Bank Syariah Mandiri Siap Tampung Dana Amnesti Rp10 Triliun

Oleh: Yuliana Ratnasari - 24 Juli 2016
Dengan adanya instrumen investasi berbasis syariah, Bank Syariah Mandiri (BSM) memiliki kelebihan untuk menarik minat para wajib pajak untuk menampung dana repatriasi. Karenanya, BSM berani menargetkan dapat menggalang dana hasil program amnesti pajak sebesar Rp10 triliun.
tirto.id - PT Bank Syariah Mandiri (BSM), salah satu bank persepsi, mampu memberikan target menampung dana repatriasi hasil program amnesti pajak sebesar Rp10 triliun, dengan keunggulannya sebagai bank syariah.

"Kami siap menampung hingga Rp10 triliun. Kami bisa menawarkan keunggulan BSM sebagai bank syariah," kata Direktur Utama BSM Agus Sudiarto dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (24/7/2016).

Menurut Agus, kelebihan BSM sebagai bank syariah ialah adanya instrumen investasi berbasis syariah yang tidak dimiliki oleh bank lain untuk menarik minat para wajib pajak.

BSM memiliki produk MMOB yaitu mudharabah muqayyadah di mana shahibul mal (investor) dapat menempatkan sejumlah dana di bank untuk diinvestasikan pada instrument investasi dengan akad mudharabah. Mengingat periode program amnesti pajak yang hanya sampai 31 Maret 2017, kata Agus, BSM memaksimalkan kantor-kantor cabang dalam menerima dana repatriasi dan uang tebusan.

Sebagai touch point layanan amnesti pajak, khususnya dalam menerima dana repatriasi serta didukung oleh 525 kantor cabang dan kantor cabang pembantu yang dapat menerima setoran tebusan, BSM telah menyiapkan 54 gerai priority banking yang tersebar di area Aceh, Batam, Medan, Pekanbaru, Pematang Siantar, Jambi, Palembang, Bekasi, Bogor dan Jakarta.

Agus menambahkan, untuk instrumen investasi lain di pasar modal dan asuransi, BSM bisa bersinergi dengan grup Mandiri baik Mandiri Investasi, Mandiri Sekuritas, dan Axa Mandiri. Selain dengan grup Mandiri, BSM juga bersinergi dengan BNP Paribas.

Bank Syariah Mandiri telah menandatangani kesediaan sebagai bank persepsi penerima dana repatriasi pada Senin (18/7/2016). BSM merupakan satu-satunya bank syariah yang telah masuk Buku III dan memiliki salah satu dari tiga persyaratan yakni sebagai bank pengelola rekening dana nasabah.

Baca juga artikel terkait BISNIS atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Bisnis)

Sumber: Antara
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari