Menuju konten utama

BEI Umumkan Daftar Saham dengan Pemilikan Terkonsentrasi Tinggi

Daftar HSC diumumkan untuk memberikan informasi tambahan bagi investor dalam mengambil keputusan.

BEI Umumkan Daftar Saham dengan Pemilikan Terkonsentrasi Tinggi
Sejumlah finalis Putri Indonesia 2026 melihat grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal mengumumkan daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration (HSC) sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi pasar.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, berujar pengumuman HSC merupakan praktik global yang sebelumnya telah diterapkan bursa di Hong Kong saat menghadapi sorotan dari penyedia indeks global seperti MSCI.

“Pengumuman high shareholding concentration ini adalah pengumuman kepada publik di mana terdapat kepemilikan saham suatu perusahaan tercatat yang terkonsentrasi pada sejumlah tertentu pemegang saham,” ujar Jeffrey saat konferensi pers di kantor BEI, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).

Jeffrey menyatakan langkah tersebut diterapkan untuk memberikan informasi tambahan bagi investor dalam mengambil keputusan. Di satu sisi, pengumuman itu disebut bukan sebagai bentuk sanksi.

Dengan demikian, pengumuman tersebut tidak menandakan adanya pelanggaran di pasar modal. Status saham yang masuk dalam kategori terkonsentrasi juga disebut tidak otomatis berarti melanggar ketentuan free float.

“Kalau terkonsentrasi sekian persen, apakah tidak memenuhi ketentuan free float? Jadi, jawabannya adalah tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran apapun atau pelanggaran tertentu di bidang pasar modal. Ini adalah informasi yang diberikan kepada investor,” ucap Jeffrey.

Katanya, BEI bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan secara resmi menyampaikan daftar saham yang masuk kategori HSC melalui situs resmi bursa. Pengumuman perdana dijadwalkan dilakukan setelah penutupan perdagangan Kamis ini.

“Bursa Efek Indonesia dan KSEI akan menyampaikan pengumuman melalui website Bursa Efek Indonesia terkait saham yang masuk dalam HSC,” tutur Jeffrey.

Baca juga artikel terkait PASAR SAHAM atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fadrik Aziz Firdausi