningkatkan titer antibodi dan netralisasi Omicron," kata Honesti Basyir dikutip dari Antara, Kamis (27/10/2022).

Saat ini vaksin IndoVac masih dalam proses pengujian untuk mendapatkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Bio Farma telah mengirimkan hasil uji klinis untuk vaksinasi penguat tersebut ke BPOM pada 10 Oktober 2022.

"Berdasarkan studi booster melalui uji klinis yang dimulai 1 September 2022, 14 hari setelah suntikan kedua, booster vaksin IndoVac dapat meningkatkan titer antibodi dan netralisasi varian Omicron," kata dia.

Honesti mengatakan Bio Farma menargetkan EUA untuk IndoVac booster dewasa atau usia 18 tahun ke atas dapat diterbitkan pada akhir Oktober 2022.

​​​​​​​Bio Farma juga mengembangkan IndoVac agar dapat diterima sebagai vaksin COVID-19 untuk anak usia 12-17 tahun. Bio Farma telah menerima persetujuan pelaksanaan uji klinik dari BPOM pada 30 September 2022.

"Studi booster baru bisa diajukan setelah ada laporan interim studi primer, sementara uji klinis untuk kelompok usia tersebut telah berlangsung sejak 6 Oktober 2022," kata Honesti.

Holding BUMN Farmasi mengharapkan UEA IndoVac untuk vaksinasi anak 12-17 tahun akan diterbitkan BPOM pada awal Desember 2022.

"Sementara untuk IndoVac primer dan booster anak usia 6–11 tahun, uji klinik baru akan dilakukan jika sudah ada komitmen dari Kementerian Kesehatan terhadap kebutuhan vaksinasi pada anak 6–11 tahun," kata dia.

​​​​​​​Honesti mengatakan portofolio IndoVac semakin luas demi menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam mendapatkan vaksin, baik primer dewasa, booster dewasa, usia 12-17 tahun, dan vaksinasi untuk anak-anak usia di bawah 12 tahun.

Baca juga artikel terkait VAKSIN INDOVAC

tirto.id - Kesehatan
Sumber: Antara
Editor: Gilang Ramadhan