Menuju konten utama

Berkat Rehabilitasi Kemensos, Kusna Kini Mandiri dengan Menjahit

Kusna bangkit dari keterpurukan melalui rehabilitasi sosial dan kini mandiri lewat usaha menjahit dengan dukungan bantuan dari Kemensos.

Berkat Rehabilitasi Kemensos, Kusna Kini Mandiri dengan Menjahit
Kusna (40) saat menjalani aktivitas menjahit sebagai upaya untuk bangkit dan hidup mandiri. (FOTO/dok.Kemensos)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Program rehabilitasi sosial hadir sebagai upaya pemulihan menyeluruh yang menyasar kelompok rentan mencakup aspek fisik, mental, dan sosial. Pendekatan ini diarahkan agara para penerima manfaat mampu bangkit dan memulihkan martabat serta mandiri secara ekonomi.

Perjalanan kemandirian ekonomi itu tercermin lewat kisah Kusna (40), warga Jawa Barat, yang sempat mengalami fase sulit dalam hidupnya. Ia menghadapi persoalan pribadi dan keluarga hingga berdampak pada kondisi kesehatan mentalnya.

“Kusna memiliki beban yang kompleks. Ditinggal pasangan dan orang tua. Bebannya tidak bisa memecahkan sendiri, terus dipendam sendiri akhirnya meluap,” kata Juhara Adi, Pendamping Sosial Masyarakat yang selama ini mendampingi Kusna.

Namun, di tengah situasi tersebut, Kusna memilih tidak larut dalam keadaan. Ia perlahan menata hidupnya dengan belajar bersosialisasi dengan keluarga dan lingkungan sekitar. Kusna pun menekuni keterampilan menjahit sebagai sumber penghidupan. Kementerian Sosial melalui Sentra Abiyoso Cimahi pun memberikan bantuan berupa mesin obras kepadanya.

“Senang, bahagia bisa kerja lagi. Alhamdulillah, dengan bantuan ini bisa melanjutkan pekerjaan, bisa mendapatkan rezeki, bisa berjalan layaknya hidup,” ujar Kusna.

Dengan keterampilan serta dukungan alat kerja, kini Kusna mampu memperoleh penghasilan sekitar Rp600 ribu hingga Rp700 ribu setiap bulan. Capaian tersebut menjadi penanda bahwa proses rehabilitasi sosial bisa membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.

“Terima kasih Kementerian Sosial sudah memberikan bantuan mesin jahit, semoga mesin jahit ini menjadi penyemangat hidup untuk melanjutkan pekerjaan dan bisa mencari rezeki,” ungkap Kusna.

Bagi Kusna, aktivitas menjahit bukan hanya sekadar pekerjaan, melainkan bagian dari proses pemulihan diri sekaligus bukti bahwa ia mampu bangkit dari masa sulit.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis